Jumat, 28 Desember 2012

Yang Pria Cari dari Calon Istri

Laki-laki cenderung tak berkedip ketika melihat perempuan berwajah cantik atau bertubuh seksi. Namun, berdasarkan penelitian, tak selamanya faktor fisik membuat pria menjadikan seseorang sebagai pasangan hidupnya. Ada yang lebih penting dari itu.

Andre Cross, Relationship Problems Columnist di Amerika melakukan penelitian tentang ini. Hasilnya? Ada empat syarat ideal yang pria cari dari wanita, yakni sisi emosional yang matang dan stabil, mampu mengelola keuangan dengan baik, memiliki daya tarik fisik, atau faktor penunjang lain yang bergantung selera masing-masing pria.

Selain itu, bagi pria ada tujuh syarat yang mesti ada dalam diri pasangan hidupnya:

1. Menghargai egonya.

Pria memang dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi egonya. Baginya ego ibarat harga diri, menunjukkan power mereka di depan ornag lain. Tak hanya di lingkungan sosial, ini juga berlaku untuk urusan cinta.

Pria mencari pasangan yang menghargai dirinya. Mengerti dan menghargai egonya serta ingin didengarkan pendapatnya. Seorang perempuan yang mengerti perannya sebagai pendamping, bisa menenangkan hatinya saat marah, bukan yang membuat dirinya meledak. Tidak merendahkan meskipun misalnya gaji Anda lebih besar darinya.

Jadi, meski secara fisik Anda tak memenuhi kriterianya, bila Anda memiliki apa yang dibutuhkannya yakni penghargaan, si dia akan memilih Anda.

Kamis, 27 Desember 2012

Tujuh Tanda Dia Ingin Hubungan Serius

Apa yang diinginkan pria terkadang sulit ditebak. Jika Anda baru saja berkenalan, dan semua hal berjalan dengan sangat baik, Anda dapat mulai mencari tahu untuk menentukan apakah dia adalah orang yang hanya ingin berteman, atau benar-benar menginginkan sebuah hubungan.

Pelajari tujuh tanda yang menunjukkan bahwa dia menginginkan hubungan, sehingga Anda dapat menemukan cinta dan pasangan abadi:

1. Dia benar-benar perhatian.
Seorang pria yang siap untuk hidup bersama Anda, akan benar-benar mendengarkan ketika Anda berbicara. Dia nyaman melakukan kontak mata, bertanya tentang kehidupan, harapan, impian Anda dan bahkan terhibur dengan cerita unik tentang kucing Anda!

Dia juga akan meminta saran dari Anda, dan membuat Anda menjadi bagian inti dari percakapan.

2. Dia ingin terus bertemu Anda.
Meskipun mungkin tidak harus sering, dia ingin melihat Anda minimal satu atau dua kali dalam sepekan (jika tidak, disesuaikan dengan jadwal kerja Anda). Dia akan sering menelepon atau SMS Anda. Dia ingin melihat Anda sesering mungkin!

3. Dia menelepon hanya untuk mengatakan hai.
Pada tahap awal kencan, dan ketika Anda sedang berpacaran dengan seseorang yang tidak menginginkan hubungan yang serius, dia HANYA akan menelepon Anda ketika dia ingin bertemu.

Jumat, 19 Oktober 2012

Tip Agar Persiapan Pernikahan Tak Mengganggu Pekerjaan

Setiap orang pasti memimpikan pernikahan yang sakral, indah, dan mengesankan. Demi mencapai pernikahan impian, persiapan matang perlu dilakukan.
Menyiapkan pesta pernikahan pun bukan sesuatu yang bisa dilakukan instan, butuh waktu berbulan-bulan bahkan setahun sebelumnya. Meski Anda menggunakan jasa wedding planner dan wedding organizer, kerepotan jelang pernikahan pastilah sulit dihindari.
Paling tidak Anda harus memastikan semua hal yang berkaitan dengan pesta berjalan lancar dan sesuai rencana. Karenanya, butuh fokus dan tenaga ekstra untuk mengurus hal yang satu ini. Lantas, bagaimana dengan urusan pekerjaan?
Masalah terbesar yang dihadapi para pekerja yang sedang mempersiapkan pernikahan tak jauh dari kesulitan membagi waktu dan konsentrasi untuk menangani pekerjaan, dan persiapan pernikahan sekaligus. Tidak hanya bagi para pekerja wanita, para pria pun dituntut membagi konsentrasi serupa. Hari pernikahan makin dekat, persiapan yang harus dilakukan makin banyak.
Apakah gedung sudah siap, dekorasi sudah beres, katering sudah mantap, dan baju pengantin selesai dijahit? Ah, belum lagi hal-hal kecil lain yang butuh perhatian besar. Jelang hari pernikahan tensi tentu makin meningkat, emosi makin tinggi, karena tenaga dan pikiran Anda pasti tersita.
Sementara, jatah cuti kantor belum datang. Pekerjaan masih menumpuk, sederet agenda belum selesai, proyek masih tertunda, dan jadwal rapat masih padat. Mau tak mau Anda harus membagi pikiran, tenaga, dan waktu antara persiapan pernikahan dan pekerjaan di kantor. Kalau bisa membelah diri, pasti sudah Anda lakukan. Siapkah Anda menghadapi semuanya?
Kalau tak pandai-pandai mengatur strategi, salah satu akan menjadi korban. Bagaimana cara membagi konsentrasi antara pekerjaan di kantor dan urusan persiapan pernikahan? Langkah-langkah berikut bisa membantu Anda untuk tetap fokus pada pekerjaan meski sibuk menyiapkan pernikahan:
Siapkan Waktu yang Panjang
Persiapan yang matang akan membuat Anda bisa mewujudkan pesta pernikahan sesuaiimpian. Agar persiapan bisa dilakukan maksimal, butuh waktu yang panjang sebelumhari pernikahan. Jika Anda dan pasangan sudah siap menikah, saat menentukan haripernikahan sebaiknya pikirkan tenggang waktu yang cukup untuk melakukan persiapan. Waktu persiapan yang panjang juga akan membuat Anda tidak dikejarwaktu. Sambil menyiapkan kebutuhan pesta pernikahan, Anda bisa tetap beraktivitasdi kantor sebagaimana biasa.

4 Cara Persiapkan Pernikahan Tanpa Menjadi 'Bridezilla'

Bridezilla adalah sebutan bagi calon pengantin wanita yang merasa khawatir jika pernikahannya tidak berjalan sesuai dengan rencana sehingga kelakuannya berubah mengerikan.

Biasanya, bridezilla tergolong perfeksionis dan tidak mudah puas dalam mengurus pernikahan. Jika Anda tak ingin menjadi seorang 'bridezilla', simak empat langkah ini, seperti yang dikutip dari ezinearticle.

1. Hilangkan kata 'sempurna' dari pemikiran Anda selama proses persiapan pernikahan. Di dunia ini tidak ada yang sempurna dan tidak akan ada sesuatu yang sempurna, terutama pernikahan. Jika Anda menginginkan pernikahan yang tiada cela, maka Anda akan kecewa. Ketimbang menggunakan kata 'sempurna', lebih baik gunakan kata-kata seperti 'bahagia', 'menyenangkan' dan 'mengesankan'.

2. Saat mempersiapkan pernikahan biasanya memerlukan waktu sekitar enam bulan hingga setahun. Dalam kurun waktu itu, bukan berarti Anda hanya memikirkan dan membicarakan persiapan pesta. Anda dan pasangan tentu memliki kehidupan lain selain pesta tersebut. Agar tidak terobsesi, cobalah untuk membuat aturan 'hari tidak membicarakan pernikahan'. Untuk mengalihkan pikiran, pergilah ke museum, menikmati restoran baru, atau menonton DVD sambil memakan pizza bersama pasangan.

Step By Step Persiapan Resepsi Pernikahan

Resepsi pernikahan adalah momen sakral yang ditunggu-tunggu setiap calon mempelai, sebab itulah biasanya persiapan untuk acara tersebut dilakukan sedemikian matang, terperinci, dan dilaksanakan jauh-jauh hari.

Jika Anda adalah salah seorang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan, Anda harus mempersiapkan pernikahan Anda sedemikian rupa sedini mungkin.
Persiapan yang matang adalah awal suksesnya acara Anda begitu pula sebaliknya. Sebab itulah Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut. 

Penentuan tempat dan waktu acara
Setelah mencapai kesepakatan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan, hal pertama dan paling utama yang harus Anda lakukan adalah menentukan tempat dan waktu acara. Setelah keputusan ini dibuat, Anda akan lebih mudah mempersiapkan hal lain seperti menyebar undangan sedini mungkin, memboking tempat acara, maupun mencari perlengkapan lainnya.
Banyak orang yang memilih hari libur/hari besar sebagai waktu pernikahan dengan alasan jika pernikahan dilaksanakan pada hari-hari normal, akan ada banyak undangan yang tidak bisa hadir tepat waktu karena tuntutan kerja.
Anda bisa mempertimbangkan pilihan ini jika Anda menginginkan sebagian besar undangan dapat hadir.

Namun begitu dalam hal tempat acara, pertimbangan utama yang mungkin harus Anda pertimbangkan adalah persoalan dana untuk sewa tempat acara. 

Penentuan tema pesta
Penentuan tema pesta pernikahan adalah keputusan kedua yang harus Anda buat mengingat segala perlengkapan maupun aksesoris dalam resepsi pernikahan akan disesuaikan dengan tema dasar tersebut.

Kamis, 18 Oktober 2012

Baru Menikah & Sulit Adaptasi? Ini Penyebabnya

Di awal pernikahan, adaptasi merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Namun sebagaimana yang diketahui, menyatukan dua sosok manusia berbeda budaya, visi, misi dan pikiran tentu tidak mudah.

Tahukah Anda bahwa ada beberapa hal yang membuat adaptasi berjalan kurang lancar. Anda pun perlu mengetahuinya sehingga bisa menghindari hal tersebut. Demikian hal-hal yang perlu Anda waspadai, seperti dikutip dari Helium.

1. Berprasangka buruk
Anda tak pernah berbicara dari hati ke hati dengan pasangan. Sebaliknya Anda malah berprasangka buruk padanya. Hal ini akan semakin buruk jika Anda dan pasangan memiliki budaya yang berbeda. Misalnya suami Anda terbiasa berbicara dengan suara keras, sedangkan Anda cenderung memiliki intonasi bicara yang lembut. Suara keras suami akan selalu Anda anggap sebagai kemarahan, padahal tak selalu begitu. Untuk itu bukalah hati Anda untuk berkomunikasi dengan pasangan. Yang Anda harus lakukan adalah melihat sisi positif dari suami, bukannya berprasangka buruk.

2. Campur tangan orang tua
Campur tangan orang tua tak selalu berakibat baik bagi pernikahan Anda. Apalagi jika orang tua justru membuat perseteruan Anda dan suami semakin 'panas'. Sebisa mungkin selesaikan masalah Anda dan suami berdua saja, tanpa campur tangan siapapun. Karena Anda berdua adalah orang yang paling mengenal jalannya pernikahan.

3. Kita' bukan 'Saya'
Kini Anda harus memulai untuk mengubah sudut pandang. Segala sesuatu harus dipikirkan berdasarkan kepentingan bersama. Tak ada lagi sudut pandang 'Saya', yang ada hanya 'Kita'. Sayangnya, banyak pasangan yang masih belum terbiasa sehingga cenderung sering mementingkan keinginan pribadi daripada kepentingan bersama.

10 Tips Menguatkan Ikatan Pernikahan

Kunci menjaga kebahagiaan pernikahan bukanlah asmara, tapi hal sederhana yang selalu Anda lakukan — atau jatuh cinta lagi dengan pasangan Anda. (Oleh Holly Corbett, REDBOOK)

1. Jangan pernah mengubah pasangan
Mungkin Anda berharap dia melipat kaus kakinya, atau ngobrol dengan teman Anda tanpa diminta. Namun, ketidakmampuannya merapikan rambut saat di toilet mungkin adalah kepribadian yang membuat Anda tertarik kepadanya untuk pertama kali.

”Salah satu hal menyenangkan yang bisa kita lihat dari pasangan bahagia adalah mereka saling mengerti perbedaan masing-masing, dan tidak mencoba mengubah kepribadian masing-masing,”  kata Darren Wilk, seorang Gottman Couples Therapist bersertifikat yang membuka praktik pribadi di Vancouver, Kanada.

“Daripada berusaha mengubah kepribadian pasangan, lebih baik fokus pada kelebihan masing-masing.”

Untuk lebih memahami kelebihan masing-masing, mungkin Anda dapat mengikuti kuis cepat tentang kepribadian pasangan Anda.

2. Ungkapkan sesuatu dengan baik

Apakah Anda ingin dia lebih sering mencuci pakaian atau lebih memperhatikan anak-anak? Pasangan Anda akan mengubah sikap mereka jika dia merasa nyaman. “Lakukan itu seperti Anda sedang memberi bantuan. Lakukan seperti ‘ini caranya yang bisa membuat aku bahagia,’ karena semua orang ingin membuat pasangan mereka bahagia,” kata Wilk.

“Ketika Anda mengungkapkan kebutuhan Anda, ungkapkan seperti Anda memang benar-benar menginginkan dan bukan sebaliknya.” Jangan mengatakan, “Saya benci ketika kamu harus melakukan semua hal dengan terjadwal,” cobalah mengatakan, “Aku akan senang jika menjalani hari secara spontan.”

3. Berikan apresiasi

Memberikan apresiasi kepada pasangan Anda itu penting, namun terkadang sejumlah pasangan sering lupa melakukannya. “Penelitian yang dilakukan pakar hubungan Gottman menunjukkan, dalam kehidupan sehari-hari, pasangan yang bahagia memiliki 20 momen positif, seperti saling memandang, memuji, atau memberikan sentuhan sayang,” kata Wilk.

Selasa, 16 Oktober 2012

Ini Alasan Pria Tidak Kunjung Melamar Kekasihnya

Kebanyakan wanita pasti ingin segera menikah. Apalagi jika bersama sang kekasih telah pacaran bertahun-tahun dan umur pun sudah pantas untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Akan tetapi si dia tidak kunjung melamar. Apakah ini yang Anda alami? Jika iya, Anda harus mengetahui hal-hal yang membuat pria belum juga melamar Anda, seperti dilansir Marie Claire Amerika.

1. Masih Mencari Wanita Lain
Sekali pria berkomitmen dengan wanita, maka dia akan kehilangan kesempatan untuk 'centil' kepada wanita lain. Kebanyakan pria masih ragu dengan wanita yang dipacarinya saat ini, apalagi jika kekasihnya tersebut bukan kriteria si pria.

2. Ada Wanita Lain
Bukan ingin membuat khawatir, namun sulitnya pria untuk berkomitmen bisa jadi karena ia memiliki wanita lain. Hal ini membuatnya bingun akan memilih Anda atau wanita tersebut.

3. Memiliki Prioritas Lain
Bagi pria hidup bukan soal cinta dan komitmen belaka. Masih ada kehidupan pekerjaan, hobi dan keluarga yang harus dia tata terlebih dahulu. Mungkin saat ini berkomitmen bukanlah prioritasnya. Sehingga Anda sebaiknya bersabar untuknya.

Pro & Kontra Pakai Vendor Perkawinan Milik Teman atau Saudara

Sebagian orang memilih untuk menggunakan vendor pernikahan punya teman atau saudara tertarik dengan penawaran 'harga spesial'. Namun yang lain justru menghindarinya, karena merasa sungkan untuk komplain saat hasil yang didapat tidak seperti yang diharapkan.

Bagaimana dengan Anda? Simak beberapa keuntungan serta kerugian yang didapat bila Anda menggunakan jasa pernikahan milik teman atau saudara, seperti yang dikutip dari She Knows.

Keuntungan:

1. Melibatkan Orang Terdekat
Hal ini tentu sangat menyenangkan, mengingat semua orang (teman atau keluarga) ingin ambil bagian dalam acara besar Anda. Selain karena merasa terlibat, mereka juga akan menunjukkan kemampuan yang dimiliki dan berusaha memberikan yang terbaik.

2. Bisa Dipercaya
Jika Anda mempekerjakan teman sendiri untuk mengurus acara terpenting dalam hidup Anda, tentu ia bisa menjadi vendor yang dapat dipercaya untuk menangani tugas tersebut. Ia juga lebih mengetahui pribadi Anda ketimbang orang lain.

3. Mendapat Diskon
Menghubungi teman yang memiliki toko souvenir pernikahan, bisa jadi memberi keuntungan secara materi. Ada kemungkinan Anda akan mendapat potongan harga atau bahkan gratis untuk beberapa item. Teman Anda pun akan menganggapnya sebagai hadiah kepada Anda.

4. Bisa Dihubungi Saat Darurat
Jika Anda bekerja sama dengan seorang teman, keuntungan lainnya adalah Anda dapat menghubunginya dengan sangat mudah. Ia tentu tidak akan 'kabur' dari tanggung jawabnya dan mau melakukan yang terbaik untuk teman terbaik.

Awas! Impian Berlebihan Ini Bisa Hancurkan Pernikahan

Siapa yang tak ingin memiliki hubungan bahagia selamanya layaknya cerita cinta di negeri dongeng. Cerita-cerita itu seringkali menjadi tolak ukur seseorang saat menjalani hubungan pernikahan.

Namun keinginan memiliki hubungan layaknya sebuah dongeng bisa membuat Anda tidak realistis. Anda mulai melihat bahwa bahwa pasangan serta kehidupan rumah tangga tak sesempurna yang dibayangkan. Anggapan seperti itu malah bisa membuat hubungan berada pada tekanan.

Figur pangeran dari negeri dongeng digambarkan dengan sosok pria tampan, baik, rendah hati, bergelimang harta dan setia. Namun di dunia nyata, belum tentu semua itu ada di dalam satu sosok pria.

Anda tak perlu memaksakan diri untuk terus mencari pria sesuai impian. Lebih baik carilah pria yang mencintai Anda serta bersediaberusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan mimpi Anda. Ingat, tak ada gading yang tak retak. Semua orang pasti memiliki titik lemah. Yang harus dilakukan adalah mencari kelebihan lain yang bisa membuat titik lemah itu tak lagi berarti.

Happily Ever After Story
'And they lived happily ever after...' kalimat itu selalu menjadi penutup dongeng-dongeng cinta. Sungguh membuai, namun apakah benar sebuah hubungan cinta bisa berjalan mulus selamanya? Jawabannya tidak!

Jangan pernah berpikir pasangan Anda mampu memberikan kebahagiaan abadi. Ada kalanya ia bisa mengecewakan Anda, dan begitu pula sebaliknya. Hubungan Anda pun akan mengalami berbagai cobaan.

Namun itu bukan menjadi alasan untuk mengakhiri hubungan begitu saja. Saat hubungan didera cobaan, itu waktu bagi Anda dan pasangan untuk mempererat perasaaan. Komunikasi dengan kepala dingin serta keinginan kuat untuk mempertahankan hubungan adalah kunci utama. Setelah Anda bisa melewatinya, kebahagiaan yang datang tak akan bisa dibandingkan dengan apapun.

Intinya, jangan menjadikan sebuah dongeng menjadi patokan untuk mengukur hubungan Anda. Kaki Anda mungkin tidak melayang saat ciuman pertama, atau suami Anda bukanlah ksatria berkuda putih. Namun Anda berdua kini telah memutuskan untuk menjalani sebuah hubungan pernikahan. Biarkanlah dongeng itu tetap di dalam buku cerita, dan cari sendiri arti hubungan sempurna untuk Anda.

Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/10/16/191227/2064358/854/awas-impian-berlebihan-ini-bisa-hancurkan-pernikahan?w992201835

Jumat, 12 Oktober 2012

8 Strategi Agar Disayang Mertua

Pernikahan tidak hanya menyatukan cinta Anda dan pasangan, tapi juga keluarga kedua belah pihak. Namun, tidak sedikit wanita yang mempunyai masalah dengan mertua mereka. Untuk itu, ada beberapa cara agar Anda dapat membina hubungan baik dengan orangtua pasangan.

Bagaimana bisa membangun hubungan yang harmonis dengan mertua? Simak delapan strategi agar Anda disayang mertua yang dikutip dari WebMD.

1. Banyak Ngobrol dengan Mertua
Ada pepatah mengatakan "tak kenal maka tak sayang". Oleh karena itu, Anda perlu mengenal orangtua pasangan lebih dekat. Jangan malah menghindari sang mertua karena Anda tidak mau terlibat masalah dengannya. Luangkan waktu sesering mungkin untuk berbincang-bincang dengan 'ibu' baru Anda agar hubungan bisa semakin akrab.

2. Bertemu Mertua dengan Pikiran Tenang
Sebelum bertemu dengan mertua, ada baiknya kalau Anda tidak dalam keadaan marah atau jengkel. Jika memendam perasaan tersebut saat bertemu mertua, Anda menjadi lebih sensitif dan tersinggung yang bisa berdampak buruk terhadap hubungan ke depannya. Biarkan diri merasa ringan seakan tidak ada masalah sehingga bisa membangun suasana yang hangat bersama orangtua pasangan. Di samping itu, istirahat yang cukup agar tubuh rileks sehingga tidak terbawa emosi ketika mertua bersikap 'tidak enak' dengan Anda.

3. Bersikap Lembut dan Penuh Kasih dengan Mertua
Salah satu cara mengambil hati mertua adalah dengan menunjukkan sikap baik dan kasih Anda kepada orangtua suami. Anda bisa rencanakan pesta ulang tahunnya, memasak makanan favorit mertua, atau memberikan mereka hadiah yang sedang diinginkan. Dengan cara ini, mertua akan semakin menyayangi Anda.

5 Langkah Antisipasi Turunnya Hujan pada Hari Pernikahan

Setiap pernikahan pasti telah direncanakan terlebih dahulu. Namun, cuaca merupakan sesuatu yang tidak dapat Anda rencanakan, terutama bila musim hujan. Oleh sebab itu, Anda harus punya solusi untuk mengantisipasi hujan pada hari pernikahan.

Dilansir dari Getwed, simaklah lima cara berikut agar hari pernikahan Anda berjalan lancar walaupun cuaca memburuk.

1. Selalu Siapkan Rencana Cadangan
Jangan menyiapkan pernikahan tanpa adanya rencana cadangan, terutama jika menikah di musim hujan. Hal itu untuk memudahkan Anda bila rencana utama tidak berjalan mulus. Tidak sedikit pengantin pria mendambakan menikah di luar ruangan atau outdoor. Namun, sebaiknya pertimbangkan alternatif acara di dalam ruangan.

Anda pun harus memikirkan transportasi dari tempat akad ke ruang resepsi. Jangan terlalu jauh agar tidak merusak acara kalau tiba-tiba hujan turun. Boleh saja jika resepsi ingin dilaksanakan secara outdoor, tapi Anda juga harus mempunyai rencana menikah di dalam ruangan dengan dekorasi yang indah sebagai alternatif bila cuaca tidak mendukung.

2. Perhatikan Penampilan
Setiap wanita ingin menjadi yang paling cantik pada hari pernikahannya. Akan tetapi, kalau hujan turun seharian selama hari pernikahan bisa merusak 'kecantikan' Anda. Makanya, penampilan pengantin perlu diperhatikan.

Jika menikah pada musim hujan, tidak ada salahnya berdiskusi dengan penata rambut supaya mengajarkan ibu Anda atau pendamping pengantin agar dapat merapikan rambut Anda kalau tampak berantakan karena tertiup angin. Selan itu, tidak lupa menyiapkan sepatu cadangan kalau resepsi dilakukan di luar ruangan, dan yang paling penting, siapkan payung hingga acara berakhir.

Kamis, 11 Oktober 2012

8 Hal yang Perlu Diketahui Pengantin Baru

Menyatukan dua kepala dalam satu perahu bukan hal yang mudah, meski saat pacaran Anda dan si dia merasa satu jiwa, satu napas, atau saling klop satu sama lain. Perlu Anda ketahui, hidup bersama perlu banyak penyesuaian dan hal itu terjadi hampir kepada semua pasangan pengantin baru.

1. "Sudah isi belum?"
Pertanyaan ini akan muncul lebih cepat dari yang Anda kira. Padahal, pesta pernikahan saja baru seminggu yang lalu, dan akan semakin sering timbul seiring dengan bertambahnya usia pernikahan. Sangat mungkin hal ini akan menimbulkan stres tersendiri. Tetapi, perlu Anda ingat, ada hal-hal yang memang di luar kendali manusia. Mungkin saja orang yang bertanya tak punya ide topik pembicaraan saat bertemu dengan Anda. Nah, bagaimana jika Anda yang menentukan topik dan mengarahkan percakapan?

2. Lebih sering bertengkar
Gabungan dari dua kehidupan dapat membuat kericuhan sendiri, bahkan bagi pasangan yang sabar sekalipun. Hal sepele, seperti ia selalu saja sembarangan meninggalkan pakaian kotor di lantai, handuk basah di tempat tidur, atau kebiasaan Anda berganti-ganti pakaian sebelum keluar rumah membuatnya gila. Semua itu akan memicu adu mulut, pertengkaran kecil, hingga saling melontarkan ejekan kasar yang selama pacaran tak pernah keluar. Ini bukan sesuatu yang buruk, sebab setelah pertengkaran dan berbaikan terus-menerus, justru mampu menguatkan ikatan kalian. Konflik bisa memecah belah, tapi juga menguatkan hubungan. Meski Anda tak mungkin menghindari konflik dengan suami, tapi tetap bisa mengendalikan hasilnya.  

3. Keluarganya ikut campur

Harus disadari bahwa hasil dari pernikahan adalah penambahan anggota keluarga baru yang juga penting. Orang tua suami akan berada dalam hidup Anda untuk jangka panjang (selamanya). Ibu mertua sangat mungkin membuat Anda stres oleh semua nasihat yang tidak Anda minta. Mulai dari dekorasi rumah hingga menu makan malam. Anda akan sangat mungkin dengan mudah menganggap beliau turut campur atau ikut mengatur kehidupan rumah tangga Anda. Kuncinya adalah dengan tetaplah menganggap semua itu sebagai nasihat orang tua kepada anaknya. Terima saja semua masukan darinya, dengarkan lebih dahulu, toh semua keputusan ada di tangan Anda.

Alasan Tak Perlu Undang Mantan Kekasih ke Pesta Pernikahan Anda

Ketika ingin menikah, persoalan yang biasa terjadi adalah saat menentukan tamu undangan, siapa yang diundang dan siapa yang tidak? Dan yang paling sering menjadi pertanyaan terbesar adalah 'haruskah si mantan diundang?'

Anda boleh saja mengundang mantan untuk menjaga tali silaturahmi. Tapi bukan pula kewajiban jika Anda merasa tak nyaman jika sang mantan hadir di tengah-tengah pesta. Ini dia lima alasan Anda sebaiknya mencoret mantan dari daftar tamu, yang dikutip dari Times of India.

1. Mantan Sulit untuk Menjadi Teman
Walau Anda berusaha keras hanya menganggap mantan sebagai teman baik, tapi hal itu akan sulit dilakukan. Ketika masih bersama, Anda mungkin pernah membicarakan pernikahan dengannya namun pada kenyataanya Anda berada di pelaminan bersama pria lain. Lagipula, si mantan pun pasti akan menjadi canggung menghadiri pesta pernikahan dengan semua keluarga dan teman Anda yang pernah dikenalnya.

Selain itu, perasaan tidak enak dan sedih juga akan datang walau Anda sudah lama tak bersama. Dr. Gitanjali Kumar, seorang psikolog dan terapis keluarga memberi pendapatnya, "Secara logika mantan bisa jadi teman dan tak apa melihatnya bersanding dengan orang lain. Namun itu hanya logika dan bukan praktiknya. Memaafkan dan melupakan berbeda-beda bagi tiap orang, dan hal itu tidak bisa dipaksakan walaupun sudah lama terjadi."

2. Pikirkan Perasaannya
Ketika Anda mengundang mantan, bayangkan bagaimana rasanya ia untuk hadir di aula pernikahan, di mana orang yang pernah menjadi bagian dari hidupnya menjadi milik pria lain.

"Kebanyakan mantan memilih tidak datang walau telah diundang. Mereka berpikir, datang ke pernikahan justru membuatnya terlihat seperti orang bodoh. Ia takut menunjukkan sisi rentannya, dan takut merasa sangat kehilangan," jelas Dr Gitanjali.

3. Menutupi Perasaan Sebenarnya
Ketika Anda mengundang atau diundang mantan ke acara pernikahan, perang emosi akan ikut bermain di sini. Satu sisi ingin menunjukkan Anda sudah biasa saja dan bahagia tanpanya, di sisi lain melihatnya akan membuat Anda kembali mengenang masa lalu. Pernikahan seharusnya menjadi momen menggembirakan, dan jangan rusak kesenangan Anda dengan melihat sosok mantan. Dengan begitu tak perlu menyembunyikan perasaan masing-masing.

5 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Beli Perhiasan untuk Pernikahan

Membeli perhiasan sepertinya menjadi ritual wajib bagi para pengantin, baik sekedar cincin kawin atau satu set perhiasan untuk seserahan. Namun banyaknya model, bentuk, dan jenis perhiasan seringkali membuat bingung memilih.

James Allen, ahli perhiasan dari perusahaan perhiasan Shira memaparkan beberapa tips yang perlu diketahui saat memilih perhiasan untuk keperluan pernikahan. Berikut tipsnya seperti yang dikutip dari All Women Stalk.

1. Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Logam Berharga

Emas : Merupakan pilihan paling populer dan klasik untuk cincin pertunangan dan nikah. Emas memiliki tingkat karat yang bervariasi (semakin tinggi tingkat karat maka semakin besar persentase emas) dan bisa diubah menjadi berbagai warna. Emas memang tidak semahal emas putih, namun warnanya lebih tahan lama.

Emas Putih : Warnanya lebih cepat pudar dan butuh perawatan. Warna emas putih cenderung tampak lebih modern dan cocok dipakai oleh berbagai warna kulit, oleh karena itu harga emas putih jauh lebih mahal.

Palladium : Masih 'satu keluarga' dengan emas putih. Lebih padat dan tahan goresan jika dibandingkan emas, namun tidak lebih tahan lama daripada emas putih. Palladium tidak menimbulkan alergi pada kulit, berwarna lebih putih daripada emas dan emas putih, serta lebih murah daripada emas putih.

Titanuim : Tidak mahal dan tahan lama, namun tidak bisa diubah ukurannya dan pembuatannya tidak memerlukan keahlian khusus. Belakangan ini banyak pemilihan cincin kawin berbahan titanium begitu populer.

2. Mengetahui Tempat yang Tepat untuk Berbelanja

Perhiasan pengantin dapat dibeli di toko secara langsung maupun secara online. Membeli perhiasan pengantin secara online memang adalah hal yang baru, namun Anda tidak perlu khawatir karena biasanya belanja online menawarkan harga yang lebih miring. Selain itu, banyak toko online yang memberikan pilihan jika Anda ingin mendesain sendiri cincin pernikahan Anda sesuai budget dan pilihan Anda.

Sebelum memutuskan tempat Anda membeli perhiasan pengantin, pastikan bahwa toko tersebut memiliki peraturan pengembalian dan garansi yang jelas serta sertifikasi perhiasan. Jika Anda memutuskan untuk membeli perhiasan secara online, carilah penjual yang menawarkan jasa mendesain cincin sendiri, bebas biaya pengiriman, dan mencantumkan nomor kontak yang lengkap.

5 Cara Menurunkan Berat Badan Sebelum Pesta Pernikahan

Demi terlihat sempurna di hari pernikahan, kebanyakan wanita memilih untuk melakukan dite ketat agar berat badannya turun. Sayangnya diet yang berlebihan justru bisa membahayakan dan akhirnya membuat rencana pesta pernikahan jadi berantakan.

Ketimbang melakukan diet ekstrem, lebih baik mengatur pola makan dan perbanyak aktifitas fisik yang Anda sukai. Seperti yang dikutip dari The Knot, berikut lima cara menurunkan berat badan sebelum pesta pernikahan.

1. Minum Air
Ganti soda diet Anda dengan air mineral. Selain sehat, air membantu tubuh membuang racun dan secara konstan menjaga Anda dari 'godaan' untuk mengemil. Para pakar kesehatan menyarankan untuk meminum air sebanyak delapan gelas per hari.

2. Kurangi Porsi Makan
Mengonsumsi makanan dengan porsi besar adalah salah satu penyebab meningkatnya kalori dan berat badan. Oleh itu, kurangi porsi makan dan tambah jika Anda masih merasa lapar. Para ahli diet mengatakan bahwa lebih baik makan empat sampai lima kali porsi kecil makanan ketimbang dua sampai tiga kali porsi makanan besar.

3. Perbanyak Sayuran dan Buah
Dengan sering mengonsumsi buah, kemungkinan berat badan naik akan semakin kecil. Pilih sayuran yang menjadi favorit Anda untuk camilan di siang atau sore hari. Jangan lupa menaruh buah di dalam tas, seandainya Anda masih merasa lapar.

Selasa, 09 Oktober 2012

Didesak Teman Agar Segera Menikah? Ini Cara Menghadapinya

Beberapa teman di sekeliling Anda ada yang sudah menikah, bahkan punya momongan. Tak jarang, mereka pun memaksa Anda untuk segera naik ke pelaminan padahal rencana itu belum menjadi prioritas. Untuk menghadapi teman seperti ini, ada baiknya Anda menyimak enam hal berikut yang dilansir dari Your Tango.

1. Ketahui Apa yang Dinginkan
Sebelumnya, Anda perlu mengetahui apa yang diinginkan. Apakah memang sudah terpikir untuk menikah tapi ada kendala yang belum bisa diatasi? Atau sama sekali belum siap membangun sebuah keluarga? Hanya Anda yang tahu mana yang terbaik untuk diri sendiri.

2. Jelaskan Rencana Kedepannya dengan Teman
Jelaskan mengenai rencana Anda kedepannya pada mereka yang mendesak. Anda harus mengomunikasikannya secara baik-baik agar teman mengerti tujuan Anda. Beritahukan mereka bahwa Anda tidak ingin semua dilakukan dengan tergesa-gesa. Berikan alasan yang jelas serta menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka dengan bahasa yang halus dan mudah dimengerti agar mereka tidak menanyakan hal itu berulang-ulang.

3. Bersikap Tegas
Tegaslah dengan keputusan yang telah dibuat. Katakan kepada teman yang belum mengerti bahwa ini adalah urusan Anda, bukan kepentingannya. Lakukanlah apa yang ingin Anda lakukan demi kebaikan diri sendiri dan bukan karena desakan orang lain.

4. Pergi Bersama Teman yang Mendukung
Bila tidak ingin terbebani dengan pertanyaan-pertanyaan yang mendesak untuk menikah, pergilah bersama teman yang lebih mendukung Anda. Jika dia adalah teman terbaik, dia akan menghormati keputusan Anda dan tidak mungkin terus menerus memaksa Anda melakukan apa yang belum menjadi prioritas.

5. Ini Bukan Kompetisi
Menikah bukanlah sebuah kompetisi. Menikah dengan orang yang tidak tepat akan mempengaruhi kesehatan fisik, mental, kebahagiaan, serta masa depan Anda. Lebih baik mengambil banyak waktu untuk menentukan pilihan yang terbaik. Jika teman-teman sekitar tidak mendukung, ada baiknya Anda mencari teman lain yang bisa menghormati keputusan Anda.

6. Ini adalah Hidup Anda
Ingat, ini adalah hidup Anda bukan orang lain. Pernikahan tidak hanya berlaku untuk sementara waktu, tapi seumur hidup. Teman-teman boleh saja memiliki tujuan yang baik dengan memaksa Anda menikah, namun hanya Anda yang tahu cara membahagiakan diri sendiri.

Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/10/10/072946/2058855/854/didesak-teman-agar-segera-menikah-ini-cara-menghadapinya?w991100most

4 Hal yang Wajib Dibicarakan Sebelum Memutuskan Menikah

Menikah sama saja dengan menggabungkan dua pribadi yang berbeda, dan hal itu tidaklah mudah. Sebelum memutuskan menikah, tak ada salahnya jika Anda dan pasangan menyamakan visi dan misi terlebih dulu agar pernikahan berlangsung awet.

Lamar Tyler pakar perkawinan dan pemilik situs BlackandMarriedWithKids, menyarankan agar pasangan untuk membicarakan beberapa topik 'mendasar namun penting' sebelum memutuskan untuk menikah. Seperti yang dikutip dari Telegraph, berikut empat hal tersebut.

1. Anak-anak
Apakah Anda berencana untuk langsung memiliki anak setelah menikah? Berapa banyak anak yang diinginkan? Walau terdengar sederhana, Lamar Tyler seringkali menemui konflik rumah tangga yang dipicu oleh ketidaksepakatan pasangan mengenai masalah anak. Ada pasangan yang tidak ingin menikmati masa 'pernikahannya' terlebih dulu, dan ada pula yang sama sekali tak ingin memiliki momongan.

Ingat, jangan pernah berpikir bahwa keputusan pasangan bisa berubah-ubah seiring berjalannya waktu pernikahan. Ketimbang menebak-nebak, lebih baik bicarakan apa yang menjadi keinginan Anda dan dengarkan juga keinginan pasangan. Topik ini cukup sensitif, oleh karena itu ada baiknya jika Anda membicarakannya pada saat makan malam atau akhir pekan, dimana pasangan atau diri Anda sedang dalam keadaan santai.

Jika pasangan memberikan alasan yang tak sesuai dengan keinginan Anda, jangan langsung memarahinya. Tujuan percakapan ini adalah 'visi dan misi yang sama' bukannya, 'memenangkan argumen'.

2. Keuangan
Anda perlu mengetahui secara detail mengenai latar belakang keuangan masing-masing dan kebiasaan pengeluaran. Terkadang ada sebagian pasangan yang merasa takut dan tabu ketika membicarakan topik ini. Tetapi mau tak mau, masalah keuangan wajib hukumnya untuk segera didiskusikan, terutama jika Anda dan pasangan serius untuk hidup bersama. Setelah melakukan pembicaraan awal, Anda bisa melanjutkan diskusi mengenai siapa yang akan membayar tagihan, membuat akun keuangan bersama dan ekspektasi pengeluaran tiap bulannya.

3. Agama
Topik yang satu ini memang sangat personal. Namun yang perlu ditegaskan adalah bagaimana Anda dan pasangan mengaplikasikan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari karena setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda. Keyakinan yang berbeda antara Anda dan pasangan juga bisa menimbulkan beberapa pertanyaan salah satunya, agama siapa yang akan Anda ajarkan kepada anak?

4. Tujuan Hidup
Apakah Anda dan pasangan memiliki tujuan hidup yang sama? Cobalah untuk duduk bersama dan tuliskan 'goal' berdua dalam kurun waktu satu tahun, tiga tahun dan lima tahun kedepan. setelah selesai, bandingkan dan diskusikan. Daftar tujuan hidup ini akan menjelaskan visi dan misi masa depan keluarga Anda berdua.

Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/06/01/190514/1930825/854/4-hal-yang-wajib-dibicarakan-sebelum-memutuskan-menikah

6 Langkah Menepis Keraguan Sebelum Menikah

Ketika hari besar itu semakin dekat, tiba-tiba muncul keraguan dalam diri Anda. Itu wajar saja, karena akan ada perubahan besar yang akan terjadi.

Namun, apabila keraguan itu tidak kunjung hilang dari pikiran Anda, sebaiknya lakukanlah langkah-langkah berikut ini untuk meyakinkan diri melangkah ke pelaminan, dilansir dari situs Getwed.

Curhat ke Orang Terdekat
Ceritakan keraguan Anda kepada teman atau kerabat dekat sebelum mengambil tindakan yang mungkin Anda selali nantinya Jika hal itu tidak cukup, komunikasikahlah kepada pasangan. Utarakan hal tersebut jauh hari sebelum pernikahan, dan Anda harus mempersiapkan diri untuk menerima reaksi dari si dia.

Jujurlah Terhadap Diri Sendiri
"Apakah ini yang saya inginkan?" Mungkin selama ini Anda terbuai indahnya lamaran atau persiapan pernikahan yang sangat menyita waktu, sehingga memunculkan keraguan didetik-detik menjelang pernikahan. Jujurlah terhadap diri sendiri dan pasangan. Bicarakan dengannya apa yang Anda rasakan. Pernikahan bukan hanya untuk menyenangkan orangtua atau pasangan, tetapi Anda perlu memastikan diri untuk komitmen besar ini.

Datang ke Psikolog Pernikahan
Mintalah saran ketika Anda merasa ragu. Datang ke konselor atau psikolog pernikahan merupakan tempat yang tepat, karena mereka pihak yang netral dan dapat memberikan saran dan bimbingan secara profesional. Saran yang diterima akan membantu Anda dalam mengambil keputusan yang tepat. Jangan mengambil keputusan dalam keraguan karena akan berdampak buruk untuk kehidupan Anda selanjutnya.

Temukan Alasan Menikah
Berada dalam hubungan yang sudah cukup lama dapat mengaburkan alasan kenapa Anda bersedia menikah dengan pasangan. Jangan menikah dengan alasan bahwa pernikahan adalah keharusan karena sudah berpacaran lama. Pernikahan harus didasari cinta dan komitmen, ini akan mengilangkan keraguan dalam diri Anda.

Istirahat Sejenak
Persiapan pernikahan yang menguras tenaga dan waktu dapat membuat Anda merasa jauh dari pasangan, yang kemudian memunculkan kembimbangan untuk menikah. Kosongkahlah jadwal Anda dari persiapan pernikahan dalam seminggu dan pergilah dengan pasangan ketempat pertama kali bertemu, atau hanya sekadar mengunjungi tempat spa yang sudah lama tidak Anda lakukan.

Ambil Keputusan yang Terbaik
Jika ternyata yang Anda rasakan lebih dari sekadar keraguan, maka ambillah keputusan yang terbaik. Lebih cepat lebih baik. Jika Anda serius ingin membatalkan pernikahan maka persiapkanlah segalanya, seperti pembatalan acara, katering, band dan yang paling berat adalah memberitahukan kepada para tamu undangan.

Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/06/25/080610/1949671/854/6-langkah-menepis-keraguan-sebelum-menikah

Cobaan-cobaan yang Biasa Datang Saat Ingin Menikah

Saat Anda dan pasangan merencanakan pernikahan, tak jarang berbagai cobaan pun muncul silih berganti. Ada yang bilang cobaan tersebut adalah ujian, namun ada pula yang mengatakannya sebagai 'peringatan' atas keputusan Anda menikah. Berikut beberapa cobaan yang biasa datang ketika sedang merencanakan pernikahan.

1. Finansial Tidak Stabil
Masalah finansial tidak hanya memberikan dampak buruk bagi mereka yang sudah menikah. Bagi yang belum menikah pun, masalah finansial bisa menjadi pemicu keretakan hubungan. Oleh karena itu, pikirkan serta bicarakan dengan matang mengenai masalah finansial ini. Mulai dari siapa yang akan mengeluarkan biaya untuk pesta pernikahan, hingga siapa yang bertanggung jawab atas pengeluaran tiap bulan setelah menikah.

2. Datang Orang Ketiga
Saat pesta pernikahan tinggal menghitung hari, hubungan Anda dan pasangan 'diganggu' oleh datangnya orang ketiga. Beberapa orang menyebut kedatangan orang ketiga ini sebagai cobaan yang sebaiknya dihindari, namun sebagian lainnya beranggapan sebagai 'hal yang seru dilakukan sebelum terlanjur menikah'. Apapun keputusan Anda, pikirkanlah dengan baik dengan mempertimbangkan pasangan. Jangan sampai keputusan Anda dibuat hanya didasari oleh rasa penasaran yang bisa berakibat buruk.

3. Tinggal dengan Mertua
Banyak hal yang perlu didiskusikan sebelum akhirnya Anda dan pasangan menikah. Mulai dari pengaturan finansial, anak hingga pemilihan tempat tinggal. Bagi Anda dan pasangan belum memiliki rumah sendiri, cobalah mendiskusikan di mana nantinya akan tinggal. Keputusan tinggal bersama mertua seringkali menjadi penyebab perselisihan yang dapat berujung keretakan hubungan. Jangan dulu terpuruk dengan anggapan bahwa tinggal bersama mertua sama sekali tak menyenangkan, dan yang terpenting, bicarakan masalah ini dengan pasangan.

4. Goyahnya Kepercayaan Diri
Ketika pernikahan sudah di depan mata, sebagian orang mulai mengalami 'over thinking' yang pada akhirnya menggoyahkan kepercayaan dirinya. "Apakah saya mampu menafkahi istri saya?, Apakah saya bisa menjadi istri yang baik? Saya tidak bisa memasak, kenapa ia memilih saya?", adalah beberapa pertanyaan yang biasanya berkecamuk dalam pikiran orang yang 'over thinking'. Jika Anda mengalaminya, cobalah tenangkan diri dan minta pasangan menuliskan hal-hal yang membuat ia jatuh cinta pada Anda. Apabila pikiran negatif datang lagi, Anda pun bisa langsung membaca daftar tersebut.

5. Ragu Pada Pasangan
Keraguan terhadap pasangan merupakan cobaan yang paling sering datang, terutama bagi mereka yang akan menggelar pesta pernikahan. "Is he the one?," merupakan salah satu pertanyaan yang sering ada dalam pikiran. Ceritakan keraguan Anda kepada pasangan, orang tua atau kerabat terdekat. Jika perlu, menunda pernikahan bisa menjadi solusi yang masuk akal. Bagaimanapun kebahagiaan Anda adalah segalanya.

Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/10/02/214149/2053044/854/cobaan-cobaan-yang-biasa-datang-saat-ingin-menikah

Delapan Cara Mengetahui Apakah Pria Mencintaimu

Bukan rahasia bahwa pria perlu waktu sangat lama untuk mengatakan cinta, tapi karena dia tidak mengatakannya bukan berarti dia tidak memikirkan Anda sepanjang waktu. Kami punya pria sejati yang akan membocorkan rahasia tanda-tanda pria yang mencintaimu.

1. Melihatnya menatap Anda
Pria selalu menatap apa yang mereka inginkan — itu adalah alasan Anda selalu memergoki pria sedang mengintip belahan dada. Jadi: dengan semua wanita cantik di luar sana, tapi dia sedang menatap Anda, cintanya pasti besar. Ada rahasia dalam tatapannya (Anda harus melihatnya sedang beraksi). "Melihat pacarku saat pesta memberiku momen saat aku bisa mencubit diriku sendiri dan merenung bagaimana aku bisa mendapat wanita yang luar biasa dalam hidupku — sebuah prespektif yang tidak bisa kudapatkan saat dia berdiri di depanku." ujar Patrick (30 tahun).

2. Dia menatap mata Anda
Tatapan yang seolah berkata “Aku cinta padamu” adalah tatapan yang konstan. Pria sangat berhati-hati dalam menunjukan perasaanya. Jika mereka melihat Anda terus-menerus tanpa berkedip,  mereka sedang menunjukkan perasaannya pada Anda. "Aku tidak pernah terlibat kontak mata seperti itu dengan orang lain, tapi ketika bertatapan dengan pacarku, tercermin betapa nyaman dan terpesonanya diriku olehnya." ujar Chip (29 tahun).

3. Dia membeli makanan yang Anda suka
Menemukan dapurnya penuh dengan biscotti, seltzer lemon, dan makanan kegemaran wanita (yang hanya seperti cemilan bagi pria) menunjukkan Anda memenuhi pikirannya di tempat yang tak terduga — seperti ketika pergi belanja seorang diri. "Suatu hari aku melihat kereta belanjaku dan aku melihat wortel dan soda diet untuk pacarku," ujar Patrick. "Hal tersebut membuatku terkejut dan menjadi kebiasaan untuk mempertimbangkan apa yang membuat pacarku senang, saat itu aku sadar kalau aku jatuh cinta."

4. Dia menyimpan barang Anda di rumahnya
Dia memublikasikan hubungan Anda. Pria suka mempertahankan citra lajang selama mungkin. Jadi jika dia meninggalkan tanda ada wanita dalam hidupnya — itu artinya dia mencintai Anda.

5. Dia membicarakan masa depan.

Mengatakan rencananya untuk pindah mungkin seperti peringatan. Tapi itu juga caranya untuk memberi tahu bahwa dia ingin bersama Anda di masa depan. "Setiap kali aku berkata pada pacarku, aku melihat 'diriku' di masa depan, aku sedang menebak apakah dia melihat dirinya dan diriku  disana," ujar John (26 tahun).

Bagaimana Anda bisa tahu kalau dia sedang membual ketika mengatakan cintanya? Semua ada di caranya bicara, jika dia berkata dia ingin pindah ke Tahiti, jadi anak pantai, menggoda gadis lokal tanpa ikatan? Tentu Anda bisa menebak. Jika dia berkata ingin pindah ke San Fransisco, dan bertanya apakah Anda pernah membayangkan tinggal di sana, berarti dia menginginkan hubungan jangka panjang.

6. Dia menggunakan sweater yang Anda berikan
Memercayakan Anda untuk urusan pakaian bukanlah sesuatu hal yang siap dilakukan pria. Bukannya pria pilih-pilih dengan penampilannya, hanya saja itulah harga diri pria. Salahkan ego pria yang besar, tapi memberi izin untuk merusak identitas mereka, walau untuk tujuan yang baik, dianggap sebagai tanda kelemahan.

7. Dia berdiri di sebelah Anda di tempat umum
Pikirkanlah hal ini: Pria terprogram untuk menggoda wanita. Jadi jika pria tidak yakin dengan Anda, dia akan berjalan beberapa langkah di depan atau di belakang Anda — dua posisi aman untuk menyembunyikan mata yang melihat ke mana-mana. Berjalan bersebelahan adalah cara menunjukkan komitmen dengan menjaga mata, dan membatasi kemampuannya menggoda wanita seksi. "Berjalan bersebelahan menempatkan pacarku di dalam jangkauan bibirku, membuatnya mudah untuk berbisik, bersandar, atau ciuman ringan", ujar Ryan (27 tahun), “adalah caraku menunjukkan pada wanita lain kalau aku tidak lajang."

8. Dia membiarkan Anda menjawab teleponnya.
Pria tidak pernah tahu perusak citra yang mengintai di balik telepon — mulai dari mantan pacar yang mengajak bertemu sampai ibu yang serba ingin tahu. Jika kami membiarkan Anda menjawab telepon, artinya tidak ada yang ingin kami sembunyikan dari Anda. "Pria tidak terlalu suka berbagi. Jadi ketika pria  membiarkan Anda menjawab teleponnya — kemungkinan informasi pribadinya akan bocor dan bisa Anda gunakan untuk memerasnya sepanjang hidupnya — artinya dia ingin bersama Anda dalam waktu yang sangat lama, " ujar Rich (29 tahun)


Sumber :
 http://id.she.yahoo.com/delapan-cara-mengetahui-apakah-pria-mencintaimu.html

Rabu, 19 September 2012

10 Etika Bertemu "Camer"

Sebuah kejutan yang cukup menggemparkan saat Taylor Swift dengan cepatnya memenangkan hati klan Kennedy pada awal-awal dia mulai berkencan Conor Kennedy.

Siapa coba yang tak bahagia jika diterima baik dikeluarga sang kekasih? Untuk mengambil hati keluarga si dia ikuti tip brilian di bawah ini:

1. Membawa buah tangan
Ini adalah etiket dasar berkunjung. Meski si dia dengan jelas mengatakan bahwa orangtuanya tidak mengharapkan apa-apa dari Anda. Hal yang terbaik adalah jangan muncul dengan tangan kosong. Jika Anda datang hanya untuk undangan makan siang di Mhari Minggu, pertimbangkan untuk membawa hidangan penutup seperti rainbow cake, red velvet atau buah. Sebaliknya jika Anda berencana untuk menghabiskan waktu lebih lama dari makan bersama, bawakan sesuatu yang disukai orang tua pacar, buku, tanaman hias, satu kotak cokelat, kue kering kegemaran ibu atau ayahnya. Intinya hal yang mereka sukai atau menarik hati mereka.

2. Berpakaian sopan
Karen Sherman, PhD, Psikolog sekaligus seorang pakar realtionship menyarankan, agar Anda bermain aman dengan mengenakan pakaian klasik atau pilih sesuatu yang konservatif. Pilihan ini bijak, apalagi jika Anda tidak mengetahui pasti gaya hidup keluarga sang pacar. Jangan memakai pakaian terlalu ketat atau terbuka serta tak perlu berdandan berlebihan dengan mengenakan perhiasan besar-besar, make-up tebal. Blus panjang dan legging bisa jadi pertimbangan.

3. Puji selera ibunya
Temukan sesuatu yang Anda suka entah itu warna cat tembok rumahnya, dekorasi ruang tamu, makanan yang dimasak ibunya. Karen Sherman sang psikolog berpendapat hal ini akan menyiratkan Anda menghargai semua pekerjaan yang ibunya lakukan.

4. "Bonding" dengan saudaranya
Tanyakan adiknya tentang kelas balet, atau kakaknya tentang tim olahraga favoritnya. "Semua orang ingin merasa diperhatikan," kata Karen Sherman. Dan tidak ada salahnya untuk mendapatkan acungan jempol dari keluarga terdekat.

5. Puji kebaikan putra mereka
Orang tua ingin mengetahui bahwa Anda memuja dan menyanyangi anaknya sama seperti mereka. Puji cara ia memperlakukan Anda dengan sangat sopan. Katakan si dia adalah orang yang dikagumi rekan kerjanya atau teman-temannya sering meminta nasihat si dia. Beritahukan hal-hal baik tentang putra mereka. Hal ini tak akan sulit sebab Anda membicarakan orang yang Anda cintai.

6. Jangan terlalu mesra
Tentu saja sang camer akan bahagia melihat Anda benar-benar menyukai anaknya, tetapi mereka tidak suka melihat kalian saling berdempetan sepanjang hari, saling menyentuh atau meraba-raba satu sama lain (punggung, tangan pipi). Lupakan gestur mesra yang sering kalian perlihatkan di muka publik seperti berpelukan, merangkul, bersandar dibahunya apalagi menciumnya. Tahan semua keinginan tersebut hingga kalian keluar dari rumah.

7. Ringan tangan
Jadilah tamu yang baik dengan menawarkan diri membantu mencuci piring atau merapikan meja setelah makan. Ini tidak hanya menunjukkan bahwa Anda menghargai mereka bahkan lebih baik lagi, hal ini menunjukan bahwa Anda bersedia dan siap membaur dalam dinamika keluarga.

8. Ikuti aturan main keluarganya
Apakah keluarga mereka bangun pagi? Apakah orang tuanya tipe yang menjadwalkan kegiatan setiap hari? Makan siang tepat pukul 12:00? Cari tahu kebiasaan mereka dan jangan mencoba untuk mengubah rutinitas mereka. Sekali lagi, ini menunjukkan keluarganya (terutama ibunya) bahwa Anda ingin berbaur, bukan mengambil alih.

9. Melibatkan mereka dalam percakapan
Jangan takut untuk berbagi info tentang Anda seperti pekerjaan, sekolah, atau hobi. Tapi Anda harus menanyakan tentang diri sang camer. Hobi mereka, kesibukan mereka dan sebagainya. " Percakapan seperti Ini menunjukan Anda menghormati keluarga mereka dan ingin mengenal mereka."ujar Karen Sherman.

10. Ucapkan terima kasih
Jangan lupa menyampaikan terima kasih Anda langsung saat pamit. Bukan hanya kata-kata terima kasih titik, tapi sesuatu yang lebih jujur tentang kunjungan Anda contoh, “Terima kasih makan siangnya, rendangnya enak sekali.” Atau “Terima kasih, senang sekali mengobrol sama tante. Tante ternyata lucu dan suka becanda.”

Sumber : http://female.kompas.com/read/2012/09/18/1113359/10.Etika.Bertemu.Camer.

3 Alasan Untuk Memikirkan Kembali Rencana Pernikahan Anda

Pernikahan bukanlah suatu keputusan yang diambil hanya dalam waktu semalam. Jika Anda mengalami beberapa hal ini, mungkin sebaiknya Anda memikirkan kembali keputusan untuk segera menikah.

1. Anda Tidak Bergaul dengan Keluarganya
Banyak orang yang menganggap bahwa kedekatan dengan keluarga pasangan bisa semakin terjalin sejalan dengan usia pernikahan. Jangan sampai Anda terjebak dengan anggapan 'palsu' ini.

Kenyataannya, masalah dengan mertua atau saudara ipar bisa lebih parah dari waktu ke waktu, terutama jika Anda memiliki anak. Oleh karena itu, jika keluarga pasangan seringkali memberikan masalah terhadap hubungan asamara sebelum menikah, ada baiknya Anda dan pasangan memikirkan kembali rencana perkawinan.

2. Anda Belum Berkencan untuk Paling Tidak Selama Setahun
Kebanyakan orang berada pada sikap dan perilaku terbaiknya pada 12 bulan di awal hubungannya. Setelah itu, mereka mulai 'menurunkan' standar serta imejnya, jadi inilah waktu yang tepat untuk menilai pribadi pasangan yang sebenarnya. Hal ini sangat penting, karena setelah menikah, Anda akan menghabiskan waktu bersama pasangan selama-lamanya. Anda perlu mengetahui apakah si dia adalah seseorang tepat untuk hidup berdampingan tiap hari dan di masa saat fase bulan madu telah lewat.

3. Anda Tidak Menemukan Kesepakatan Tentang Anak, Karir dan Masalah Mendasar Lainnya
Banyak pasangan yang terjebak dalam perencanaan pesta pernikahan, sehingga mereka lupa untuk membicarakan masalah kehidupan bersaman. Mulai dari kapan waktu memiliki anak, banyaknya jumlah anak, tinggal di rumah orang tua, siapa yang membiayai kebutuhan sehari-hari atau sekedar masalah pembagian tugas rumah tangga.

Pasangan yang mau menikah sebaiknya tak hanya memperhatikan detail dekorasi pesta, atau gaun pernikahan saja. Karena inti dari pernikahan adalah kehidupan setelah pesta perkawinan dilaksanakan. Apabila Anda dan pasangan tak kunjung menemukan kesepakatan untuk masalah mendasar, tak ada salahnya jika kembali mempertimbangkan rencana pernikahan.

Sumber : http://wolipop.detik.com/read/2012/09/05/182735/2009165/854/3-alasan-untuk-memikirkan-kembali-rencana-pernikahan-anda

Ingin Tampil Cantik? Jangan Lakukan 9 Hal Ini Seminggu Sebelum Nikah

erlihat cantik saat menikah jadi dambaan setiap wanita. Segala macam bentuk perawatan dijalani agar menjadi ratu di hari bahagia itu. Tetapi ada sembilan jenis perawatan yang sebaiknya dihindari menjelang pernikahan. Mau tau apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini.

Mewarnai Rambut
Penata rambut Paul Labrecque sekaligus pemilik dari Paul Labrecque Salon and Spa di New York, seperti dikutip dari Brides, mengatakan bahwa mewarnai rambut seminggu sebelum hari pernikahan adalah masalah besar. Karena oksidasi dari hasil mewarnai rambut baru dapat terlihat seminggu setelah melakukan pengecatan. Bila Anda bersikeras melakukan pewarnaan, hindari penggunaan pemutih agar tidak terjadi kerusakan fatal.

Memotong Rambut Terlalu Pendek
Labrecque juga berpesan agar tidak mengubah tatanan rambut. Sebaiknya potong rambut Anda tiga bulan sebelum pernikahan, karena selain berpengaruh kepada tekstur wajah Anda tetapi juga kepada bentuk gaun pernikahan yang telah dipesan. Mungkin saja model baru rambut tidak cocok untuk potongan leher gaun pernikahan yang telah Anda desain jauh sebelum memotong rambut. Bukankah ini akan menjadi masalah besar?

Melakukan Olahraga Baru
Instruktur olahraga Melissa Paris mengatakan bahwa setiap gerakan olahraga baru yang Anda lakukan akan menyebabkan otot tertarik. Ini menyebabkan rasa nyeri dan memerlukan beberapa hari untuk menyembuhkannya. Jika Anda bertujuan untuk menurunkan berat badan maka lakukanlah sebelum melakukan fitting gaun, atau Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan cepat.

Mengubah Make-Up
Percayalah pada penata rias Anda, ini yang diserukan oleh Jodie Hazlewood, seorang make-up artist di London, Inggris. Banyak wanita yang pada detik-detik terakhir berpikir untuk mengganti make-up pernikahan. Namun, Anda harus percaya pada make-up artist. Mereka memahami betul warna apa saja yang cocok untuk kulit wajah Anda. Kata Hazlewood untuk mendapatkan kulit wajah yang baik untuk make-up adalah perbanyak minum air dan tidur.

Mengonsumsi Sedikit Kalori
Banyak dari Anda yang melakukan diet menjelang hari pernikahan. Tetapi mengonsumsi sedikit kalori beberapa hari menjelang pernikahan hanya akan membuat energi terkuras dan Anda menjadi lebih mudah marah. Menurut Keri Gans pengarang dari 'The Small Change Diet', seminggu sebelum pernikahan Anda harus banyak makan buah-buahan, sayuran, dan minum banyak air, pastikan untuk tidak melewatkan jam makan!

Melakukan Pengelupasan Kulit
Microdermabrasi menjanjikan Anda mendapatkan kulit yang halus dan lembut. Namun, prosesnya tidak cepat. Ada beberapa kondisi kulit wajah wanita yang setelah melakukan pengelupasan menjadi iritasi dan memar, sehingga tidak bisa dilapisi dengan make-up. Sebaiknya lakukan mikrodermabasi minimal dua minggu sebelum hari pernikahan.

Mengenakan Produk Skin Care Baru
Walaupun ada banyak penawaran tapi jangan pernah mengganti produk skin care Anda di detik-detik terakhir menjelang pernikahan. Menurut dokter kulit Rosemarie Ingleron, MD, sangat sedikit dokter kecantikan yang akan menyarankan untuk mengenakan obat baru pada wajah Anda yang seminggu lagi akan menikah. Karena prosesnya tidaklah sebentar, dan selama ini wajah akan terlihat kusam atau mungkin memerah.

Begadang
Ini adalah salah satu yang tidak boleh Anda lakukan. Ketika Anda kurang tidur maka tubuh akan lebih banyak memproduksi ghrelin yang menyebabkan rasa lapar secara terus menerus. Selalu sediakan makanan ringan yang sehat untuk mendapatkan energi tambahan. Menurut Gans, mengonsumsi makanan yang tidak bergizi hanya membuat tubuh menjadi letih dan lesu. Selain itu kurang tidur akan membuat kekebalan tubuh Anda berkurang sehingga lebih mudah jatuh sakit.

Kelebihan Kafein
Kafein adalah stimulan dan iritan, yang akan membuat Anda merasa segar sesaat kemudian menjadi letih. Untuk sistem saraf, kafein yang berlebihan memberi dampak terhadap kecemasan diri seseorang. Anda tidak mau mencemaskan hal yang tidak perlu bukan? Jauhi kafein. Para ahli sepakat bahwa kafein baik bagi tubuh tetapi dengan jumlah yang normal, tidak berlebihan.

Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/08/31/180556/2004770/854/ingin-tampil-cantik-jangan-lakukan-9-hal-ini-seminggu-sebelum-nikah

Jumat, 13 Juli 2012

Kelebihan & Kekurangan Menggunakan Wedding Organizer

Jakarta - Menggunakan jasa Wedding Organizer (WO), tentunya calon pengantin akan dihadapkan dengan biaya tambahan yang tidak sedikit. Jasa WO profesional yang berpengalaman akan memiliki standar harga tersendiri yang disesuaikan dengan besarnya acara yang akan diadakan.

Tentunya manfaat dari menggunakan jasa WO akan lebih banyak ketimbang kekurangannya. Namun tidak ada salahnya membandingkan kedua sisi tersebut jika Anda masih bimbang dalam menentukan sikap, apakah sebaiknya menggunakan jasa tersebut atau tidak. Bigson Alandro, pendiri WO Big Enterprise yang ditemui wolipop di bilangan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Jumat (15/06/2012) memaparkannya secara singkat dan jelas.

"WO dan klien bekerja secara profesional, jadi tidak ada rasa sungkan dalam hal apapun, pengantin bisa memonitor dan memantau kerja WO," ujar Bigson.

Dia menambahkan, "Dibandingkan dengan pengantin yang melakukan pesta tanpa WO dan merekrut bantuan keluarga, ada rasa tidak enak dan sungkan jika menyuruh-nyuruh atau ada sesuatu yang berjalan kurang lancar dan tersendat-sendat. Menegur pun jadi ragu karena dikhawatirkan akan menimbulkan konflik baru sesama anggota keluarga."

Kedua, untuk urusan memantau performa kerja para vendor. Tim WO sudah memiliki hubungan baik dengan mereka sehingga tidak akan ada masalah. Lain halnya dengan menghubunginya seorang diri atau dari pihak keluarga, dikhawatirkan akan adanya ketidaksinambungan yang berujung saling menyalahkan.

Bagaimana dengan kekurangan dari menggunakan jasa WO? Bigson menjawab, "Mungkin kita nyebutnya bukan kekurangan, tapi hal-hal yang harus dihindari."

Terkadang pada WO yang kurang profesional, mereka tidak melibatkan keluarga sebagai pemantau dan ini kerap terjadi. Inilah yang harus dihindari. WO seperti itu hanya akan fokus pada calon pengantin saja dan lupa bahwa keluarga seperti orangtua kedua belah pihak perlu diikutsertakan, tapi bukan sebagai pengambil keputusan.


Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/06/19/083346/1944646/854/kelebihan-kekurangan-menggunakan-wedding-organizer

3 Cara Mudah Menghemat Biaya Busana Pengantin

Jakarta - Akibat ingin tampil cantik dan sempurna, seringkali para wanita menghabiskan bujet yang cukup besar untuk kebaya atau gaun pengantin. Padahal ada trik mudah agar Anda bisa menghemat biaya untuk busana pengantin. Seperti yang dikutip dari Genius Beauty, berukut 3 trik tersebut.

1. Model busana
Biasanya, kebaya menjadi pilihan banyak wanita untuk gaun pengantinnya. Pemilihan model kebaya juga mempengaruhi besarnya biaya yang dikeluarkan untuk membuatnya. Misalnya jika Anda memilih kebaya dengan buntut panjang, berarti Anda harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk membeli kain serta biaya menjahit.

Memilih detail untuk kebaya juga bisa membuat Anda menghemat biaya. Jika Anda memilih kristal Swarovski untuk seluruh detail kebaya, biaya yang dikeluarkan akan melonjak jauh. Lebih baik padukan Awarovski dengan payet yang jauh lebih murah. Memakai sulaman pita pada kebaya juga kini tengah menjadi trend. Konsultasikan saja hal ini dengan desainer baju pengantin Anda.

Sedangkan bagi Anda yang memilih gaun sebagai busana pengantin, lakukan hal yang serupa. Pilih gaun minim detail yang timeless jika ingin mengurangi bujet biaya pernikahan. Jika tak ingin terlihat terlalu sederhana, Anda bisa 'memainkan' detail pada kerah atau bentuk lengan. Ganti kristal Swarovski dengan bordir berbentuk bunga siap pakai agar lebih hemat.

2. Berbelanja dari jauh hari
Membeli busana pengantin dari jauh-jauh hari bisa membantu Anda berhemat. Biasanya setiap akhir tahun, banyak butik-butik busana pengantin yang memberikan potongan diskon untuk koleksi mereka. Sekali lagi, carilah busana pengantin yang bersifat timeless sehingga tidak akan terlihat kuno ketika Anda akan memakainya. Misalnya, gaun berpotongan tube atau backless yang sensual. Lalu berikanlah sedikit sentuhan 'baru' pada gaun atau kebaya yang sudah Anda beli, juga bisa menjadi pilihan yang tepat.

3. Menyewa busana pengantin
Kini banyak juga butik busana pengantin yang menyewakan koleksinya. Harga yang harus Anda keluarkan tentu saja jauh lebih sedikit ketimbang untuk membeli atau menjahit busana pengantin. Anda tetap bisa tampil dengan gaun atau kebaya dengan model terbaru saat pesta pernikahan, namun dengan biaya yang lebih hemat. Selamat mencoba!

(eya/eya)
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/09/073349/1960568/854/3-cara-mudah-menghemat-biaya-busana-pengantin

Jumat, 06 Juli 2012

Tips Terhindar dari Jerawat Jelang Menikah

Jakarta - Semua wanita ingin tampil maksimal saat menikah. Tidak sedikit dari mereka yang melakukan berbagai program sebelum hari pernikahan. Namun terkadang, hal kecil seperti jerawat cukup mengganggu penampilan.

Jerawat bisa disebabkan karena stres, ketidakseimbangan hormon, atau pola makan yang tidak sehat. Untuk itu, simaklah cara supaya terhindar dari masalah jerawat menjelang hari bahagia Anda, seperti yang dikutip dari Getwed.

1. Hindari Makanan Pemicu Timbulnya Jerawat Sebelum Hari Pernikahan
Bagi beberapa orang, produk sehari-hari yang biasa dikonsumsi, seperti susu, mentega, keju, atau kafein, bisa menimbulkan jerawat. Kandungan kafein menyebabkan jerawat karena adanya ketidakseimbangan kimiawi dalam kulit. Jika Anda selalu minum kopi setiap hari, coba gantikan kebiasaan tersebut dengan teh hijau atau peppermint. Kalau Anda tidak suka mengonsumsi teh, mungkin bikin kopi tanpa kafein merupakan cara terbaik untuk menghindari jerawat saat menikah.

2. Tambahkan Sayuran dan Buah ke Menu Makanan Anda
Pola makan yang sehat dapat memerangi jerawat. Oleh sebab itu, calon pengantin disarankan agar memilih makanan yang baik untuk kulit dan tubuh. Anda bisa konsumsi sayuran hijau, seperti kangung dan bayam, buah-buahan, dan biji-bijian. Pilihlah makanan yang alami sebelum hari pernikahan supaya kesehatan kulit tidak bermasalah.

3. Tenang dan Jangan Stres
Kebanyakan wanita stres menjelang hari pernikahan. Stres malah menjadi faktor utama tumbuhnya jerawat. Agar beban pikiran bisa teratasi, lakukan beberapa latihan, seperti yoga, latihan pernapasan, dan olahraga teratur. Selain sehat, olahraga juga bisa memperbaiki kulit Anda. Tambahkan pula asupan vitamin C untuk menghilangkan stres dan membuat tubuh lebih sehat.

4. Pilih Produk Perawatan Kulit yang Tepat
Setiap orang mmepunyai jenis kulit yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pilih produk perawatan kulit yang tepat untuk Anda. Jika jerawat muncul sebelum Anda bisa mencegahnya, cari produk penghilang jerawat yang cocok bagi kulit. Produk yang ‘salah’ akan mengakibatkan masalah pada kulit.

5. Jangan Pecahkan Jerawat dengan Paksa
Jika Anda menekan jerawat supaya cepat hilang dapat menyebabkan infeksi sehingga membuat jerawat tumbuh lebih banyak. Selain itu, jerawat yang ditekan secara paksa bisa menimbulkan bekas dan flek.

6. Bersihkan Wajah Dua Kali Sehari
Rutin membersihkan wajah dua kali sehari untuk mencegah datangnya jerawat. Jika Anda berpergian dengan mengenakan make up, pastikan hapus riasan wajah semua sebelum tidur. Bersihkan menggunakan kapas dan pembersih wajah supaya benar-benar bersih secara keseluruhan. Make up yang tidak dibersihkan juga dapat menimbulkan bintik merah mengganggu.

7. Ganti Handuk Setiap Hari
Bila Anda sedang jerawatan, jangan mengeringkan kulit dengan cara menggosokkan handuk, tapi lebih baik ditepuk-tepuk agar jerawat tidak menyebar. Anda pun harus mengganti handuk setiap hari supaya bakteri dan kuman yang menempel pada handuk tidak menyebar ke bagian kulit lainnya.

8. Ganti Seprai Semingggu Sekali
Mengganti seprai seminggu sekali merupakan solusi yang baik untuk menghindari jerawat. Tambahkan juga handuk bersih di atas bantal untuk mengurangi kemungkinan bakteri atau kuman yang bisa menimbulan masalah kulit pada wajah Anda.

9. Gunakan Krim Malam
Jangan takut kulit semakin berminyak karena menggunakan krim malam. Bila Anda memakai produk yang tepat, krim dapat merawat kulit dengan baik. Di samping itu, krim wajah melindungi kulit dari jerawat dan cahaya yang menyinari permukaan kulit.

(hst/hst)
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/03/182952/1956942/854/tips-terhindar-dari-jerawat-jelang-menikah

10 Kesalahan yang Membuat Biaya Pesta Pernikahan Membengkak

Jakarta - Pesta pernikahan adalah momen sekali seumur hidup dan kebanyakan wanita ingin membuat pesta yang mewah dan sulit dilupakan. Namun ekspektasi yang tinggi tersebut kadang tidak sesuai dengan biaya pernikahan yang sudah disiapkan. Untuk membuat pesta pernikahan yang sesuai harapan dan kantong Anda, hindari 10 kesalahan dalam merencanakan pesta pernikahan yang akan menghabiskan uang Anda, yang dilansir dari All Women Stalk.

1. Tidak Memprioritaskan Budget
Ketika merencanakan pesta pernikahan, Anda dan pasangan pasti akan asyik membuat rencana untuk pesta pernikahan yang tidak akan terlupakan, namun terkadang melupakan budget yang telah dibuat sebelumnya. Untuk itu, jadikan budget prioritas utama Anda untuk lebih menghemat pengeluaran. Carilah alternatif pesta pernikahan yang sesuai dengan budget yang Anda miliki.

2. Tuntutan Lingkungan
Sebuah pesta pernikahan tidak selalu murni dari perencanaan si calon pengantin. Tidak bisa dipungkiri akan ada banyak masukan-masukan yang justru membuat pengeluaran membengkak. Seperti menyewa kamar hotel tambahan, gaun pernikahan mahal, dan lain sebagainya. Lihat kembali daftar Anda, apakah itu barang yang benar-benar Anda butuhkan, atau sekedar tuntutan dari pihak lain?

3. Tidak Memperhatikan Syarat yang Berlaku
Dengan banyaknya hal yang harus diurus menjelang pernikahan, seringkali calon pengantin langsung meng-iya-kan tanpa membaca kembali persyaratan yang berlaku dari vendor pernikahan atau penyewaan gedung. Padahal berbagai persyaratan tambahan itu justru bisa membuat uang Anda keluar lebih banyak. Sebelum tanda tangan, jangan lupa membaca seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku saat menyewa gedung, jasa wedding organizer atau katering untuk menghindari biaya tambahan yang tidak terduga.

4. Tidak Memiliki Rencana
Seperti yang telah diungkit sebelumnya, pesta pernikahan tidak bisa lepas dari campur tangan banyak pihak. Memiliki rencana yang matang mengenai siapa memegang urusan apa, akan membuat Anda lebih hemat waktu dan juga uang tentunya.

5. Kurang Mencari Informasi
Ketika merencanakan sebuah pesta, sangat disarankan untuk membandingkan terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan. Banyak pasangan yang hanya mendengar rekomendasi dari orang terdekat dan langsung menyetujui tanpa mencari alternatif lain. Lakukan survei ke beberapa tempat untuk melakukan perbandingan harga dan kualitas, dengan begitu akan sangat membantu Anda dalam menekan biaya pernikahan.

6. Terlalu Banyak Menyiapkan Makanan
Kekurangan makanan untuk tamu saat pesta berlangsung tentunya bisa sangat buruk, tapi bukan berarti Anda harus menyediakannya secara berlebihan. Misalnya Anda memilih sampai enam jenis makanan hanya untuk dessert, itu tidak g perlu. Kurangi pengeluaran Anda dengan cukup memilih tiga jenis makanan penutup.

7. Menangani semua Hal Sendiri
Ketika Anda merasa bisa menangani semua hal sendiri tanpa bantuan wedding organizer misalnya, itu akan memotong pengeluaran Anda. Namun, lebih berisiko untuk melupakan detail-detail penting karena banyak yang harus diurus dalam sebuah pesta. Untuk itu, mintalah bantuan kepada keluarga kedua belah pihak untuk memudahkan Anda mengatur pesta pernikahan.

8. Kurang Kreatif
Di antara banyaknya kesalahan dalam pesta pernikahan, kurangnya kreativitas calon pengantin paling banyak terlihat. Misalnya saja banyak pesta yang menggunakan bunga mawar merah sebagai dekorasi, sehingga Anda mewajibkan untuk menggunakannya juga dalam pesta Anda. Asal tahu saja, dekorasi menggunakan bunga segar dengan jumlah yang banyak bisa memakan biaya yang sangat mahal. Tapi dengan sedikit kreatifitas, misalnya mendekor pesta dengan benda daur ulang atau konsep pernikahan minimalis, Anda bisa mendapatkan sesuatu yang unik dan berbeda dengan harga yang lebih hemat.

9. Terlalu Banyak Tamu
ketika merencanakan sebuah pesta, tetaplah berpegang kepada daftar tamu yang telah dibuat sebelumnya. Misalnya Anda ingin mengundang 500 tamu, jangan menambah-nambah daftar dengan mengundang semua orang yang pernah Anda kenal sehingga jumlahnya jadi ribuan. Tetaplah pada rencana mengundang 500 orang.

10. Terlalu Banyak Biaya Tak Terduga
Detail pada pesta pernikahan memang penting, namun terkadang beberapa detail tersebut tidak terlalu diperlukan saat pesta berlangsung dan hanya menambah biaya ekstra Anda. Periksa kembali daftar pesta dan hapus beberapa detail yang dirasa kurang berpengaruh pada pesta. Misalnya pemakaian lilin aromaterapi untuk dekorasi, taplak meja prasmanan dari satin terbaik atau vas bunga di setiap meja makan tamu.

(hst/hst)
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/04/181956/1957788/854/10-kesalahan-yang-membuat-biaya-pesta-pernikahan-membengkak

Tips Memilih Fotografer Untuk Pesta Pernikahan

Jakarta - Setelah semua persiapan pernikahan mulai dari dekorasi, makanan dan lainnya telah sempurna, kini yang perlu Anda perhatikan adalah mencari fotografer yang tepat untuk mengabadikan momen sekali seumur hidup ini. Ingat, foto-foto ini akan menghiasi rumah Anda seumur hidup, untuk itu pilihlah fotografer yang sesuai dengan kepribadian Anda dan pasangan untuk mengabadikan momen terindah. Berikut 10 tips yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih fotografer pernikahan yang dikutip dari Gal Time.

1. Gaya Foto
Ada 3 jenis fotografer yang perlu Anda ketahui,jurnalis foto, fotografer pernikahan tradisional, dan fotografer yang memiliki trik keduanya. Untuk itu, tanyakan pada diri Anda, apa jenis foto yang lebih Anda inginkan. Apakah itu mengabadikan momen-momen secara candid dan dan spontan, atau Anda lebih menyukai foto potrait yang rapih dengan gaya yang diarahkan.

2. Fotografer yang Berpengalaman
Sebelum merekrutnya sebagai fotogafer pernikahan Anda, Anda bisa memintanya untuk menunjukkan hasil-hasil foto sebelumnya sebagai referensi Anda.

3. Penghargaan atau Asosiasi yang Diikuti
Untuk mendapat hasil foto pernikahan terbaik, ada baiknya Anda memilih fotografer yang berpengalaman dan pernah mengikuti perlombaan fotografi untuk mengetahui kemampuannya, atau fotografer yang tergabung dalam asosiasi fotografi agar lebih meyakinkan.

4. Koordinasi Antara Fotografer dan Videografer
Anda juga perlu memperhatikan bagaimana kordinasi yang terjadi antara fotografer dengan videografer Anda, apakah fotografer sudah memiliki timnya sendiri atau tidak, dan bagaimana cara dia bekerjasama dengan videografer tersebut.

5. Tempat Pernikahan yang Pernah Ditangani
Jika fotografer yang akan Anda sewa biasa menangani foto pernikahan, tanyakan apakah dia pernah menjadi fotografer ditempat pernikahan Anda sebelumnya. Jika pernah, lihat hasil fotonya untuk mengetahui jenis foto yang dilakukan fotografer tersebut.

6. Tidak Memiliki Kendala Waktu
Tanyakan juga mengenai kendala waktu, apakah fotografer tersebut pernah menangani foto pernikahan selain akhir minggu. Anda harus memastikan bahwa fotografer Anda tidak memiliki kendala dalam waktu, dan bisa ditugaskan kapan saja.

7. Kepribadian Fotografer
Kebanyakan fotografer pernikahan akan mulai melakukan pekerjaannya sebelum pesta dimulai, bahkan diruang ganti Anda. Untuk itu disarankan, berbincang-bincanglah dengan fotografer pilihan Anda sebelum pernikahan dimulai dan pilihlah fotografer yang ramah dan membuat Anda nyaman.

8. Tipe Kamera yang Digunakan
Tanyakan pada fotografer Anda jenis kamera, lensa dan perangkat lainnya yang dia gunakan. Mungkin Anda tidak terlalu mengerti, tapi dari perangkat yang dipakainya, Anda bisa mengetahui apakah fotografer tersebut cukup profesional.

9. Kemampuan Fotografer
Anda perlu memperhatikan apakah fotografer tersebut mampu menangani semua momen yang terjadi selama pernikahan berlangsung. Untuk itu, lebih baik Anda memakai lebih dari 1 fotografer untuk menangkap momen yang Anda inginkan.

10. Harga yang Ditawarkan
selain kriteria-kriteria sebelumnya, Anda perlu memperhatikan budget yang perlu Anda keluarkan untuk fotografer yang Anda sewa. Lebih baik lagi jika fotografer tersebut menawarkan paket untuk lebih mengurangi budget Anda.

(hst/hst)
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/05/182735/1958735/854/tips-memilih-fotografer-untuk-pesta-pernikahan

Rabu, 11 Januari 2012

Detik-Detik Menjelang Pernikahan

Hani (24 th) akhir-akhir ini sering resah sendiri, apa yang dilakukannya sering menjadi serba salah, bahkan untuk hal-hal yang rutin dikerjakannya pun tak luput dari kesalahan. Hani juga jadi lebih sensitif, ada hal kecil saja yang tak berkenan di hatinya sudah dapat membuat ia sedih dan menangis. Tentu saja keadaan ini tidak membuat ia merasa nyaman terhadap dirinya sendiri. Usut punya usut, ternyata Hani sebentar lagi akan menikah, tepatnya sepekan lagi.

Hani akan memasuki dunia baru, ia akan mengarungi bahtera rumah tangga. Persiapan sudah dilakukan, tempat sudah di booking jauh-jauh hari, undangan telah disebar, segala sesuatu yang berkaitan dengan teknis pernikahan sudah disiapkan dengan matang. Pendeknya, segala sesuatunya sudah beres, sisanya tinggal persiapan diri yang bersangkutan saja untuk menghadapi pernikahannya.

Sebetulnya Hani merasa telah mempersiapkan dirinya menghadapi pernikahan ini, tapi tak urung ia masih juga khawatir, apakah ia siap berbagi hidup bersama orang yang baru dikenalnya? Apakah ia sanggup menjalankan amanah sebagai seorang istri lalu menjadi seorang ibu?

Hani teringat bahwa suatu hari ia pernah membaca sebuah buku yang di dalamnya diceritakan kisah tentang seorang wanita yang bertanya kepada Rasulullah SAW :

“Ya Rasulullah SAW, aku adalah seorang gadis yang ingin menikah, maka beritahukanlah kepadaku, apakah hak-hak suami terhadap istrinya agar aku dapat melaksanakannya? InsyaAllah”.

Rasulullah SAW yang mulia menjawab : “Diantara hak suami atas istrinya adalah : Jika saja kaki suamimu terluka kemudian luka itu bernanah dan mengeluarkan bau busuk, kemudian engkau membasuhnya dengan wajahmu, maka engkau belum dianggap memenuhi semua hak suamimu. Dan kalau saja Allah membolehkanku untuk memerintahkan manusia sujud kepada manusia lain, sungguh aku perintahkan para istri untuk sujud kepada suaminya”.

Hani ingat, ketika itu ia sampai bergidik membacanya.

Ia juga teringat akan pembahasan tentang istri sholihah dalam kajian yang sering diikutinya, sehingga membuatnya terus menerus berfikir, apakah ia mampu menjadi istri sholihah? Hani memang punya tekad kuat untuk menjadi istri sholihat. Ia ingin pernikahannya menjadi ladang amal sholih baginya, dan untuk itu ia akan mengerahkan seluruh kemampuannya.

Sebenarnya Hani tak perlu sampai khawatir begitu, sebab rasanya kita semua, baik yang belum menikah atau bahkan yang sudah menikah bertahun-tahun masih harus terus belajar dan berproses menjadi istri yang sholihah, dan proses itu tidak akan pernah berhenti selama kita masih menjadi seorang istri. Memang sangat jauh lebih baik proses untuk menjadi istri yang sholeha dimulai jauh-jauh hari sebelum Allah SWT memberikan jodoh kepada kita.

Lalu ketika hari pernikahan sudah diambang pintu, apa yang seharusnya dilakukan?

Pertama
Lebih intensif mendekatkan diri kepada Allah SWT, dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.

Menikah adalah keputusan penting dalam kehidupan manusia. Siapapun tentunya tidak ingin salah dalam mengambil keputusan, apalagi keputusan itu menyangkut hal penting dalam hidupnya yaitu: “Pernikahan”. Nah detik-detik menjelang “hari H” itu intensiflah bermunajat kepada Allah SWT, memohon kepada-Nya agar keputusan yang telah kita ambil itu benar-benar mendapat taufiq (persetujuan) serta ridho-Nya dan pernikahan ini menjadi keputusan terbaik dalam hidup kita. Juga memohon bimbingan kekuatan, kemudahan dalam menjalani hidup berumah tangga, sehingga menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah hingga akhir zaman.

Kedua
Berusaha untuk ikhlas dan senantiasa menjaga keikhlasan dalam kondisi apapun.

Ikhlas dalam konteks akan membangun rumah tangga adalah berusaha ikhlas menerima calon pasangan kita apa adanya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Ingat, kita akan menikahi manusia, bukan malaikat. Betapapun tinggi tingkat ketaatan seseorang dalam beragama, bukan berarti dapat mengubahnya menjadi malaikat yang tak pernah berbuat salah. Siap menikah berarti siap untuk terus menjaga keikhlasan dalam menjalani semua kewajiban, konsekwensi, dinamika dan gelombang dalam berumah tangga. Sehingga dalam menghadapi kondisi seberat apapun nantinya, sikap kita adalah melakukan perenungan kembali tentang niat awal kita menikah. Apa sih niat saya menikahi dia? Kenapa sih saya mau menikahi dia? Dengan demikian kita senantiasa diingatkan bahwa ada yang harus selalu dijaga dalam pernikahan ini. Ia adalah keikhlasan itu sendiri. Dalam kerangka ini, insyaAllah pernikahan akan menjadi ibadah di sisi-Nya.

Ketiga
Menjaga kebersihan hati dan menghiasinya dengan adab-adab syar’i.

Ingat, sebelum prosesi aqad nikah dilangsungkan, status kita terhadap calon pasangan adalah non-mahram, yang berarti adab berinteraksi dengan calon pasangan adalah sebagai mana adab berinteraksi antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram.

Hal itu sangat penting disadari untuk menjaga kebersihan hati agar tidak tergoda untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh syar’i. Berkomunikasi dan berinteraksi tentu saja boleh, tidak mungkin orang yang akan menikah tidak berkomunikasi dan berinteraksi dengan calon pasangannya. Tapi berusahalah sedapat mungkin berkomunikasi dan berinteraksi sesuai dengan adab yang diperbolehkan syariat. Misalnya, musyawarah tentang persiapan menikah dilakukan di rumah, bersama oang tua kita, atau dapat dilakukan di rumah orang yang kita percaya, tentu saja dengan didampingi oleh tuan rumahnya.

Hindari berkhalwat berdua dengan calon pasangan, ingat “tidaklah seorang laki-laki dan perempuan berkhalwat melainkan ketiganya adalah syaitan”. (Al-Hadits). Hindari juga sms, telephon, email mesra dan lain-lain yang sejenis, yang kesemuanya dapat membuat hati kita menjadi kotor, berangan-angan dan jatuh dalam dosa.

Jika kita menginginkan pernikahan yang akan kita jalani mendapatkan taufiq, inayah, berkah dan ridho Allah SWT, kita harus mengusahakan agar segala persiapan sedapat mungkin “bersih” sejak awal prosesnya.

Mudah-mudahan tiga hal ini dapat membantu kita lebih pandai menata dan menjaga hati, sehingga detik-detik menjelang pernikahan tidak perlu lagi menjadi detik-detik yang membuat resah dan gelisah, tetapi sebaliknya menjadi detik-detik yang penuh keindahan dan kemanisan munajat kepada Allah SWT, yang membuka dan menjadikan semua jalan menjadi mudah dan terang. Amin.

Kemudian dapatlah setelah itu kita dengan keyakinan kepada Allah SWT, berkata kepada calon suami kita : “wahai calon suamiku, marilah kita naiki bahtera ini, mari kita kembangkan layarnya bersama-sama, kita hadapi gelombangnya tanpa rasa gentar. Semoga Allah SWT bersama kita. (#http://eramuslim.com)

Sumber :

http://ayonikah.net/detik-detik-menjelang-pernikahan.html

Tips Membuat Suami tetap Anget ( HOT )

Apa yang terjadi jika tidak ada lagi kehangatan antara suami istri? Keduanya mendapati hubungan mereka seakan diselimuti es, dan cinta yang bersemi diawal pernikahan berubah menjadi sesuatu yang dingin. Ungkapan “Rumahku adalah surgaku” menguap entah kemana, dan suasana rumah menjadi rutinitas yang menjemukan dan membosankan.

Keadan semacam ini bisa menimpa siapa saja. Pernikahan layaknya kehidupan memiliki dinamika dan romantika. Kadang suami istri mendapati rumah tangganya berjalan mulus, kerikil yang ada dapat dilewati bersama, dan keduanya meras bahagia dalam kebersamaan mereka. Disaat yang lain kadang muncul perselisihan, yang biasanya disertai dengan kemarahan, kekesalan atau bahkan menimbulkan “perang dingin” diantara keduanya. Disaat yang lain lagi terjadi dimana salah satu dari keduanya atau keduanya dilanda kebosanan dan kejenuhan dalam menjalani rutinitas kehidupan berumah tangga. Kesemua ini adalah manusiawi dan wajar, sepanjang tidak membuat hati keduanya saling jauh.

untuk mengusahakan pernikahan yang harmonis dan bahagia itu, bisakah perempuan membuat suaminya tetap hangat terhadap dirinya kendati pernikahan itu telah berjalan puluhan atau belasan tahun? Tentu bisa, dengan sedikit usaha dan kesabaran, istri bisa membuat suaminya tetap hangat dan romantis terhadapnya sebagaimana di tahun pertama pernikahan. Tidak percaya?

Cobalah 15 saran berikut ini !
1. Katakan : “Aku mencintaimu”. Siapa bilang laki-laki tidak membutuhkan kata-kata cinta dari istrinya? Katakanlah terus menerus, karena kata-kata itu akan meresap ke dalam jiwanya, menghujam sanubari dan menumbuhkan keyakinan pada dirinya bahwa anda memang sungguh-sungguh mencintainya.

2. Ciumlah suami anda dengan ciuman cinta kasih setiap hari, ini akan menyenangkan dan akan membuatnya merindukan anda.

3. Genggam tanganya dengan lembut disaat-saat tertentu, hal kecil ini mampu menumbuhkan rasa cintanya pada anda.

4. Dengarkanlah dengan mengarahkan seluruh tubuh anda kepadanya ketika ia sedang berbicara. Pandanglah ia dengan lembut dan penuh kasih, untuk menunjukan bahwa anda sunguh-sungguh mendengarkannya.

5. Buatlah kejutan dengan memberikannya hadiah kecil yang bersifat pribadi, misalnya sapu tangan dan kaos kaki.

6. Ekspresikan cinta anda dengan kata-kata dan tubuh anda.

7. Khususkan waktu setiap hari walau hanya sepuluh menit untuk berdua saja dengannya.

8. Tampakanlah semampu anda keindahan penampilan anda ketika suami pulang kerja. Jadikanlah diri anda sebagai sesuatu yang layak dipandang, diperhatikan, dipeluk setelah sepuluh jam ia berada di luar.

9. Buatlah kejutan lembut disaat yang tidak terduga. Karena banyak istri melupakan bahwa pelukan dan ciuman lembut yang tiba-tiba (bukan rutinitas ketika akan berangkat bekerja) dapat menimbulkan perasaan khusus dan kasih sayang suami.

10. Berusahalah memenuhi rumah anda dengan senyum manis yang menyejukan seisi rumah. Silakan anda kesal atau marah, tapi jangan biarkan kemarahan dan kekesalan anda berlarut-larut, sehingga membuat suami anda merasa tidak nyaman berada di rumahnya sendiri.

11. Pahami dan kenali sifat serta karakter suami anda. Berusahalah mencari hal-hal yang membuatnya senang dan bahagia, sebaiknya jangan melakukan hal-hal yang membuat suami anda kesal.

12. Berikan pujian, jika memang suami anda berhak untuk mendapat pujian. Misalnya, “mas ganteng sekali hari ini,” atau ketika ia membantu anda membereskan rumah, “Aduh, suamiku memang lelaki yang paling rajin dan sholeh.”

13. Jangan ragu dan malu untuk menyatakan ketergantungan anda padanya, misalnya, “Alhamdulillah, aku punya suami seperti mas, jadi semua masalah bisa diatasi”.

14. Berusahalah untuk memaafkan jika ia berbuat kesalahan, ungkapkan kekesalan anda dengan wajar, selnjutnya tunjukan cinta dan pengertian anda.

15. Jangan sekali-kali anda lupa untuk mengucapkan terimakasih atas hal-hal kecil yang telah dilakukannya. Ingatlah Rasul kita yang mulia pernah bersabda, “Allah tidak akan memandang kepada perempuan yang tidak berterimakasih pada suaminya padahal ia butuh kepadanya” (HR Hakim)

#Majalah Safina no. 6 Tahun 1, Agustus 2003

http://ayonikah.net/tips-membuat-suami-tetap-anget-hot.html

Karenanya Kau dipilih

Begitu banyakkah wanita yang belum menemukan jodohnya? Sungguh suatu fenomena yang memprihatinkan. Bukankah pernikahan merupakan kebutuhan mendasar? Semua orang menginginkan dan merindukan. Lepas dari jumlah perempuan yang semakin membengkak, tentu tak luput dari faktor kriteria pilihan.Tidak bisa dipungkiri lelaki biasanya memasang setumpuk kriteria calon istrinya, begitupun dengan wanita punya segudang syarat untuk calon suaminya. Tidak jarang saking ketat dan tingginya kriteria mengakibatkan jodoh sebatas angan-angan.

Kembang, sebut saja begitu, usia sudah merayap pada angka 40-an tahun. Berkali-kali proses pernikahannya gagal. Cantik memang tidak dimilikinya, tinggi juga kurang, kekayaan pun tidak bisa diharapkan, parahnya lagi dia juga bukan tipe wanita yang rajin mengkaji ilmu agama dan akhlak. Hari-harinya dilalui dengan penuh tanda tanya, kapankah suami akan diperolehnya?

SIAPA MENOLAK SALIHAH?

Berkaca dari kasus ini sudah semestinya kalau kaum muslimah menggali potensi untuk meningkatkan kualitas diri. Cantik dan tidak memang sudah dari sananya, demikian juga dengan kecerdasan, tingkat sosial, dan semacamnya. Ada yang bisa dikembangkan sehingga menjadi muslimah berkualitas. Perhatian kepada ilmu agama disertai tentunya dengan penempaan diri sehingga menghasilkan akhlak yang mulia. Tiada pilihan kecuali menjadi wanita yang salihah.

Cantik, yang biasanya dijadikan patokan utama oleh kebanyakan orang, tanpa disertai sifat kesalihatan bisa berbahaya. Pintar juga akan merepotkan bila tidak dikawal oleh akhlak yang baik, bisa menjadi wanita yang panjang lidah, tidak sopan dan beradab, atau selalu menjadi pembangkang. Begitu juga yang berharta, tanpa bimbingan agama, kekayaannya sering tidak membawa manfaat, bahkan sebaliknya menjadi bencana. Status sosial yang tidak dibarengi kualitas agama yang baik hanya akan memunculkan sifat keangkuhan.

Berbeda dengan wanita salihat; tanpa kecantikan, kekayaan, kepintaran dan status sosial akan tetap mendatangkan kebaikan. Lebih-lebih bila disertai oleh satu atau lebih sifat yang empat itu, tentu akan menjadi primadona. Siapa yang tidak ingin menikah dengan wanita kaya, cantik, pintar dan terpandang, salihat lagi !?

INILAH WANITA PILIHAN

Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi tuntunan dalam memilih wanita yang akan dijadikan sebagai istri. Bukan sekedar memilih yang pintar, tapi pria mesti pintar memilih dan wanita pun harus berlaku pintar agar menjadi sosok pilihan. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menggambarkan beberapa sifat seorang wanita salihah, pendek tapi cukup untuk menjadi pedoman bagi muslimah.

“Apakah kalian mau saya beritahu tentang simpanan seseorang yang yang paling berharga? Yaitu wanita salihah yang (suaminya) menjadi bahagia bila memandangnya, bila diperintah segera dipenuhi, dan bila suaminya tidak ada dia menjaga kehormatannya.” (riwayat Ahmad)

Inilah yang akan menjadikan seorang wanita sebagai pilihan, simpanan nan berharga:

1. Taat

Seorang gadis yang terbiasa taat pada orang tua, akan mudah taat pada suami ketika sudah menikah nanti. Selama perintah suaminya adalah ma’ruf (tidak menyelisihi syariat) dia segera melaksanakannya. Bila perintah tersebut tidak berkenan, akan dicarinya waktu yang tepat untuk meyakinkan suami agar mengurungkan perintahnya tanpa dibarengi bantahan, penentangan, atau pemaksaan kehendak.

2. Enak Dipandang

Tidak harus cantik. Dengan mengoptimalkan segala potensi yang dimilikinya seorang wanita akan membuat senang suami yang memandangnya. Dia akan mampu membuat suaminya merasa nyaman, tenang dan puas. Rasa lelah yang dirasakan suami setelah bekerja seharian sirna oleh sambutan sang istri. Dengan begitu suami tidak akan berbuat yang tidak-tidak ketika di luar rumah. Hal ini akan mudah dilakukan oleh wanita yang terbiasa bersikap manis dan murah senyum kepada orang tuanya.

3. Cinta dan Pasrah

Seorang pria tentu berharap mendapat seorang istri yang mampu mencintai sepenuh hati dan bersikap pasrah. Wanita yang dalam berbuat dan bertingkah laku selalu berupaya menyenangkan suami dan menjauhi hal-hal yang mendatangkan kebenciannya. Kalau suami, saat di rumah, tidak mendapatkan istri yang bersikap manis, penuh kasih, bersih, senantiasa tersenyum memikat, perkataan indah, penuh cinta nan suci, akhlak islami serta sentuhan tangan yang penuh kasih sayang, maka di mana lagi dia bisa mendapatkannya?

4. Suka Membantu

Wanita salihah adalah yang selalu mengajak suaminya pada kebaikan agama dan dunianya. Bukannya memberatkan, namun justru mengingatkan suami untuk selalu berlaku taat pada Allah subhanahu wa ta’ala, serta memberikan saran dan pendapat demi kemajuan usaha sang suami.

Khadijah binti Khuwailid radhiyallahu ‘anha, istri pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sekaligus ibu kita semua, merupakan teladan wanita pilihan. Beliau sumbangkan harta dan perhatiannya untuk perjuangan Rasulullah, menyantuni kerabat dan selalu menyambung silaturahmi. Akankah Anda mewarisi sifat dan perilakunya? Kalau ya, karenanyalah engkau dipilih!

Sumber : Majalah NIKAH Vol.3. No.12, Maret 2005

http://ayonikah.net/karenanya-kau-dipilih.html

Selasa, 03 Januari 2012

Ketika Telah Tiba Saat Menikah

MENIKAH adalah keputusan yang besar dalam hidup kita. Ini adalah pilihan yang tidak main-main. Memilih seorang pasangan yang dengannya kita akan membangun sebuah keluarga, menurunkan keturunan dan hidup bersama dalam segenap suasana bukanlah persoalan yang hanya untuk satu dua tahun saja, melainkan untuk sepanjang tahun. Untuk jangka waktu yang selama-lamanya. Bahkan bukan hanya di dunia, tapi juga untuk hidup di akhirat. Demikianlah, kita perlu mempertimbangkan dengan seksama dan matang perihal ini.

Sejatinya, keputusan apapun dalam hidup kita merupakan peristiwa besar. Dari keputusan itu, kelak rangkaian peristiwa akan terus bergulir. Ada peribahasa lawas, langkah keseribu dimulai dengan langkah pertama. Kita perlu hati-hati dan cermat ketika memutuskan, apapun. Orang Cina kuno punya pepatah, rusak seinci rugi seribu batu. Maka, pengambilan keputusan merupakan pertemuan dengan sebuah revolusi.

Ketika kita benar-benar telah memilih pasangan, maka saat itu juga kita telah memutuskan untuk hidup bersama dengan seorang yang asing, meninggalkan orang tua dan keluarga kita yang selama ini telah membersamai dengan segenap kehangatannya. Pilihan untuk hidup bersama pasangan ini sungguh-sungguh mustahil kecuali jika kita benar-benar merasa yakin bahwa kebahagiaan bersama ibu bapak dapat juga kita raih dengan hidup bersama pasangan. Pilihan untuk hidup bersama ini sungguh-sungguh mustahil kecuali jika kita yakin bahwa pasangan akan menjadi pembela dan pelindung sebagaimana saudara laki-laki dan saudara perempuan melindungi kita. Semua ini butuh keyakinan kuat dari hati.

Karenanya, saya bisa memahami kenapa perjanjian pernikahan disebut oleh Al-Quran sebagai mitsaqan ghalizha, perjanjian yang amat kuat. Ini adalah perjanjian yang sakral. Sebuah perjanjian agung antara seorang laki-laki dan seorang perempuan dengan saksi Allah Tuhan seru sekalian alam.

Semoga Allah tabaraka wa ta’ala senantiasa meluruskan dan menetapkan niat kita bahwa menikah merupakan bagian perjuangan untuk meniti jalan sunnah Nabi-Nya dan ibadah kepada-Nya. Tentu saja, kita ingin mengawali perjuangan ini dengan segenggam keyakinan bahwa pilihan kita untuk menikah dengan pasangan merupakan pilihan yang diridhai Allah dan Rasul-Nya.

Ketika seorang lelaki hendak memilih pasangannya, ada empat perkara yang dapat ia jumpai pada seorang perempuan: kecantikan, keturunan, kekayaan, dan agama. Agama ini datang untuk mengajarkan bahwa kemuliaan tertinggi adalah pada agama.

Ada sebuah kabar, kebanyakan lelaki lebih suka pada perempuan dengan paras yang begitu ayu. Itu sah-sah saja. Tetapi kita mesti sadar bahwa keayuan paras saja bukanlah sebab yang kelak akan mendatangkan barakah dalam pernikahan. Demikian halnya dengan keturunan dan kekayaan. Ada yang lebih sempurna dari itu semua, yakni akhlak mulia dalam diri perempuan. Ada agama dalam hidupnya.

Dalam banyak riwayat, Nabi senantiasa meminta para sahabat untuk melihat dulu Muslimah yang hendak dipinangnya. Tujuannya, agar para sahabat itu menemukan “sesuatu” yang membuatnya tertarik dan bisa melanggengkan pernikahannya. Dalam pemahaman inilah kita perlu meletakkan keayuan paras, keturunan dan kekayaan. Sungguh, Nabi kita yang agung telah berwasiat bahwa fitnah terbesar bagi lelaki adalah kaum wanita. Semoga kita tidak jatuh pada perempuan macam begitu.

Maka, paras ayu, keningratan, dan anak orang kaya bukan menjadi sebab utama. Seandainya kita tidak menemukan akhlak mulia dalam dirinya, sebaiknya pilihan tidak dijatuhkan.

Ada kiasan menarik dari Al-Quran tentang pasangan Suami-Istri. Masing-masing merupakan pakaian bagi yang lain. Sebagaimana layaknya pakaian, ada banyak macam pakaian yang sudah genap syarat-syaratnya buat menutup aurat sesuai tuntunan agama, tetapi untuk menjatuhkan pilihan pada sebuah pakaian, kita perlu menimbang dengan rasa dan hati kita.

Sebaliknya, ada banyak juga pakaian yang menarik hati, tapi kalau dengan memakainya aurat menjadi tak tertutupi, apalah guna punya pakaian yang menarik hati.

Demikian pulalah memilih pasangan. Kalau hanya menimbang wajah yang ayu, pernikahan hanya akan menerbitkan kehinaan. Sebagaimana kecantikan yang akan cepat sirna, pernikahan yang demikian akan cepat layu. Tapi, kalau hanya memilih yang baik beragama saja, takut juga bila mata dan hati menjadi kurang terjaga. Demikianlah saya memahami anjuran Nabi untuk melihat dulu muslimah yang hendak dipinang. Bukankah sudah termaktub dalam Kitab suci, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum [30] : 21)

Kalau saya tak salah ingat, Bunda Khadijah ra juga merupakan perempuan suci yang menawan yang banyak dilirik para pembesar Quraisy. Bunda Aisyah ra merupakan gadis muda yang jelita. Bunda Zainab binti Jahsy ra juga memiliki wajah yang rupawan. Demikian juga Bunda Maria al Qibthiyah ra yang berkulit putih bersih yang kecantikannya sempat membuat Aisyah ra cemburu. Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui hikmah dibalik paras wajah para Ummul Mukminin kita.

Maka, tentu saja, pakaian yang baik adalah yang memenuhi aturan agama dan sesuai dengan selera hati. Sesuai anjuran Nabi, memiliki agama yang bagus dan ada “sesuatu” yang insya Allah akan melanggengkan pernikahan. Saya rasa, pasangan yang demikian sudah cukup sempurna bagi kita. Semoga “sesuatu” itu membawa keberkahan yang berujung sampainya istri shalihah kepada kita. Kata Nabi, inilah sebaik-baik perhiasan dunia dan harta yang paling berharga.

Tatkala kita sudah yakin, semoga keyakinan yang kita genggam seturut dengan jalan Nabi dan mendapat taburan ridha Allah Yang Mahasuci.

Maka, tak ada lagi yang menghalangi kita untuk bersegera meminangnya dengan segenap puja-puji bagi Allah Yang Mahatinggi.

Pada saat kita menimbang untuk memilihnya, kita sadar ini bukanlah untuk hidup diri kita semata, melainkan juga untuk kedua ibu bapak, keluarga dan anak-anak kita kelak.

Kata Nabi, Istri shalihah adalah perhiasan paling indah. Saban hari, Istri shalihah akan menjadi puisi yang senantiasa menghiasi. Puisi itu tak terumuskan oleh bahasa dan tak terucapkan oleh kata apa saja. Yang jelas, puisi itu begitu indah. Serasa dibuai diayun-ayun. Dan bagi anak-anak kelak, Istri yang demikian akan menjadi madrasah utama bagi mereka. Kelembutannya akan menjernihkan hati anak-anak. Dan bukankah jika segumpal darah (hati) itu baik maka baiklah seluruh dirinya?

Saya sepenuhnya sadar bahwa mencari Istri yang shalihah itu seperti berburu mutiara di dasar laut. Nun di sana, di dalam cangkang itu istri shalihah senang berada dan menjaga diri. Dan untuk menemukannya, kita harus menyelam di kedalaman, tapi kita akan tahu seberharga apa dia ketika kita sudah mendapatkannya.

***

Sebuah pernikahan didahului oleh pilihan bebas yang penuh kesadaran dan tanggung jawab. Masa awal-awal pernikahan merupakan masa dimulainya perjuangan untuk memupuk rasa simpati dan menyuburkannya menjadi cinta.

Al-Quran menyebut cinta antara Suami-Istri dengan kata afdha. Maknanya, seperti keterbukaan angkasa raya. Dalam cinta yang demikian, tak ada lagi sikap yang penuh pura-pura. Suatu kali, mungkin kita akan mendatangi istri dengan setumpuk masalah dan kita tak sedikitpun ragu untuk mengeluhkan beban dan bahkan mungkin menangis di pangkuannya. Meski, ketika kita di luar rumah, kita tetap tegar dengan air muka yang selalu ceria. Suatu ketika, Nabi agung Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi Bunda Khadijah radhiallahu ‘anha dalam keadaan gelisah dan ragu seusai mendapat wahyu pertama. Dengan kelembutannya, Bunda Khadijah ra menenangkan dan menguatkan hati Nabi.

Saya tercengang dengan kalimat Umar ibn Khattab ra. Katanya, seorang laki-laki akan menjadi anak-anak ketika ia hanya berdua bersama Istrinya.

Sebaliknya, Nabi juga memiliki sikap yang sangat hangat kepada setiap Istrinya. Saat itu Nabi bersama beberapa sahabat. Seorang utusan datang membawa nampan makanan. Ketika mengetahui nampan itu berasal dari Ummu Salamah ra, Aisyah ra langsung menampakkan kecemburuannya yang luar biasa. Nampan itu ia lempar sehingga pecah. Nabi tersenyum dan beliau hanya bilang sekedarnya saja pada para sahabatnya, “Ibu kalian sedang cemburu”. Ada teladan luar biasa dalam setiap jengkal hidup Nabi.

Suatu ketika, ada sahabat yang mengadu pada Umar ra perihal Istrinya yang marah-marah kepadanya. Sahabat itu mendapatkan jawaban Umar ra yang tak disangka. “Istriku juga marah kepadaku, tapi aku diam saja. Ia yang mengurus rumahku, mencuci pakaianku, memasak makanan untukku dan merawat anak-anakku. Ia berhak untuk marah kepadaku kalau aku juga tak menurut kepadanya.” Ada teladan yang tak biasa dalam setiap jengkal hidup para sahabat.

Setiap pasangan tentu selalu mendambakan lahirnya cinta sejati. Demikian juga kita, saya yakin pasti juga merindukannya. Bagi saya, teladan cinta sejati adalah cinta yang dimiliki dan disuguhkan oleh Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam pada Bunda Khadijah radhiallahu ‘anha. Bukan putri Cinderella dan pangerannya. Bukan pula Romeo dan Juliet. Atau kisah-kisah asmara dalam buku dan sandiwara-sandiwara picisan.

Tentu saja, cinta pasangan Nabi dan Ibu kaum mukminin itu terlalu sempurna buat kita. Barangkali jaraknya sejauh bumi dan langit. Tapi, setidaknya kita punya cermin utama bagaimana kelak kita harus mengambil sikap, melahirkan cinta itu dan kemudian merawatnya dengan hangat. Jika Allah menghendaki Nabi sebagai uswah hasanah manusia, maka teladan itu pasti bisa diraih. Sesulit dan sesusah apapun pasti bisa digapai. Dari sini perjuangan untuk melanggengkan pernikahan dimulai. Dari sini perjuangan untuk tetap setia pada mitsaqan ghalizha menjadi nyata. Dari sini, semoga doa Nabi untuk mempelai bisa terwujud, ada ketenangan, cinta kasih dan rahmah. Ada sakinah, ada mawaddah, dan ada rahmah.

Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, memantaskan kita untuk dikejutkan dengan hadiah dari langit, pasangan yang shalih dan shalihah. Amin.

Sumber :

http://ayonikah.net/ketika-telah-tiba-saat-menikah.html

Isagenix