Rabu, 12 Oktober 2011

Ini Caranya Membuat Perencanaan Biaya Pernikahan

Pernikahan adalah sebuah momen besar yang akan dikenang sepanjang hidup seseorang. Bagaimana tidak, pernikahan menyatukan dua manusia menjadi satu keluarga. Pernikahan membuat manusia memulai hidup baru sebagai pasangan, meninggalkan status single menjadi married, dan tentunya awal dari sebuah keluarga baru akan dibangun.

Tapi bukan berarti seluruh sumber daya finansial yang dimiliki dihabiskan hanya untuk sebuah acara pernikahan saja. Masih banyak pengeluaran lain setelah itu yang sebaiknya diprioritaskan, misalnya untuk membeli rumah dan kendaraan sendiri, serta dana pendidikan anak-anak nanti tentunya.

Ketika seseorang siap menikah yang perlu diperhatikan bukanlah biaya untuk acara pernikahannya, melainkan biaya hidup setelah itu agar bisa mandiri. Untuk bisa mendapatkan momen pernikahan yang indah, tidak harus dilakukan dengan mewah. Triknya adalah dengan mengantisipasi beberapa faktor yang sangat menentukan besar kecilnya biaya yang diperlukan.

Di rumah atau sewa gedung?


Kalau tidak mau repot, memang akan lebih baik kalau pernikahan diadakan di gedung saja. Namun tentunya akan ada konsekuensi dari segi biaya yaitu adanya pos pengeluaran untuk membayar sewa gedung. Harga sewa gedung bisa menjadi pertimbangan utama dalam memilih gedung yang akan digunakan. Jangan sampai anggaran pernikahan Anda tersedot habis untuk biaya sewa gedung, karena masih banyak pengeluaran lain yang juga tidak kalah besarnya. Perlu diingat, jangan sampai Anda terkecoh dengan iklan biaya sewa gedung yang murah. Tanyakan dulu fasilitas apa saja yang sudah termasuk dalam harga tersebut, apakah sudah termasuk kursi dan lainnya, apakah ada tambahan untuk perizinan, listrik dan sebagainya.

Jangan lupa, biaya yang akan dikeluarkan bukan cuma untuk menyewa gedung saja melainkan juga untuk sarana pendukungnya seperti katering, dekorasi, dokumentasi dan sebagainya. Mau tidak mau Anda akan diminta untuk menggunakan katering atau dekorasi dari rekanan gedung tersebut. Tentunya akan lebih besar biayanya jika kita memilih vendor katering/dekor yang bukan rekanan gedung tersebut.

Bisa jadi  pengelola gedung memasang standar harga yang relatif murah untuk sewa gedungnya tapi mematok harga yang cukup mahal untuk kateringnya. Jadi untuk membandingkan mana yang lebih murah, hitung biaya sewa, katering, dekorasi dan biaya tambahan lainnya juga.

Kapasitas Gedung juga harus dicermati. Pilih gedung sesuai kapasitas, jangan terlalu kecil karena akan membuat tamu Anda berdesak-desakan. Tapi jangan pula Anda memilih tempat yang terlalu besar karena pesta Anda akan terlihat kosong. Bukan cuma ukuran ruangannya saja yang harus dilihat, cermati juga kapasitas tempat parkiranya agar tidak menggangu lingkungan sekitar. Survei langsung dan lihat seberapa banyak kira-kira daya tampung tempat duduk, orang berdiri, dan lahan parkir. Dengan anggaran terbatas, akan lebih ekonomis mengadakan acara pernikahannya di rumah saja. Memang Anda akan lebih repot, tapi penghematannya juga bisa lumayan besar.

Jumlah Undangan


Faktor kedua yang paling penting untuk menentukan besar kecilnya biaya pernikahan adalah jumlah tamu yang diundang. Hal ini untuk memperhitungkan :
1. Biaya cetak undangan
2. Kapasitas gedung yang harus disewa
3. Banyaknya makanan yang dipesan dan lain-lain

Saat akan menentukan jumlah undangan, ada tiga hal yang harus diperhatikan:
1. Jangan lupa untuk menghitung jumlah yang akan diundang oleh pihak pengantin laki-laki, pengantin perempuan, kedua keluarga besan.
2. Sebelum memesan gedung, pastikan Anda sudah punya perkiraan jumlah undangan sebelum mencetak undangan.
3. Akan lebih baik lagi kalau daftar namanya pun sudah siap.

Wedding Organizer

Terkadang untuk menyiapkan sendiri teknis acara pernikahan akan menghabiskan banyak waktu dan perhatian. Padahal, masih banyak hal lain yang perlu disiapkan menghadapi hari-H. Tentunya akan lebih merepotkan lagi kalau belum pernah menjadi panitia acara pernikahan sebelumnya. Kalau mau praktis, Anda bisa memanfaatkan jasa wedding organizer.

Memang dari sisi biaya akan ada pengeluaran tambahan, tapi kalau pekerjaan yang mereka lakukan bisa banyak membantu Anda, rasanya tidak mengapa keluar lebih banyak uang untuk sesuatu yang memang berharga. Bukan tidak mungkin kalau total biaya yang harus dikeluarkan justru bisa dihemat. Selain lebih berpengalaman, bisa jadi mereka sudah punya langganan yang bisa memberikan diskon atau punya konsep dekorasi yang bagus tapi tidak mahal.

Lebih praktis dengan sistem paket


Jika Anda mempunyai budget terbatas dan tidak mau terlalu dipusingkan dengan urusan biaya yang harus dikeluarkan per item seperti undangan, dekorasi, gedung, katering, dan sebagainya, Anda bisa memilih paket-paket pernikahan yang biasanya disediakan  wedding organizer, hotel, atau pengelola gedung. Harganya juga bervariasi, mulai dari Rp 5 juta untuk paket pernikahan sederhana sampai dengan ratusan juta rupiah. Anda juga bisa memilih paket yang sudah tetap harganya.

Sumber :
http://www.wolipop.com/read/2011/01/06/123305/1540465/854/ini-caranya-membuat-perencanaan-biaya-pernikahan

10 Langkah Bebas Stres Saat Menyiapkan Pernikahan

Calon pengantin bisa stres karena harus mengurus berbagai hal saat menyiapkan pernikahan. Stres ini jika terjadi berkepanjangan tentu tidak baik.

Tanda-tanda orang yang stres menurut situs StressFocus, adalah kehilangan nafsu makan, sesak napas, penurunan berat badan, sulit tidur, perubahan suasana hati, depresi, sakit kepala, lekas marah dan kurang konsentrasi. Tentu Anda tidak mau semua tanda-tanda tersebut terjadi menjelang pernikahan.

Untuk menghindarinya, Anda yang baru akan merencanakan menikah dengan pasangan, berikut 10 langkah agar bebas stres, seperti dikutip dari SelfGrowth:

1. Rencanakan acara dan budget pernikahan dengan baik. Merencanakan kedua hal tersebut merupakan persiapan terpenting yang harus Anda lakukan di awal. Diskusikan dengan pasangan dan keluarga, konsep pernikahan seperti apa yang akan digelar, apakah sederhana atau meriah. Setelah tahu konsepnya, baru Anda bisa menentukan berapa biaya yang dibutuhkan.

2. Saat menyiapkan budget pernikahan, pastikan Anda dan pasangan tidak menguras semua isi tabungan. Pastikan di tabungan masih tersisa saldo minimal 4X pengeluaran bulanan untuk hidup berdua dengan pasangan setelah menikah. Menyisakan tabungan ini penting karena Anda dan pasangan tetap tidak akan tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tabungan ini bisa membantu Anda dan si dia menghadapi saat-saat sulit atau ada kebutuhan mendadak.

3. Pastikan Anda dan pasangan saling terbuka dalam membahas masalah budget pernikahan tersebut. Begitupun dengan orangtuanya dan orangtua si dia, jika memang mereka ikut berperan. Jangan sungkan untuk bertanya berapa yang mereka bisa bantu untuk ikut berkontribusi dalam pesta Anda dan si dia. Keterbukaan ini penting agar Anda bisa lebih jelas dalam membuat perencanaan biaya pernikahan.

4. Tulis semua detail rencana pernikahan Anda dalam buku diary atau buku catatan lainnya. Hal-hal yang ditulis mulai dari berapa uang yang sudah terpakai, menu makanan pesta pernikahan, apa saja yang perlu dipesan, dan detail-detail lainnya karena bisa jadi Anda lupa saat sudah mulai sibuk dengan segala urusan.

Untuk hal-hal yang sudah beres, checklist bagian tersebut, sehingga Anda tidak terlalu pusing karena melihat ada begitu banyak urusan yang harus diselesaikan. Sebelum memberi checklist, pastikan hal tersebut memang sudah benar-benar terurus dengan baik dan sesuai keinginan.

5. Berkomunikasilah dengan baik pada seluruh orang yang terlibat dalam pesta pernikahan Anda dan pasangan. Komunikasi yang lancar dan baik merupakan salah satu kunci bebas stres menjelang pernikahan. Usahakan Anda tetap tenang dan tidak terlalu emosional saat ada suatu hal yang ternyata tidak berjalan sesuai rencana. Minta bantuan keluarga atau orang terdekat untuk mengurus masalah tersebut kalau Anda merasa sudah tidak sanggup. Namun pastikan orang yang dimintai bantuan sudah mendapat instruksi yang jelas dari Anda.

6. Selalu berkoordinasi dengan semua pihak mulai dari vendor, catering, gedung atau tempat acara, dan lain-lain. Pastikan Anda menyimpan semua dokumen yang berhubungan dengan mereka. Dokumen ini penting agar jika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana, Anda bisa meminta pertanggungjawaban mereka.

7. Usahakan Anda menjalin hubungan yang baik dengan pasangan dan calon mertua. Ajak mereka terlibat dalam mempersiapkan pernikahan, terutama si dia. Jangan sampai pasangan Anda hanya menjadi pihak yang menerima semua ide, tanpa memberi saran. Untuk calon mertua, lihat bagaimana sikapnya saat Anda membuat perencanaan pernikahan. Kalau dia memang antusias, tentu Anda harus melibatkannya. Namun kalau calon mertua bersikap biasa saja dan memilih menyerahkan semuanya pada Anda, libatkan mereka untuk urusan yang penting saja.

8. Banyak-banyaklah mencari tahu dan membaca soal berbagai hal terkait persiapan pernikahan, seperti misalnya soal harga cincin, gedung atau tempat pernikahan, gaun atau kebaya, souvenir dan lain-lain. Pengetahuan Anda bisa menjadi bekal saat Anda berburu hal-hal tersebut.

9. Jangan menutup diri pada saran yang diberikan anggota keluarga atau orang terdekat. Jangan hanya berpikir kalau pernikahan itu hanyalah hari istimewa untuk Anda dan pasangan sehingga kalian berhak memutuskan segalanya sendiri.

10. Tentu Anda bukan manusia super yang bisa mempersiapkan pernikahan seorang diri. Bagi tugas dengan orang-orang yang Anda percaya. Beri mereka tanggungjawab dengan instruksi yang jelas dan spesifik. Bekerja dengan tim tentu akan lebih baik ketimbang Anda hanya mengerjakan semuanya sendiri. Anggota keluarga dan teman yang dilibatkan juga senang bisa membantu Anda menyiapkan hari spesial.

Sumber :
http://www.wolipop.com/read/2011/10/03/080501/1735133/854/10-langkah-bebas-stres-saat-menyiapkan-pernikahan

Isagenix