Ada
kejadian, seorang laki-laki sebelum menikah menginginkan istri yang
cantik parasnya dan beberapa kriteria lainnya. Tetapi pada saat
pernikahan, dia mendapatkan istrinya sangat jauh dari kriteria yang ia
tetapkan. Subhanallah! Inilah jodoh, walaupun sudah berusaha keras,
tetapi jika Allah menghendaki lain, semua akan terjadi. Pada awalnya ia
terkejut karena istrinya ternyata kurang cantik, padahal sebelumnya
sudah nazhar (melihat) calon istrinya tersebut. Sampai ayah dari pihak
suami menganjurkan anaknya untuk menceraikan istrinya tersebut. Tetapi
kemudian ia bersabar. Dan ternyata ia mendapati istrinya tersebut
sebagai wanita yang shalihah, rajin shalat, taat kepada orang tuanya,
taat kepada suaminya, selalu menyenangkan suami, juga rajin shalat
malam.
Pada akhirnya, setelah sekian lama bergaul, sang suami
ini merasa benar-benar puas dengan istrinya. Bahkan ia berpikir,
lama-kelamaan istrinya bertambah cantik, dan ia sangat mencintai serta
menyayanginya. Karena kesabaranlah Allah menumbuhkan cinta dan
ketentraman. Ternyata faktor fisik tidaklah begitu pokok dalam
menentukan kebahagiaan dan keharmonisan rumah tangga, walaupun bisa juga
ikut berperan menentukan.
Berikut ini kami bawakan kiat-kiat
praktis sebagai ikhtiar merekatkan cinta kasih antara suami istri,
sehingga keharmonisan bisa tercipta.
Pertama. Saling memberi hadiah
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam telah bersabda:
“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling cinta
mencintai.” (HR. Bukhari dlm Adabul Mufrad, dihasankan oleh Syaikh al
Albani)
Memberi hadiah merupakan salah satu bentuk perhatian
seorang suami kepada istrinya, atau istri kepada suaminya. Terlebih bagi
istri, hadiah dari suami mempunyai nilai yang sangat mengesankan.
Hadiah tidak harus mahal, tetapi sebagai simbol perhatian suami kepada
istri.
Seorang suami yang ketika pulang membawa sekedar
oleh-oleh kesukaan istrinya, tentu akan membuat sang istri senang dan
merasa mendapat perhatian. Dan seorang suami, semestinya lebih mengerti
apa yang lebih disenangi oleh istrinya. Oleh karena itu, para suami
hendaklah menunjukkan perhatian kepada istri, diungkapkan dengan memberi
hadiah meski sederhana.