Kamis, 29 September 2011

Benarkah Pernikahan Rawan di Dua Tahun Pertama?

Tahun-tahun pertama menurut banyak orang merupakan tahun yang paling berat dalam menghadapi permasalahan dalam pernikahan. Perbedaan pendapat lebih sering terjadi, bahkan bukan tak mungkin Anda akan bertengkar hebat dengan suami. Setelah itu berlalu, segalanya jadi lebih mulus. Benarkah demikian?

Sebagian besar ahli mengasumsikan bahwa dalam masa dua tahun pertama, senyawa-senyawa dalam otak Anda yang bertanggung jawab terhadap letupan-letupan cinta akan mengalami penurunan.
Senyawa itu adalah dopamin, phenylethylamine, dan oksitosin. Terkadang, efek yang terjadi adalah mulai menurunnya intensitas aktivitas seksual. Tidak heran apabila Anda lantas jadi cemas, jangan-jangan daya tarik Anda telah sirna. Atau, pernikahan tidak akan menarik lagi begitu gelombang cinta itu memudar.

Tetapi, para pakar berkata Anda tidak perlu cemas. Sebab, menurut Jennifer Garth, seorang psikolog, sebenarnya setelah dua tahun pertama ini berlalu, datanglah masa ketika komitmen dan dedikasi terhadap pasangan menjadi hal yang lebih penting. Anda telah siap memasuki hubungan jangka panjang dengan pikiran yang lebih dewasa, siap untuk mengambil keputusan bersama pasangan, dan siap menyongsong hal-hal besar yang akan datang dalam kehidupan rumah tangga Anda bersama-sama.

Sumber :
http://id.she.yahoo.com/benarkah-pernikahan-rawan-di-dua-tahun-pertama-134759881.html

Rabu, 28 September 2011

Waktu menikah, sebenarnya apa yang ada di benak pikiran pria ?

Bagi seorang perempuan, busana pengantin adalah sesuatu yang sangat penting. Apakah pria memikirkan hal yang sama? Apakah pria malah memikirkan yang lain ketika saat melihat calon pengantin wanitanya ?

Semua hal yang berhubungan dengan pernikahan selalu membuat antusias, semangat, sekaligus panik dengan segala yang harus Anda persiapkan. Bagi seorang calon pengantin perempuan, segala sesuatu harus sempurna. SEMUANYA. Mulai dari tata rias, dekorasi pesta dan tentu saja, busana pengantin yang akan Anda kenakan di hari yang sangat istimewa.

Mengapa para perempuan lebih tergila-gila dengan segala atribut yang mereka kenakan pada hari pernikahan. Oh tentu saja, bagi para perempuan, mereka wajib tampil cantik setiap saat, terlebih lagi pada pesta pernikahan, sesuatu yang spesial, sesuatu yang membahagiakan. Menjadi ratu dalam sehari, maka para perempuan akan melakukan semua hal agar tampil TOTAL. Total cantik, total menawan, dan total lainnya yang baik-baik.

Banyak perempuan yang merasa kesal dengan calon pengantin mereka, karena para pria cenderung lebih cuek. Mereka mungkin akan mengatakan, "Sayang, kamu akan cantik memakai busana apa saja," Atau "Tenang saja, kamu udah cantik, pakai busana warna apa saja pantas kok," Anda dan perempuan lain biasanya akan jengkel. Meskipun kalimat seperti itu adalah pujian, tetapi bagi Anda, justru terdengar bahwa calon suami Anda cuek.

Benarkah demikian? Ternyata tidak selalu begitu. Para pria, calon suami Anda mungkin terkesan cuek selama Anda memilih model busana pernikahan, apa warnanya, aksesoris apa yang harus dipakai dan lain sebagainya. Jika begitu, apa sih yang dipikirkan pria saat melihat pasangannya keluar dari mobil pengantin lalu masuk ke tempat resepsi? Inilah sebagian yang ada di dalam pikiran pria saat melihat pasangannya memakai busana pengantin.

Apa Kata Para Pria?
"Aku hampir tidak percaya pada penglihatan ku. Busana yang dia kenakan adalah busana paling sempurna yang pernah aku lihat seumur hidup."

"Dia mengambil separuh napas ku. Dia sangat cantik."

"Ya Tuhan..."

"Waktu itu aku terlalu fokus pada acara pesta pernikahan kami, begitu aku melihat istriku, aku langsung merasa diberkati dan beruntung memilihnya sebagai isriku."

"Melihatnya dalam balutan busana pengantin saat pertama kali menatapnya, aku menangis di pesta pernikahan kami. Aku menyukainya."

"Busana itu cocok untuknya dalam segala situasi dan segala tempat, tidak hanya pada pesta pernikahan kami."

"Calon istri ku mengatakan dia akan memakai busana pernikahan dengan tema mermaid style. Aku langsung membayangkan betapa mengerikan pilihannya, aku memikirkan hal yang tidak-tidak dan grogi saat hari pernikahan kami. Tetapi begitu aku melihat dia datang, aku lega karena dia tampil sangat menawan. Busana apapun itu namanya, sangat cocok untuknya."

"Saat melihatnya berjalan dengan busana pengantin itu, aku langsung melihat pancaran jiwa dan pesona yang luar biasa."

"Aku langsung merasa menjadi pria paling beruntung di dunia saat melihatnya. Dia adalah pengantin perempuan tercantik. Astaga, dia istriku."

"Aku tidak berhenti menatapnya. Aku rela mati saat itu juga. Sungguh, dia cantik sekali."

Jadi, busana pernikahan seperti apa yang akan Anda kenakan? Anda adalah Ratu Sehari di pesta pernikahan Anda. Apapun busana yang Anda pilih, entah itu gaun puting mengembang ala Eropa atau busana tradisional Indonesia, Anda pasti cantik di matanya. Dan setelah pesta usai, tanyakan saja, apa yang ada di dalam pikiran pasangan Anda saat melihat Anda memakai busana pernikahan.

Sumber :
http://www.artikelpernikahan.com/2011/05/waktu-menikah-sebenarnya-apa-yang-ada.html

Selasa, 27 September 2011

Hal yang Harus Dilakukan Seminggu Sebelum Nikah

Hal yang Harus Dilakukan Seminggu Sebelum Nikah - Pernikahan sudah di depan mata, biasanya perasaan antara senang sekaligus panik meliputi calon pengantin. Apa saja yang masih harus dilakukan sepekan menjelang hari besar Anda?

Seringkali stres menjelang nikah memang tak bisa dihindari. Perasaan panik, tertekan, dan khawatir sering mendominasi hari-hari calon pengantin menjelang hari-H.

Perlu disadari kalau stres adalah musuh besar pengantin. Stres yang berlebihan dapat merusak kecantikan sekaligus mengganggu kesehatan. Tak perlu panik dan khawatir berlebihan, lakukan saja 8 hal ini seminggu menjelang pernikahan seperti dikutip dari Wikihow dan Wolipop:

1. Delegasikan dan Percayakan
Mulailah mengurangi peran Anda secara drastis dalam mengurus pernikahan. Jika memungkinkan, delegasikan tugas-tugas Anda pada keluarga atau sahabat yang bisa dipercaya.

Jika Anda menggunakan jasa wedding organizer, ini saatnya Anda benar-benar mempercayakan segala hal tentang pernikahan Anda pada mereka. Anda tak mungkin membebani diri Anda dengan berbagai hal, lepaskanlah beban satu-satu agar semakin fokus untuk mempersiapkan diri menjelang nikah. Atur meeting terakhir, sepekan sebelum hari H. Pastikan segala detail dan follow up sudah diserahkan kepada wedding organizer atau orang yang Anda percaya. Setelah itu, usahakan lagi tak terlalu ikut campur dalam persiapan pernikahan secara detail.

2. Persiapkan Bulan Madu
Ini merupakan kegiatan yang menyenangkan menjelang hari-H mulailah berkemas untuk persiapan bulan madu. Selain itu lakukan juga beberapa persiapan terakhir untuk liburan pertama Anda sebagai suami istri. Tak ada salahnya mencari informasi di internet tentang tempat makan atau tempat menarik lainnya di tujuan bulan madu Anda. Siapa tahu Anda punya waktu luang untuk mengunjunginya.

3. Memanjakan Diri
Kegiatan ini paling diperlukan calon pengantin menjelang hari H. Pergi ke spa dan menikmati perawatan seharian merupakan aktivitas yang bisa meningkatkan mood dan membuat calon pengantin makin percaya diri. Baik pengantin perempuan maupun laki-laki wajib melakukan hal ini. Hari pernikahan adalah hari yang paling penting dalam hidup Anda, tentu Anda tak mau tampil dengan wajah kusut karena stres dan kusam karena kurang perawatan. Jangan ragu-ragu untuk melakukan hal menyenangkan yang bisa meningkatkan mood, Anda pantas mendapatkannya.

4. Fokus pada Pasangan
Habiskan waktu mengobrol santai dengan pasangan atau menghabiskan waktu berdua. Tapi jika Anda sedang lelah dan stres, jangan membicarakan hal-hal yang bisa memicu konflik. Sebaiknya, habiskan waktu untuk mengobrol dengan suasana yang tenang atau nonton bioskop bersama. Usahakan fokus untuk sama-sama membangun suasana yang menyenangkan dan saling mendukung. Jangan limpahkan segala stres dan kekesalan pada pasangan karena hal itu hanya semakin memperburuk suasana dan tidak berakibat baik untuk hari H.

5. Makan
Banyak wanita yang mencoba diet mati-matian menjelang hari H agar terlihat langsing. Tapi tidakkah Anda sadari kalau banyak makanan-makanan yang justru bisa membuat Anda tampil cantik saat menikah. Beberapa makanan seperti cokelat juga bisa membantu Anda mengatasi stres jelang pernikahan. Paling penting tentunya, Anda tidak ingin pingsan dan lemas pada hari H. Sebagai manusia yang masih aktif berkegiatan ingatlah bahwa Anda tentunya perlu asupan gizi yang cukup untuk simpanan tenaga pada hari bahagia Anda.

6. Stop Perawatan Berisiko
Sepekan menjelang hari H, hindari mewarnai rambut, waxing, atau bleaching kulit. Jangan melakukan hal-hal yang bisa berisiko membahayakan penampilan Anda pada hari pernikahan. Jika ingin potong rambut, lakukanlah sebulan sebelum hari H. Jika potongan rambut Anda 'bermasalah' masih ada waktu untuk menyesuaikan.

7. Olahraga
Jika ingin tampil bugar pada hari H, jangan lupa lakukan olahraga yang cukup. Tak perlu olahraga berat, cukup jogging santai, yoga, atau olahraga ringan yang bisa membuat Anda terlihat sehat tapi jangan terlalu menguras energi sehingga Anda kelelahan di hari H.

Sumber :
http://www.dedinewsonline.com/2011/09/hal-yang-harus-dilakukan-seminggu.html

Cara Mudah Agar Pernikahan Tak Berujung Cerai

Cara Mudah Agar Pernikahan Tak Berujung Cerai - Ini dia nih Tips buat sobat yang sudah menikah ataupun belum perlu di baca ya hehehe untuk referensi saja atau pengetahuan saja, setelah menikah bertahun-tahun bisa jadi kadar cinta Anda pada pasangan tidak lagi seperti dulu saat masih pacaran. Jika hal itu terus terjadi bukan tidak mungkin pernikahan tersebut akhirnya berbuah perceraian.

Menurut Debra Castaldo, Ph.D, penulis 'Gift of Love', dari penelitian tentang pernikahan dan perceraian, bisa dilihat, hal-hal sehari-harilah yang bisa membuat pernikahan tersebut hancur atau tetap langgeng.

Oleh karena itu, coba terapkan tujuh cara berikut ini dalam kehidupan sehari-hari yang tentu saja bisa membuat pernikahan Anda dan pasangan bertahan selamanya. Tujuh cara berikut cukup dilakukan dalam lima menit atau setidaknya tak sampai butuh waktu berjam-jam, seperti dikutip dari RedBook dan Wolipop:

1. Curhat dengan Cepat
"Tentu akan sangat sulit jika dalam sebuah hubungan Anda atau pasangan selalu berusaha merasa senang," ujar pakar pernikahan Brian Grossman, Ph.D dan juga penulis 'Learning to Listen: Did You Hear What I Think I Said?'.

Jadi tidak ada salahnya dalam keseharian bersama pasangan, Anda mengungkapkan segala isi hati yang mengganggu, entah itu soal pekerjaan, teman, anak, atau hal-hal lainnya.

"Cara tersebut bisa membuat Anda dan pasangan lebih dekat. Dan jangan merasa Anda harus memberikan solusi. Aktivitas ini lebih ke soal Anda dan pasangan saling mengungkapkan isi hati masing-masing," jelas Brian.

2. Saling Membantu
Mencuci mobil, membuang sampah, membayar tagihan listrik atau kerjakan tugas apapun yang selama ini dikerjakannya. Cara tersebut bisa membuat Anda menghargai apa yang dilakukannya.

Hal sebaliknya juga berlaku untuk para pria. Membantu istri mengerjakan salah satu tugasnya juga bisa membuat Anda menghargai apa yang selama ini mereka kerjakan. Sementara istri akan melihat Anda sebagai sosok suami yang tidak egois karena mau ikut terjun mengurus rumah.

3. Mandi Bersama
Tidak masalah seberapa sibuk hari Anda dan si dia, setiap pasangan bisa meluangkan waktu setidaknya lima menit untuk mandi bersama di pagi atau malam hari. Aktivitas ini tentu saja selain menambah semangat juga bisa membuat Anda dan si dia semakin dekat.

4. Puji Pasangan
Tidak butuh waktu sampai berjam-jam hanya untuk melontarkan sebuah pujian pada pasangan. Anda bisa mengatakan 'kamu hebat' pada pasangan, misalnya, saat dia dipuji oleh atasannya atau ketika dia bisa membetulkan kran air.

Memberikan pujian saat Anda dan dia berkumpul bersama teman-teman juga bisa dilakukan. Pujilah soal bagaimana dia selama ini selalu bisa membuat Anda dan si kecil tersenyum.

5. Membuatkan Kopi atau Teh di Pagi Hari
Tindakan kecil Anda, apapun itu, bisa membuat pasangan merasa dicintai. Jadi tidak ada salahnya Anda membuatkannya kopi atau teh di pagi hari. Membenarkan dasinya saat dia akan berangkat kerja atau hal-hal kecil lainnya, semuanya bisa membuat Anda dan pasangan semakin saling mencintai.

6. Ungkapkan Apa yang Membuat Anda Merasa Dicintai
Saat Anda melalui hari yang rasanya begitu berat, saat pasangan sudah ada di rumah, rasanya Anda butuh dipeluk olehnya. Apakah Anda meminta pada si dia? Ketimbang hanya mengkhayal saja, katakan langsung padanya keinginan Anda itu.

Jangan ragu untuk mengungkapkan hal-hal yang memang membuat Anda merasa dicintai, entah itu pelukan, ciuman atau bantuannya mengurus si kecil. Percayalah, kalau memang itu bisa membuat Anda bahagia, suami pasti mau melakukannya. Hal sebaliknya tentu juga berlaku untuk suami. Dia pun berhak mendapat perhatian Anda atas apa yang membuatnya merasa disayang oleh istrinya.

7. Selalu Penasaran
"Sebuah hubungan bisa jadi membosankan ketika kita berpikir sudah saling tahu tentang satu sama lain. Jadi rasa penasaran sebenarnya adalah gairah untuk menghilangkan kebosanan itu," ujar salah satu penulis 'Co-Active Coaching' Karen Kimsey-House.

Karen sendiri mengaku dirinya senang dengan kejutan-kejutan saat sang suami ternyata menjawab pertanyaan yang diberikannya tanpa ia bisa duga. Berikut ini beberapa pertanyaan yang bisa Anda tanyakan:
- Apa baju Anda yang jadi favorit suami dan kenapa?
- Hal apa yang tidak pernah diberitahukan suami pada orang lain, termasuk Anda?
- Kalau suami bisa ada di tempat manapun di muka bumi ini, di mana dia ingin berada?

Selain tiga pertanyaan di atas, Anda bisa membuat pertanyaan lain sesuai kreatifitas dan keinginan. Bersiaplah menemukan jawaban yang tak pernah Anda duga dan bisa jadi membuat Anda tersenyum senang. Tapi kalau ternyata jawabannya mengecewakan, jangan buat hal tersebut jadi masalah besar.

Sumber :
http://www.dedinewsonline.com/2011/09/cara-mudah-agar-pernikahan-tak-berujung.html

Senin, 26 September 2011

Tips Menghilangkan Panik dan Stres Jelang Pernikahan

Menjelang pernikahan, tidak jarang calon pengantin dilanda rasa grogi, stres atau panik. Mereka khawatir apakah pernikahan akan berjalan lancar atau tidak.

Hal itu sangatlah wajar. Tapi yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan yakin bahwa Anda dan pasangan sudah melakukan yang terbaik dan memastikan semuanya berjalan lancar. Bagaimana caranya agar tenang? Ketika hari pernikahan sudah dekat, inilah yang sebaiknya Anda lakukan, seperti yang dikutip dari All Women Stalk.

1. Jalani Kegiatan dengan Normal
Stres jelang pernikahan bisa diatasi dengan menjalani kegiatan Anda dengan normal, seperti yang sehari-hari dilakukan. Minimal sehari sebelum pernikahan, berendamlah dengan air hangat, yoga, meditasi, jogging atau membaca koran yang biasa Anda lakukan tiap pagi. Melakukan hal-hal 'normal' dalam keseharian, akan membantu tetap fokus pada satu hal sehingga mengurangi ketegangan saat menghadapi hari 'H' keesokannya.

2. Makan Sarapan yang Benar
Saat panik, biasanya selera makan berkurang. Meskipun Anda tidak merasa lapar, usahakan mengisi perut walau hanya sedikit. Makan bisa jadi salah satu cara untuk tetap tenang menyambut hari pernikahan Anda. Konsumsilah makanan mengandung karbohidrat dan protein. Setangkup roti dengan selai kacang, omelet, yoghurt, sereal atau buah-buahan bisa jadi pilihan tepat. Makanlah saat pagi sebelum akad nikah atau upacara pernikahan.

3. Buat Jadwal
Agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada hari pernikahan, buatlah daftar keperluan atau jadwal kegiatan Anda sendiri. Selain memastikan semuanya sudah beres, juga bisa mengalihkan kepanikan. Daftar tersebut bisa Anda buat beberapa hari sebelum pernikahan. Tulislah nomor-nomor telepon penting (penghulu, gedung, katering, wedding organizer, dan lain-lain), pukul berapa Anda harus sampai di tempat, jadwal acara, tamu undangan yang sangat diharapkan untuk datang, dan sebagainya.

4. Datang Lebih Awal
Datanglah ke gedung atau tempat pernikahan dua jam lebih awal sebelum acara. Waktu luang ini bisa dimanfaatkan untuk mengecek riasan wajah, memeriksa jika ada jahitan atau kancing yang terlepas pada gaun pengantin, atau pengaturan terakhir untuk pemotretan. Jika ada pengiring pengantin, minta mereka datang lebih awal dari Anda. Misalnya ada dua pengiring pengantin, maka mereka harus datang empat jam lebih awal. Mereka juga harus dirias dan berpakaian yang sesuai.

5. Lakukan Sendiri
Meskipun banyak orang yang membantu persiapan pernikahan Anda, ada hal-hal tertentu yang jauh lebih baik jika Anda urus sendiri. Misalnya mengatur jadwal acara (bisa didiskusikan bersama dengan wedding organizer), memastikan cincin pernikahan sudah diambil dari toko, atau mengecek apakah gaun pernikahan sudah rapi. Dengan begitu, Anda tidak perlu menglhawatirkan hal-hal kecil saat hari pernikahan tiba.

6. Minum Air
Minumlah air putih sebanyak mungkin agar Anda terbebas dari dehidrasi dan sediakan selalu minuman di dekat Anda. Hal ini akan membuat Anda bernapas secara lebih teratur dan tenang.

7. Dengarkan Musik
Saat hari H, cobalah dengarkan musik dari iPod atau MP3 Player. Tapi jangan diputar saat Anda sudah naik pelaminan atau satu menit sebelum akad nikah. Dengarkanlah musik saat Anda dimake-up, atau mengenakan baju pernikahan.

Sumber :
http://www.dedinewsonline.com/2011/09/tips-menghilangkan-panik-dan-stres.html

9 Tips Pernikahan Sempurna

1. Sediakan cukup waktu untuk merencanakan pernikahan AndaSemakin banyak waktu yang tersedia semakin baik, sehingga Anda mempunyai cukup energi menuntaskan masalah-masalah tak terduga. Waktu terbaik kira-kira tiga bulan.

2. Pilihlah tempat yang tidak asing dengan tamu-tamu Anda
Sebuah pernikahan selayaknya menjadi saat yang menyenangkan untuk Anda dan tamu Anda. Pastikan lokasi yang mudah dijangkau. Pertimbangkan pula bila Anda mengadakan pesta outdoor, rencanakan bukan di musim hujan.

3. Persiapkan Bridesmaid & Groomsmen AndaJangan berasumsi semua orang tahu apa yang harus mereka lakukan pada saat pernikahan. Kelihatannya sepele, tapi beberapa orang ada yang belum pernah terlibat pesta pernikahan sebelumnya. Bicaralah dengan mereka, sehingga setiap orang tahu apa yang diharapkan, bila Anda tidak yakin, bcalah buku etiket.

4. Pastikan bunga-bunga mekar pada pernikahan Anda, bukan dua malam sebelum atau tiga hari sesudahnya.Bunga dapat menjadi bagian termahal dari sebuah pernikahan, tapi juga bagian paling romantik, harum, dan cara cantik untuk membangun atmosfer yang menawan. Konsultasikan pada floristm bahwa rangkaian dan bouquet tidak layu dan bunga pasti mekar.

5. Makan secukupnya pada hari pernikahan AndaKedengarannya sepele, tapi seringkali pengantin sangat excited, sehingga mereka tidak atau tidak bisa makan. Semua orang yang terlibat perlu makan, walau sedikit. Bila Anda banyak berdiri untuk waktu yang panjang dengan perut kosong, kemungkinan Anda jatuh pingsan!

6. Pastikan karpet (runner) yang akan Anda lewati terpasang rata & rapiKebanyakan tidak demikian. Biasanya karpet (runner) dilepas dari gulungan dan dipasang menjelang upacara. Yakinkan terpasang rata terutama bila dipasang di atas karpet yang lain.

7. Pertimbangkan kegemaran dan pantangan tamu AndaApabila Anda merencanakan menu, pertimbangkan apa yang orang-orang boleh dan tidak boleh makan. Seharusnya ada menu alternatif sehingga ada pilihan untuk orang yang mempunyai alergi, aturan diet, agama, atau alasan pribadi yang lain.

8. Pilihlah lagu yang dapat dinikmati semua orang
Motivator terbesar adalah musik, dan dalam memilih lagu yang dimainkan dalam resepsi Anda pastikan musik untuk segala lapisan umur. Dengan demikian Anda menciptakan energi yang membangun suasana.

9. Nikmati pernikahan AndaInilah saran yang paling dahsyat.
Sebuah pernikahan adalah deklarasi kepada publik tentang perasaan yang paling pribadi. Inilah presentasi Anda berdua sebagai pasangan pada dunia.

Sumber :
http://www.f-buzz.com/2008/05/15/9-tips-pernikahan-sempurna/

Minggu, 25 September 2011

Pelajari Dulu Hal Ini Sebelum Menikah

Jika Anda berpikir untuk menikah dengan seseorang, mungkin ada beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan apakah dia benar-benar bersedia menikah dengan Anda.
Mau tahu hal apa sajakah itu? Coba simak apa yang perlu Anda ketahui:

1. Ekstra membantu
Jika ia tiba-tiba berminat untuk membantu Anda melakukan hal-hal kecil seperti mencuci piring, membereskan pakaian atau tempat tidur, itu mungkin caranya mencoba membuktikan bahwa ia calon suami atau istri yang baik. Ia ingin Anda menyadari kemampuannya dalam hal domestik.

2. Berbicara tentang kemampuan diri
Tiap pasangan pastinya akan sering menunjukkan kemampuan mereka ketika hendak meminang atau dipinang kekasihnya. Psikolog sekaligus penulis buku Crazy Good Sex, Les Parrot, PhD mengatakan kebanyakan pria ingin merasa mampu dihadapan pasangannya walaupun terkadang harus membual sedikit.

3. Berlaku seperti pertama kali kencan
Ingatlah tingkahnya beberapa minggu terakhir. Jika ia berlaku seperti waktu pertama kali kencan dengan Anda itu bisa menjadi pertanda dia benar-benar gembira telah meminta Anda menikah dengannya. Penulis buku 'Why Hasn't He Proposed?' Tamsen Fadal berpendapat itu cara seseorang memastikan bahwa bila saatnya tiba pasangannya akan menjawab 'Ya'.

4. Sering bertanya
Parrot mengatakan ketika ingin menikahi seseorang, pasangannya akan lebih sering bertanya sampai ke hal kecil sekalipun seperti masa kanak-kanaknya, hal-hal favoritnya dan sebagainya. Itu karena ia ingin mengetahui lebih dalam soal Anda dan menjadi pribadi yang lebih atau bermakna bagi pasangannya.

5. Lebih mendetail
Menuju hari besar, setiap pasangan akan bersikap lebih mendetail. Perasaan cemas ini muncul karena ia gugup menanti hari itu muncul.

Sumber : 
http://id.berita.yahoo.com/pelajari-dulu-hal-ini-sebelum-menikah-042947700.html

Kamis, 22 September 2011

Persiapan Pernikahan

Bagi kamu pasangan yang ingin melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan, yang harus kamu pikirkan terlebih dahulu adalah tentang kesiapan kamu untuk menikah. Persiapan pernikahan itu sangat penting kareana apabila kamu menikah namun tidak memiliki persiapan yang matang maka hubungan rumah tangga kamu nantinya akan banyak menghadapi berbagai masalah. Persiapan yang harus kamu miliki sebelum menikah adalah persiapan mental, persiapan keilmuan, persiapan fisik dan persiapan keuangan. Kamu tidak dapat mengabaikan keempat persiapan ini karena persiapan ini sangat penting bagi kamu yang akan memulai kehidupan rumah tangga.


Persiapan Mental
Setiap orang pasti memiliki sifat yang berbeda begitu juga dengan pasangan kamu.  Tidak selamanya kamu dan pasangan selalu sependapat. Maka dari itu kamu harus mempersiapkan diri untuk meghadapi segala perbedaan antara kamu dan pasangan. Kamu bisa mencoba mempelajari sifat laki-laki dan perempuan dengan membaca buku tentang pisiklogi. Kamu juga bisa meminta saran dan bertanya kepada sahabat dan keluarga yang sudah menikah tentang masalah apa saja yang biasanya terjadi pada kehidupan rumah tangga.

Persiapan Keilmuan
Kamu perlu banyak mencari tahu atau membaca buku tentang kehiduap rumah tangga. Yang harus kamu pelajari adalah bagaimana cara mengatur keuangan, merawat bayi, kewajiban sebagai suami atau istri, dan masih banyak lainnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari campur tangan atau kamu selalu meminta tolong pihak ketiga untuk menyelesaikan konflik rumah tangga kamu.

Persiapan Fisik
Jangan perna untuk beranggapan bahwa setiap laki-laki dan perempuan dewasa sudah siap untuk menjalankan kehidupan rumah tangga, karena pada kenyataannya tidak seperti itu. Terutama bagi kamu para perempuan, kesehatan fisik harus diperhatikan dan dijaga sebelum melangsungkan pernikahan. Misalnya kecukupan gizi untuk kehamilan agar kamu dapat melahirkan bayi yang sehat.

Persiapan Keuangan
Kamu tidak mungkin meminta uang kepada orang tua untuk membiayai acara pernikahan kamu. Atau membiayai kehidupan kamu dan pasangan setelah menikah nantinya. Maka dari itu kamu harus realistis dalam mempersiapkan acara pernikahan yang akan kamu buat. Kamu harus menyesuaikannya dengan budget yang kamu miliki. Karena kamu juga harus memikirkan kehidupan kamu setelah menikah nantinya jangan hanya memikirkan acara pernikahan nya saja.

Sumber :
http://www.semangatbundaku.com/persiapan-pernikahan.html/

Rabu, 21 September 2011

8 Model Cincin Pertunangan dan Tipe Hubungan

Perhatikan cincin pertunangan Anda. Pilihan model cincin pertunangan menggambarkan tipe hubungan dan seperti apa hari pernikahan Anda akan berlangsung. Beda model cincin, beda jenis hubungan yang Anda jalankan dalam pernikahan.

1. Oval
Cincin pertunangan model oval menandakan hubungan Anda penuh kebersamaan. Anda lebih dari sekadar melengkapi pasangan. Hari pernikahan yang Anda akan jalani nanti penuh keceriaan dan ketenangan.

2. Bundar
Pilihan cincin pertunangan bentuk bundar menunjukkan gaya tradisional. Dalam hubungan, pada prinsipnya, Anda menikahi teman baik Anda. Artinya, hubungan yang terbangun lebih kepada saling berbagi, disamping candaan. Anda dan dia saling mengenal dan memahami satu sama lain. Hari pernikahan yang akan Anda jalani cenderung santai, romantis, menenangkan.

3. Zamrud

Cincin potongan zamrud menandakan kemewahan. Anda adalah gadis impiannya, dan si dia benar-benar mengagumi Anda. Dalam hubungan berpasangan, relasi seperti inilah yang cenderung menonjol. Sedangkan dalam perayaan pernikahan, akan dipenuhi dengan kemeriahan. Semua orang bersukacita dengan pernikahan Anda.

4. Bantal

Cincin pertunangan dengan model seperti bantal menandakan gaya Anda yang mandiri. Dalam hubungan, si dia membebaskan Anda menjadi diri sendiri. Hari pernikahan Anda nantinya cenderung elegan dan berkesan sepanjang masa.

5. Sang puteri
Pilihan cincin pernikahan sang puteri menandakan gaya Anda yang penuh gemerlap. Dalam hubungan, si dia memperlakukan Anda bak puteri. Di hari pernikahan Anda nanti, jika pun tak ada kereta kencana atau gaun mewah dan tiara, namun pernikahan Anda bak dirayakan di istana.

6. Pir
Cincin pertunangan berbentuk buah pir merefleksikan gaya Anda yang klasik. Hubungan Anda dan dia cenderung mandiri, dan komitmen. Anda dan pasangan saling mendukung. Hari pernikahan Anda cenderung kontemporer, chic, trendy, penuh warna dan ide segar yang unik dan berbeda.

7. Marquise
Gaya Anda cenderung ala Hollywood tempo dulu jika memilih cincin model Marquise. Hubungan Anda dan dia dibangun atas dasar toleransi. Si dia membebaskan Anda meraih kesuksesan. Namun si dia juga tetap memberikan kritik pada Anda. Hari pernikahan Anda berkesan glamor. Anda dan pasangan menciptakan atmosfer yang unik, dan takkan pernah dilupakan semua tamu undangan.

8. Hati
Cincin pertunangan bentuk hati artinya Anda tipikal yang romantis. Dalam hubungan, pasangan Anda akan selalu berusaha menyenangkan Anda. Sementara di hari pernikahan, semua berjalan sempurna.

Sumber :
http://female.kompas.com/read/2011/08/01/1748517/8.Model.Cincin.Pertunangan.dan.Tipe.Hubungan

Selasa, 20 September 2011

Rumah Tangga Nabi : Tauladan Suci

Ketika kita menempuh bahtera rumah tangga, ketika kita sedang menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya, kita dianjurkan untuk menengok kembali kecintaan kita kepada
keluarga Nabi. Dalam memperkuat kecintaan kita kepada keluarga Nabi di dalam mengayuh bahtera keluarga, kita diwajibkan mencontoh perilaku kehidupan keluarga Rasulullah, baik perilaku terhadap istri maupun anak.Dalam memperlakukan istrinya, Rasulullah senantiasa menghormati dan menjaga perasaan istrinya melebihi suami-suami yang lainnya.

Suatu saat, ketika Rasulullah hendak melaksanakan salat malam, beliau dekati istrinya Aisyah. Aisyah berkata: "Di tengah malam beliau mendekatiku dan ketika kulitnya bersentuhan dengan kulitku, beliau berbisik, 'Wahai Aisyah, izinkan aku untuk beribadat kepada Robb-ku'." Kita bayangkan betapa besar penghormatan Rasul kepada istrinya sampai ketika beliau hendak melakukan salat malam, beliau terlebih dahulu meminta
izin kepada istrinya pada tengah malam, di saat istrinya membutuhkannya. Dalam permintaan izin Rasulullah itulah, tergambar kecintaan dan penghormatan terhadap istrinya.

Nabi adalah sosok yang sangat sabar dalam memperlakukan istrinya. Hal ini terlihat ketika suatu hari ada salah seorang istri-nya datang dengan membawa makanan untuk dikirim kepada Rasulullah yang sedang tinggal di rumah Aisyah. Aisyah dengan sengaja menjatuhkan kiriman makanan itu hingga piringnya pecah dan makanannya jatuh berserakan. Rasulullah hanya mengatakan: "Wahai Aisyah, kifaratnya adalah mengganti makanan itu dengan makanan yang sama."

Rasulullah mengecam suami yang suka memukuli istrinya. Rasulullah berkata: "Aku heran melihat suami yang menyiksa istrinya, padahal dia lebih patut disiksa oleh Allah."

Nabi pun mengecam suami yang menghinakan istrinya, tidak menghargainya, tidak mengajaknya bicara, dan tidak mempertimbangkan istrinya dalam mengambil keputusan. Nabi bersabda, "Tidak akan pernah memuliakan wanita kecuali lelaki yang mulia dan tidak akan pernah menghinakan wanita kecuali lelaki yang hina." Karena itu, marilah kita berusaha menjadi suami yang mulia yang menempatkan istri pada tempat yang mulia.

Dalam Islam, salah satu ibadat yang paling besar nilainya adalah berkhidmat kepada istri. Rasulullah bersabda, "Duduknya seorang lelaki dengan istrinya kemudian membahagiakannya, pahalanya sama dengan orang yang itikaf di mesjidku." Kita dapat saksikan, kita akan memperoleh pahala yang sama seperti orang yang itikaf di Mesjid Nabawi kalau kita duduk bersama istri dan berusaha membahagiakan, memberikan ketenteraman, dan kenyamanan padanya.

Begitu pula bagi para istri. Mereka harus menjadi seorang istri seperti Khadijah al-Kubra. Khadijah adalah sosok istri yang sangat dicintai oleh suaminya. Selama menikah dengannya,
Rasulullah tidak pernah memikirkan wanita lain di samping Khadijah. Rasulullah hidup dalam suasana yang penuh dengan kecintaan dan kasih sayang.

Cinta kasih Nabi terhadap Khadijah tergambar dalam riwayat berikut ini: Setelah Khadijah meninggal dunia, Rasulullah menikah dengan Aisyah. Suatu hari, Rasulullah sedang berada di depan rumah. Tiba-tiba Rasulullah meninggalkan Aisyah, menghampiri seorang perempuan. Rasulullah memanggilnya dan menyuruh perempuan itu duduk di hadapannya kemudian mengajaknya bicara. Aisyah bertanya, "Siapakah perempuan tua ini?" Rasul menjawab, "Inilah sahabat Khadijah dulu." Lalu Aisyah berkata, "Engkau sebut-sebut juga Khadijah, padahal Allah telah menggantikannya dengan istri yang lebih baik."

Ketika itu "marah" lah Rasul, lalu beliau berkata, "Demi Allah, tidak ada yang dapat menggantikan Khadijah. Dialah yang memberikan kepadaku kebahagiaan ketika orang
mencelakakanku. Dialah yang menghiburku dalam penderitaan ketika semua orang membenciku. Dialah yang memberikan seluruh hartanya kepadaku ketika semua orang menahan pemberiannya. Dan dialah yang menganugerahkan kepadaku anak ketika istri-istri yang lain tidak memberikannya." Mendengar itu Aisyah tidak dapat memberikan jawaban. Hadits ini diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.

Dalam ucapan Rasulullah itu, selain terkandung kecintaan Rasul terhadap Khadijah, juga terkandung kebaktian Khadijah terhadap suaminya. Khadijahlah yang menghibur suaminya
ketika dalam perjuangan dilanda berbagai penderitaan. Khadijahlah yang mengorbankan seluruh hartanya ketika suaminya memerlukan. Khadijahlah yang mendampingi suaminya dalam suka dan duka. Sehingga, Rasul berkata, "Tidak ada seorang pun yang dapat menggantikan Khadijah."

Kepada para istri, jadilah seperti Khadijah yang setiap saat rela mengorbankan apa pun demi kebahagiaan suami. Yang di saat-saat suami ditimpa duka dan kesusahan siap berdiri di sampingnya, memberikan hiburan dan kebahagiaan kepadanya dengan seluruh jiwa dan raga.

Kebaktian pada suami di dalam Islam dianggap ibadah yang utama. Oleh sebab itu, hormatilah suami. Berikan kepadanya penghormatan yang sepenuhnya dan berikanlah kecintaan yang sepenuhnya. Insya Allah, Allah akan memberkati keluarga yang seperti demikian. (KH Djalaluddin Rahmat)

Sumber :
http://bekalpernikahan.blogdrive.com/

Mempersiapkan Pernikahan Barokah menuju keluarga sakinah

Pernikahan merupakan bagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, yaitu Allah menjodohkan kita dengan pasangan kita. Hikmah di balik Bukti kebesaran Allah ini adalah : Agar kita merasa tentram kepada pasangan kita, dan agar dia pun merasa tenteram kepada kita.
Pernikahan adalah proses yang menghalalkan ikatannya..

Dan..Sakinah adalah puncak kedamaian sebuah pernikahan. Untuk mencapainya, banyak sekali ujian yang harus dilalui,.. karena setiap dari kita, dan pasangan kita pun adalah manusia.. yang masing-masing memiliki potensi hina dan mulia..

Dari berbagai ujian pernikahan yang ada,
berdasarkan hasil survey Ada dua penyebab besar terjadinya kegoyahan dalam rumah tangga, yakni : Perselingkuhan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dalam setiap bulannya, di atas dua ratus pasangan keluarga di kota bandung menjalani persidangan perceraian.. Gugatan-gugatan cerai yang diajukan, dinilai bukan hal yang sangat substansial… masih sangat mungkin untuk terjadi kembali damai dan rukun (Islah)..

Ujian terberat rumah tangga ternyata ada pada pasangan hidup.. yaitu saat kita teruji oleh belahan jiwa kita sendiri
Permasalahan ini muncul dari komunikasi yang tidak terjalin dengan baik.. komunikasi tersebut bermula dari latar belakang mental yang berbeda.. Masing-masing tidak merasakan hikmah pernikahan: timbulnya rasa “saling menentramkan”.. Sungguh besar godaan syetan terhadap para pasangan suami-istri, sehingga saat para pasangan tidak berpegang teguh pada Al-Qur’an dan sunnah, dan tidak saling menguatkan, saat itulah keimanan mulai goyah dan tidak khidmat dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Dari sinilah benih-benih bencana besar rumah tangga muncul. Benih-benih itu mulai ditanam seperti: sikap-sikap mengabaikan, tidak peduli, tidak ramah, serta po
tensi kasih sayang yang tidak diekspresikan secara optimal..

Hal yang menjadi pelajaran berharga adalah,.. Untuk mencegah hal ini, pernikahan harus dibangun di atas visi-misi bersama yang kuat dan kokoh..sehingga, saat sedikit retak saja mulai muncul.. keduanya saling mengingatkan bahwa ada tujuan besar bersama yang akan dicapai.. akankah hancur oleh permasalahan kecil? Investasi keimanan juga sangat penting dan harus dipupuk bersama..

Tiga hal yang jika dimiliki oleh seorang wanita (istri), maka syurga ada di tangannya..
- Mampu menghormati dan ta’at kepada suaminya
- Mampu melayani dan memuaskan kebutuhan-kebutuhan dasar seorang suami
- Menentramkan dengan segala yang ada pada suaminya

Begitulah seharusnya,.. setiap pasangan menyadari dan melaksanakan posisinya masing-masing dalam rumah tangga. Kesalahan yang sering muncul adalah.. saat masing-masing kehilangan orientasi akan tugasnya dalam rumahtangga. Seorang suami tentunya menjadi seorang imam, pemegang kendali dan harus dapat mengambil keputusan… dengan potensi yang Allah berikan, seorang suami lah seharusnya yang memikul penuh kebutuhan rumahtangga, jika diibaratkan.. dalam sepakbola, posisinya sebagai “striker” atau “penyerang”.. dia yang berlari ke luar gawang, melawan tantangan di luar. Sedangkan seorang istri, berikanlah ia ruang yang luas untuk banyak menghabiskan waktu di rumah…mengurusi mengolah nafkah yang telah diperoleh sang suami, mengurus dan mendidik anak dengan sebaik mungkin, mempersiapkan segala hal yang terbaik di rumah untuk suami dan anak.. jika diibaratkan, seorang istri sebagai “penjaga gawang”. Ya, dia harus kuat dan ekstra bersabar.. jangan sampai serangan-serangan zaman “goal” ke rumah karena kelalaian seorang istri, apalagi terhadap anak.. (narkoba, seks bebas, dan sebagainya). Saat seorang istri ingin dan harus berkarya pun, sesuaikan dengan kebutuhan dan kewajiban rumah, karena ternyata karir terbesar dan terhormat seorang wanita adalah menjadi seorang Ibu.. dan inilah pahala surga terbesar baginya.. Ada sebuah Hadist,.. bahwa Rasulullah sallallohu’alaihi wassalam pernah bersabda “wanita yang banyak menghabiskan waktu di rumah, menjaga keluarganya, maka kelak akan sangat dekat denganku di surga
’’

Pernikahan sakinah ternyata dibangun jauh dari sebelum kita menikah… Bahkan bermula dari pendidikan orangtua terhadap anak-anaknya. Orangtua yang mendidik anak laki-lakinya untuk menjadi seorang imam yang tangguh, dan mendidik anak perempuannya untuk menjadi jiwa yang kuat dan sabar.. Ya, ini seperti siklus kehidupan.. akan berputar seperti ini… dan segala pembentukan karakter dan akhlak bermula dari sini.., pembentukan jiwa-jiwa pahlawan, pemimpin, yang kelak akan menjadi generasi penerus peradaban ini, semua bermula dari ‘keluarga’. Maka,.. tidak heran saat kelurga dan wanita menjadi ‘proyek’ para penghancur peradaban… Semoga ini menjadi kesadaran kolektif untuk mulai membenahi diri kita masing-masing.. dan pernikahan adalah proyek besar, maka tidak sembarangan saat kita mempersiapkannya. Karena yang biasanya terjadi, energi calon pasangan dan keluarga saat akan menikah habis untuk memikirkan persiapan prosesi pernikahan hari “H”(walimah), tetapi melupakan hal-hal dasar dan jangka panjang seperti “visi-misi pernikahan”, komitmen setelah menikah, orientasi dan tugas masing-masing… dan sebagainya..

tentang mencari calon pasangan yang tepat.

Tentunya, harus sesuai hadist..pilihlah pasangan berdasarkan 4 hal: kecantikan, harta, keturunan (keluarga), dan akhlak (keislaman).. dan utamakanlah keislaman (agamanya), sesungguhnya itu sudah dapat mencakup semuanya.. Ya, cari yang paling sholeh! Kesholehan tersebut harus teruji dan terbukti (harus kita lihat sendiri), Kita dapat melihat dari kekuatannya dalam beribadah.. dan kekuatan ibadah (spiritualnya) dapat kita lihat aplikasinya, ia mengamalkan kesholehannya.. dapat dilihat dari tanggung jawabnya.. Dan yang terakhir adalah,.. bagaimana cara ia memuliakan kita dan orangtua kita..


Sumber :
http://azzahrawedding.blogspot.com/2010/04/mempersiapkan-pernikahan-barokah-menuju.html

Senin, 19 September 2011

NASEHAT PERNIKAHAN

Oleh : Tri Wahyuningsih

1. KETIKA AKAN MENIKAH Janganlah mencari isteri, tp carilah ibu bg anak-anak kita Janganlah mencari suami, tp carilah ayah bg anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa’kan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do’a mereka.

5. SEJAK MALAM PERTAMA Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tp jg semak belukar yg penuh onak dan duri.

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK. Cintailah isteri atau suami anda 100%

9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK. Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.

10. KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK. Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri

11. KETIKA EKONOMI MEMBAIK Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita

12. KETIKA MENDIDIK ANAK Jangan pernah berpikir bahwa orang a akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita

13. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

14. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.Orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak ..

15. KETIKA ANAK BERMASALAH Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

16. KETIKA ADA PIL. Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

17. KETIKA ADA WIL Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

18. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

19. KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS Gunakanlah formula 7 K 1 Ketaqwaan 2 Kasih sayang 3 Kesetiaan 4 Komunikasi dialogis 5 Keterbukaan 6 Kejujuran 7 Kesabaran

Semoga…… … — Semoga diriku & dirimu termasuk hamba yang disayang oleh-Nya..”

Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/

Minggu, 18 September 2011

10 Masalah Utama dalam Pernikahan

Pernikahan adalah sebuah institusi. Ketika argumen demi argumen mulai merupakan sebagian besar bentuk komunikasi yang Anda dan dia langsungkan di rumah maupun di luar rumah, tak heran jika Anda dan pasangan mulai merasakan adanya keresahan dalam rumah tangga.

Tak ada satu pernikahan di dunia ini yang sempurna. Bahkan kebanyakan penyebab ketidaksempurnaannya pun sama. Daftar masalah utama dalam sebuah pernikahan tak begitu panjang, dan kebanyakan di antaranya masih bisa diatasi. Apa sajakah permasalahan yang paling sering mengganggu pernikahan? Berikut 10 di antaranya yang ditemui oleh situs askmen.com:

10. Frekuensi seks

Kebanyakan pasangan yang sudah menikah secara periodik berhenti berhubungan intim karena beberapa hal, di antaranya; penolakan, kelelahan, stres, dan lainnya. Ironisnya, melakukan hubungan seksual adalah cara yang menyenangkan untuk melepaskan stres yang menghambat Anda untuk melakukan hubungan seks. Jika kekurangan aktivitas bercinta menambah stres, maka hal tersebut adalah inti masalahnya.

9. Pembagian peran dalam rumah tangga
Zaman dulu, pada saat orangtua kita masih menjadi pasangan baru menikah, mungkin saja masih berada dalam stigma, pria harus bekerja mencari nafkah sementara wanitanya di rumah dan mengurus rumah. Padahal, pada kenyataannya, pria pun seharusnya juga memiliki tugas kerja di rumah juga.

8. Tidak merawat diri

Hal ini sering terjadi terutama pada wanita, meski pada pria pun tak sedikit terjadi. Ada banyak penyebabnya. Cobalah untuk menghargai tubuh Anda dengan selalu merawatnya.

7. Tak ingin memiliki anak

Banyak pria dan wanita melihat pernikahan adalah sebuah konsekuensi pernikahan. Keputusan untuk memiliki anak atau tidak merupakan sebuah keputusan yang besar. Wajar jika seseorang merasa tak siap untuk memiliki anak.

6. Perbedaan dalam mendidik anak

Ketika Anda sudah memiliki keturunan, akan ada perbedaan antara Anda dan pasangan dalam keinginan cara mendidik anak. Usahakan untuk berada dalam koridor yang sama dengan pasangan untuk hal mendidik anak agar si anak tidak bingung harus mengikuti peraturan siapa. Namun, secara umum, asalkan orangtuanya selalu menyayanginya, anak akan tumbuh baik.

5. Ketidakmampuan untuk memiliki keturunan

Ketidaksuburan masih dipandang sebagai hal yang tabu di masyarakat kita. Padahal, hal tersebut bukanlah salah siapa-siapa. Tak seperti permasalahan lainnya yang ada dalam daftar ini, hal yang satu ini tak bisa diubah. Akan lebih baik jika sebuah pasangan sudah membicarakan hal seputar anak dan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di sekitarnya sebelum berupaya untuk memiliki anak agar lebih mudah untuk menghadapi apa pun yang ada di depan.

4. Mertua dan ipar
Anda pasti sudah sering mendengar, bahwa mertua bisa jadi pengganggu yang menyebabkan runyamnya sebuah rumah tangga. Begitu halnya dengan ulah ipar. Bisa jadi karena perbedaan cara pandang, norma, dan nilai yang berbeda bisa membuat kita menilai keluarga si pasangan sedikit di luar batas kewajaran. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mentolerir kebiasaan dan adab mertua atau ipar yang amat bertolak belakang tersebut. Tentunya dibutuhkan kesepakatan dengan pasangan pula untuk menjalaninya.

3. Stres seputar rumah

Menikah bisa berarti memiliki tempat tinggal sendiri. Bisa dengan membeli rumah baru atau menyewa tempat tinggal. Dengan tinggal di tempat sendiri berarti akan ada stres dan tekanan baru. Yang pertama, membeli rumah itu tidak murah, selain harus membayar cicilan, harus memikirkan pula pajak bangunan, dan biaya perawatannya. Sebelum memutuskan untuk membeli rumah, pikirkan apakah Anda benar-benar sanggup membiayainya.

2. Stres finansial
Sumber permasalahan finansial bisa datang dari banyak hal. Hal finansial bisa jadi merupakan masalah terutama yang diributkan pasangan. Satu cara untuk menyelesaikannya adalah dengan membicarakannya. Jujurlah dengan pasangan mengenai masalah keuangan yang dihadapi dan seberapa banyak aset yang dimiliki. Jangan pula menutupi pengeluaran yang telah dilakukan.

1. B-O-S-A-N

Melalui setiap saat bersama orang yang sama seumur hidup bisa jadi hal yang menakutkan untuk sebagian besar orang. Tak heran jika salah satu dari Anda atau malah keduanya mengalami kebosanan. Sudah bisa dipastikan, dalam sebuah pernikahan pasti akan terbentur dengan rasa bosan. Namun, jangan pandang kebosanan akan rutinitas menjadi suatu momok. Lakukan sesuatu untuk membuatnya kembali bergairah. Misal, travelling bersama, atau melakukan kegiatan bersama pasangan, atau mencoba hal-hal baru dalam kehidupan bercinta.

Sumber :
http://female.kompas.com/read/2010/05/31/2350329/10.Masalah.Utama.dalam.Pernikahan

Sumber Pertengkaran Sebelum Naik Pelaminan

MENIKAH? Yang segera terbayang adalah pesta meriah dengan dana yang tak sedikit, memilih dan membeli baju pengantin, mengundang teman-teman dan sanak keluarga.

Tapi tahukah Anda, mengurus perencanaan pesta pernikahan merupakan masa percobaan dalam memasuki hidup perkawinan?

Biasanya hal-hal yang dipermasalahkan merupakan petunjuk awal perselisihan yang akan terjadi di masa depan. Apa saja gerangan? Tapi jangan khawatir, selalu ada cara untuk mengatasinya.

1. SOAL KELUARGA
Daftar keluarganya yang harus diundang setiap hari semakin panjang, padahal tidak satu pun dari mereka yang peduli apalagi berniat ikut membantu baik secara moril maupun materil. Perselisihan ini merupakan jenis pertengkaran yang bakal sering terjadi di masa mendatang.

Nah, sebaiknya bersikaplah tegas. Perlihatkan kepada calon suami biaya yang akan dikeluarkan. Tunjukkan pula daftar keluarga Anda dan dia yang sekiranya akan diundang lalu bersama-sama menentukan mana yang perlu dicoret dari daftar demi penghematan.
Jangan lupa, daftar yang Anda siapkan pada kenyataannya dapat lebih banyak dan masalah ini sering merupakan masalah yang tidak tampak.

2. KETERLIBATAN MEMPELAI PRIA
Yang seriang terjadi, si Dia malah terkesan tak peduli. Tapi jangan takut, Anda tetap bisa berharap lebih. Sebagai lelaki, biasanya nereka tidak terlalu mahfum masalah dekorasi ataupun model mutakhir untuk kebaya pengantin. Tetapi hal ini tidak berarti Anda kemudian tak melibatkannya.

Coba tanyakan apa yang disukainya dan dukung dia untuk ikut terlibat. Pastikan tidak ada masalah-masalah khusus seperti misalnya dia merasa orang tua Anda atau orang tuanya kelewat campur tangan dengan urusan rencana pernikahan.

3. UANG
Anda sudah mengeluarkan sejumlah besar uang untuk membeli gaun pengantin sementara dia ingin berlibur ke Bali atau ke luar negeri. Masalah uang memang sensitif. Coba tanya pada diri sendiri, mengapa Anda ingin mengeluarkan sebegitu banyak uang untuk gaun pengantin? Hal ini perlu disepakati bersama. Paling tidak, bulan madu dapat dinikmati oleh Anda berdua. Duduk dan bicarakan dengan serius mengenai dana yang akan dikeluarkan untuk persiapan pernikahan ini.

4. ADAT ISTIADAT
"Sudahlah, kita enggak usah pakai upacara adat segala. Kelewat njlimet, capek," begitu biasanya komentar calon mempelai pria. Yang pertama harus dilakukan adalah memastikan calon pengantin pria mengerti apa yang diharapkan dari dirinya. Biasanya mereka tidak tahu bahwa Anda ingin mereka mempelajari tradisi keluarga/daerah asal Anda serta tata cara yang dianut.

Topik ini dapat membuat hubungan Anda berdua menjadi lebih dekat, lo. Bila dibicarakan dengan cara yang tenang, damai, dan peka, pembahasannya akan menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat tradisi masing-masing.

5. ESTETIKA
Dia menyukai warna hijau tua sementara Anda lebih suka warna hijau muda. Dia menginginkan ada lilin-liiln di atas meja makan, sementara Anda tidak. Susah, kan? Padahal, Anda ingin si dia lebih terlibat. Masalahnya, pada saat dia mengatakan pendapatnya, timbul lagi masalah baru.

Sebaiknyam Anda berdua perlu menentukan prioritas, saling dapat menerima pendapat masing-masing, dan berkompromi. Sangat bijaksana bila Anda berdua sudah mulai belajar bagaimana caranya menentukan prioritas serta berkompromi karena kedua hal ini akan selalu diperlukan di dalam kehidupan perkawinan Anda berdua kelak.

6. TEMPAT
Masalah di mana acara akan diselenggarakan, juga kerap menimbulkan perdebatan dan diakhiri dengan pertengkaran. "Kenapa, sih, harus diadakan di Jakarta? Saya rasa harusnya di Surabaya karena sebagian besar keluarga saya di sana," begitu keluh seorang calon mempelai wanita.

Agar masalah tak berlarut-larut, tanyakan kepadanya alasan mengapa dia memilih Jakarta dan bukan Surabaya. Apakah karena teman-teman Anda dan dia sebagian besar berada di Jakarta? Apakah dia lebih mementingkan teman-teman daripada keluarga? Mungkin jalan keluarnya, adakan pesta pernikahan yang resmi di Surabaya lalu Anda dapat mengadakan pesta khusus untuk teman-teman Anda dan dia di Jakarta.

7. CALON MEMPELAI WANITA SUPERSIBUK

Entah karena kelewat bahagia dan antusias, calon pengantin perempuan tiba-tiba jadi supersibuk menyiapkan segala sesuatunya dan sang kekasih merasa "ditinggal".
Bila pesta pernikahan menjadi lebih penting daripada hubungan Anda dan dia, Anda harus waspada. Wajar bila Anda menginginkan pesta yang meriah tetapi jangan sampai mengorbankan hubungan dengan si dia. Lagipula, untuk apa? Yang penting adalah masa depan Anda berdua, bukan?

8. TUNANGAN ATAU TIDAK
Bertunangan dapat merupakan aset utama bagi Anda dan dia. Bertunangan merupakan cara lain untuk membicarakan masalah-masalah penting sebelum menikah, baik masalah keuangan maupun masalah-masalah lainnya.

9. MASA LALU
Dia tetap berteman baik dengan mantannya dan ingin mengundangnya ke acara pernikahan Anda berdua. Jelas, Anda tak setuju.

Tapi kalau dipikir ulang, mengapa Anda harus pusing-pusing dengan masalah itu? Toh, dia sudah memilih Anda sebagai pendamping hidupnya. Jangan kacaukan perasaan Anda dengan rasa cemburu yang tidak perlu. Tunjukkan sikap yang bersahabat dengan mantannya, kenali dia, dan siapa tahu Anda akan menyukainya.

Bila Anda merasa tidak nyaman dan tidak aman, mungkin Anda harus mempertimbangkan kembali pernikahan Anda. Mungkin Anda belum siap. Anda berdua perlu membicarakan, sejauh mana keterlibatan mantan Anda dan mantannya di dalam kehidupan Anda berdua.

Sumber: Dokumen NOVA

Jumat, 09 September 2011

Makna di Balik Tradisi Dalam Pesta Pernikahan

 Rata-rata pernikahan yang digelar di Indonesia menyelipkan upacara adat, seperti berebut daging ayam dan menginjak telur. Sebenarnya apa maksud dari adat atau tradisi tersebut? Adakah hubungannya dengan kehidupan pernikahan nantinya?

Berikut ini arti di balik beberapa tradisi yang kerap dilakukan dalam pesta-pesta pernikahan di Indonesia:

Merpati

Dalam rangkaian tata cara sabda nikah pada prosesi pernikahan adat Sunda, yang dilakukan saat hari-H, terdapat acara Melepas Merpati (Ngaleupaskeun Japati). Dalam prosesi ini, ibu kedua mempelai berjalan keluar sambil masing-masing membawa burung merpati. Ibu mempelai wanita membawa merpati betina, sementara ibu mempelai pria membawa merpati jantan, kemudian dilepaskan terbang di halaman. Tradisi ini melambangkan bahwa peran orang tua sudah berakhir hari itu karena kedua anak mereka telah mandiri dan memiliki keluarga sendiri.

Pintu

Dalam rangkaian tata cara sabda nikah pada prosesi pernikahan adat Sunda, yang dilakukan saat hari-H, terdapat acara Buka Pintu. Dalam pernikahan adat Minahasa, dikenal dengan upacara Toki Pintu (maso minta).

Sebelum memasuki rumah keluarga pengantin wanita, pengantin pria harus mengetuk pintu tiga kali. Upacara ini memiliki makna penting khususnya dalam kehidupan bertetangga. Sebelum bergaul dengan tetangga, kita tentu harus membuka pintu terlebih dahulu agar diterima sebagai bagian dari lingkungan kita.

Sapu Lidi

Dalam prosesi pernikahan adat Sunda yang dilakukan satu hari sebelum hari-H, terdapat acara Dikeprak (dipukul pelan-pelan) dengan sapu lidi, yang menjadi bagian dari upacara Ngeuyeuk Seureuh. Makna yang terkandung di dalamnya adalah agar kedua mempelai saling memupuk kasih sayang dan giat bekerja.

Selain itu, dalam prosesi pernikahan adat Sunda yang dilakukan saat hari-H, ada juga acara Membakar Harupat (lidi). Harupat (Lidi) adalah lambang sifat lelaki yang keras. Sikap pemarah lelaki yang digambarkan dengan nyala lidi. Api amarah lelaki itu menjadi padam ketika disiram dengan air kelembutan seorang wanita.

Makna yang terkandung di dalamnya adalah bahwa sifat-sifat pemarah dan tak terpuji (getas harupateun) bagi lelaki yang akan menjadi tiang dan kepala rumah tangga itu harus segera dihilangkan sebelum memasuki bahtera rumah tangga.

Uang Logam

Dalam puncak dari serangkaian acara prosesi pernikahan adat Jawa Solo, yang menjadi bagian dari upacara Panggih terdapat acara Kacar-kucur. Dilaksanakan setelah upacara ijab, di mana kedua mempelai telah dianggap sah menjadi suami istri. Saat acara tersebut, mempelai pria mengucurkan penghasilan kepada mempelai wanita berupa uang receh beserta kelengkapannya. Makna yang terkandung di dalamnya adalah mempelai pria bertanggung jawab memberi nafkah pada keluarga.

Selain itu ada juga Sawer atau Nyawer. Asal kata nyawer adalah awer dan ibarat seember benda cair yang biasa di-uwar-awer (ditebar-tebar). Dulu hanya dilakukan terhadap salah satu pengantin saja, tapi sekarang dilakukan kepada kedua mempelai di luar kediaman mempelai wanita. Dan yang disawerkan adalah campuran beras, uang logam, kunyit, dan permen. Makna yang lebih dalam dari ritual ini adalah menebar nasihat kepada kedua mempelai sebelum memasuki bahtera rumah tangga.

Ayam

Adanya ayam pada semua upacara adat pernikahan biasanya bukan ayam hidup atau ayam mentah tapi sudah dimasak. Dalam prosesi pernikahan adat Minangkabau, tradisi yang dilakukan usai akad nikah terdapat acara Mangaruak Nasi Kuniang. Di mana kedua mempelai berebut mengambil daging ayam yang tersembunyi di dalam nasi kuning. Makna yang terkandung di dalamnya adalah hubungan kerjasama antara suami istri harus saling menahan diri dan harus saling melengkapi.

Sedangkan dalam prosesi pernikahan adat Sunda yang dilakukan saat hari-H, terdapat acara Huap Lingklung atau Huap Deudeuh (kasih sayang). Diawali dengan kedua mempelai disuapi oleh kedua orang tuanya masing-masing. Kemudian kedua mempelai saling menyuapi. Acara Huap Lingklung diakhiri dengan saling menarik (pabetot-betot) bakakak ayam (ayam utuh yang dibakar).

Makna yang lebih dalam dari Huap Lingklung adalah sebagai tanda kasih sayang. Sedangkan makna yang terkandung dalam pabetot-betot bakakak ayam adalah sebagai simbol rezeki, siapa yang mendapatkan potongan ayam terbesar konon yang akan membawa rejeki lebih banyak. Dan setelah itu ayam dimakan bersama, maknanya adalah rezeki yang diperoleh harus dinikmati bersama.

Telur & Kendi

Dalam puncak dari serangkaian acara prosesi pernikahan adat Jawa Solo, yang menjadi bagian dari upacara panggih terdapat acara Ngidak Endhog. Dilaksanakan setelah upacara ijab, di mana kedua mempelai telah dianggap sah menjadi suami istri. Saat acara tersebut, pengantin pria menginjak telur ayam kemudian dibersihkan atau dicuci kakinya oleh pengantin wanita dengan kendi. Makna yang terkandung di dalamnya adalah sebagai simbol seksual kedua mempelai sudah pecah pamornya.

Sedangkan dalam proses pernikahan Adat Sunda, tradisi itu dinamai Nincak Endog. Prosesinya sama dengan Ngidak Endhog di atas. Makna yang terkandung adalah sebagai simbol keturunan. Telur adalah lambang segala awal kehidupan dan simbol kesuburan. Bila dalam acara tersebut telur yang diinjak pecah, maka pengantin akan segera  mendapatkan keturunan. Sementara mencuci kaki melambangkan penyucian diri dari segala hal negatif.



Sumber :
http://www.wolipop.com/read/2011/04/15/123204/1618157/854/makna-di-balik-tradisi-dalam-pesta-pernikahan

TIPS Mengundang Tamu di Pesta Pernikahan


Pesta pernikahan (perkawinan) Anda berdua, kesan pertamanya terwakili oleh rancangan Undangan Penikahan Murah dan Unik yang anda buat.Sebuah undangan pernikahan dapat dibuat secantik dan semenarik mungkin, dipadu untaian kata-kata sehingga membuat para tamu undangan tergoda bersua dengan Anda berdua di hari bahagia. Mengadakan hajatan pesta pernikahan erat kaitannya dengan undangan. 

Untuk mengundang tamu, banyak hal yang perlu Anda berdua pertimbangkan agar kenangan indah dan keceriaan pesta perkawinan terasa oleh setiap kerabat.


Mendata Calon Undangan
Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menginventarisasikan kemungkinan semua nama undangan beserta alamat atau nomor telepon yang bersangkutan. Kumpulkan semua kandidat para undangan dari pihak Anda, pasangan maupun keluarga kedua belah pihak. Urutkan berdasarkan abjad untuk memudahkan dalam proses selanjutnya.

Menentukan Besar Anggaran Pesta
Jumlah dana yang dialokasikan untuk membuat undangan perkawinan dan kurir mempengaruhi banyaknya undangan yang mampu Anda buat. Selain berhubungan pula dengan bentuk rancangan undangan. Survey sebanyak mungkin berbagai perusahaan undangan karena kemungkinan besar Anda dapat menemukan rancangan undangan menarik dengan harga sesuai kemampuan.

Menentukan Para Undangan Pernikahan
Pastikan dulu jumlah tamu yang dapat Anda undang dimana jumlah nama undangan adalah setengah dari total tamu undangan. Jadi apabila Anda berdua mengadakan pesta perkawinan dengan kapasitas tamu diperkirakan adalah 1000 undangan maka jumlah undangan yang dapat dibagikan adalah sekitar 400-500 nama undangan. 

Hal ini untuk mengantisipasi hadirnya dua orang (bersama pasangan) dalam setiap undangan. Umunya keluarga dari kedua belah pihak memiliki nama-nama yang perlu diundang. Usahakan masing-masing pihak yaitu baik keluarga pria, wanita dan kedua mempelai memiliki proporsi bagian yang sama walaupun hal ini tergantung dari kebijaksanaan masing-masing pihak.

Merancang Undangan Pernikahan secara unik
Berbagai macam pilihan bentuk rancangan dapat menjadi pertimbangan dalam membuat undangan perkawinan selain harga Undangan Murah tentunya. Harga rancangan undangan perkawinan dipengaruhi oleh teknik cetak yang digunakan, jenis kertas atau bahan yang digunakan maupun ukuran undangan. Contoh desain undangan dapat Anda temukan diberbagai perusahaan percetakan undangan.

Ukuran dan bentuk undangan mempengaruhi biaya proses dan pengiriman. Pilihlah undangan berukuran rata-rata dengan kemasan sederhana untuk menekan biaya pengiriman. Memesan dalam jumlah yang lebih terkadang dapat lebih ekonomis dibanding harus memesan kembali.

Mengirim Kartu Undangan
Menuliskan dan mengirim undangan dapat dilakukan dengan menggunakan pelayanan perusahaan jasa pengiriman untuk menghemat waktu Anda berdua. Perhitungkan waktu pengiriman agar sampai tepat waktu. Tuliskan secara lengkap nama dan alamat Anda berdua dibagian belakang amplop. Hal ini untuk mengantisipasi jika alamat telah berubah atau jika Anda berdua memerlukan kepastian kedatangan mereka. 
Tuliskan nama dan alamat undangan dengan tulisan tangan untuk memberikan kesan ramah dan bersahabat, yang dapat dilakukan sendiri atau menggunakan jasa penulis. Disarankan, untuk menekan pengeluaran biaya pesta pernikahan, Anda berdua dapat melakukannya sendiri dibantu kerabat atau sahabat.

Sumber :
http://www.chabelita.biz/disclaimer-topmenu-88/218-tips-mengundang-tamu-di-pesta-pernikahan

Minggu, 04 September 2011

Tips Mempersiapkan Diri Sebelum Pernikahan

Mempersiapkan diri untuk memasuki dunia pernikahan lebih penting dari mempersiapkan pernikahan itu sendiri. Jika persiapan sudah mantap tetapi Anda sendiri belum siap, maka semuanya akan sia-sia. Simak tips mempersiapkan diri sebelum menikah, seperti yang dilansir dari yourtango.

1. Kendalikan Keuangan
Uang merupakan hal yang sangat penting, tak jarang pula uang bisa menyebabkan pertengkaran dalam pernikahan. Jika selama pacaran Anda dan pasangan banyak menghabiskan uang untuk berkencan, kini Anda harus mengontrol uang dengan baik demi membayar tagihan rumah tangga. Buat kesepakatan mengenai berapa banyak uang yang harus dibayar dan siapa yang membayar. Ada baiknya hal ini dibicarakan dengan pasangan sebelum acara pernikahan agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

2. Belajar Berkomunikasi Dengan Baik
Komunikasi yang efektif itu sangat diperlukan dalam sebuah hubungan. Apabila ada salah komunikasi, maka bisa timbul permasalahan yang rumit. Ingat, mengharapkan pasangan tahu keinginan Anda dengan sendirinya, sama sekali bukan cara berkomunikasi yang baik. Cobalah untuk terus memperbaiki cara berbicara dan mendengarkan yang baik agar pasangan mengerti apa yang Anda inginkan serta yang tidak.

3. Memiliki Hubungan dengan Tuhan
Salah satu fondasi dalam pernikahan adalah Tuhan. Ketika Anda dan pasangan mengucap janji pernikahan, Anda berdua sedang berhadapan dengan yang Maha Kuasa. Tujuan menikah karena beribadah, tentu bisa membantu meyakinkan diri Anda untuk menghadapi dunia pernikahan.

Sumber :
http://www.wolipop.com/read/2011/09/04/125826/1715235/854/tips-mempersiapkan-diri-sebelum-pernikahan

20 Tips Pernikahan Awet Sampai Senja (Tua)

Kalau kita menyaksikan pasutri yang mampu bertahan sedemikian lama dalam perkawinan, tentu kita iri dan ingin tahu resepnya. Memang, tak ada yang bisa meramal usia perkawinan. Apakah bakal langgeng atau putus di tengah jalan. " Perkawinan itu kan proses perjalanan panjang hidup bersama ".

Banyak cara menjaga pernikahan tetap awet hingga usia senja. Makan malam romantis bisa mendekatkan hubungan dengan pasangan dalam jangka pendek. Agar hubungan jangka panjang tetap bertahan, butuh berbagai trik agar pasangan dapat mempertahankan kebahagiaan. Ada beberapa trik selalu menjaga pernikahan tetap langgeng.
Menikah secara mudah diartikan sebagai persatuan dua pribadi yang berbeda. Konsekuensinya akan banyak terdapat perbedaan yang muncul saat menjalani perkawinan. "Satu hal yang sering kurang disadari oleh orang yang menikah adalah bersatunya dua pribadi bukanlah persoalan sederhana. Setiap orang mempunyai sejarahnya sendiri-sendiri dan latar belakang yang seringkali sangat jauh berbeda, entah latar belakang keluarga, lingkungan tempat tinggal ataupun pengalaman pribadinya selama ini. Makanya perkawinan adalah proses untuk menyatukan perbedaan-perbedaan tersebut."

Berdasarkan itulah, kesuksesan perkawinan ditandai bukan hanya oleh berapa lama hubungan tersebut terjalin, tapi juga intensitas perasaan yang dialami dua orang yang menjalin relasi perkawinan. "Bisa saja di tahun ke-5, proses sharing sudah enggak jalan. Yang ada cuma kekesalan dan kekecewaan. Perkawinan tidak lagi nyaman, tinggal tunggu satu pemicu saja, maka semuanya akan berakhir".

Indikator umum yang terkait dengan kesuksesan perkawinan adalah faktor kesenjangan. Entah dalam hal berpikir, budaya, penghasilan, dan sebagainya. "Misalnya, si istri seorang sarjana sementara suaminya tak sekolah. Awalnya berjalan romantis, tapi lama-lama si suami ini kalau diajak ngomong, kok, enggak nyambung. Akhirnya, salah satu dari mereka jadi "gerah" dan minta cerai karena komunikasi sudah tidak jalan".

Namun, meski kesenjangan berpotensi mengancam keutuhan perkawinan, bukan berarti pasutri yang sejak semula banyak perbedaan, lalu bakal bercerai di kemudian hari. "Perkawinan adalah suatu dinamika. Jika selama proses perkawinan, kesenjangan-kesenjangan yang muncul sejak awal dan selama perkawinan bias diterima dan ditolerir, ya, perkawinan bisa jalan terus." Sebaliknya, ada yang dari awal, pasangan itu dinilai bibit, bebet, bobot-nya sudah oke, ternyata cerai juga. Memang, pada akhirnya, jodoh adalah rahasia Yang Maha Mempertemukan meski semua pasangan tentu bercita-cita melewatkan kawin emasnya.

  1. Cinta. Tumbuhkan perasaan cinta pada pasangan, karena sampai kapan pun, manusia hidup butuh dicintai dan mencintai.
  2. Pilih Pasangan Yang Tepat. Tidak peduli seberapa menarik pasangan Anda, jika dia seorang player, pemboros tidak terkontrol, penipu, dan seorang pemabuk/pecandu atau penuh kekerasan, tidak ada jumlah cinta atau kasih sayang yang cukup yang mampu memperbaiki dirinya. Jangan coba-coba. Lebih baik, pilih seseorang yang lebih terhormat dan sehat untuk dicintai.
  3. Komunikasi adalah Kunci. Yang dimaksud bukan sekadar berbicara, tapi juga mendengarkan. Bila Anda sudah mulai malas mendengarkan pasangan berbicara, berarti Anda telah kehilangan komunikasi. Tunjukkan sikap yang baik dalam berkomunikasi, yaitu mendengarkan pasangan berbicara sampai selesai, sebelum Anda mengutarakan pendapat Anda sendiri. Ingat, perkawinan adalah timbal-balik di antara dua orang. Semua pihak ingin punya kesempatan berbicara dan hak untuk didengar. Berbicaralah secara sering dan jujur satu sama lain tentang rasa frustrasi Anda, masalah seksual dan keinginan, kemarahan, kekecewaan serta penghargaan Anda terhadap satu sama lain. Tidak ada topik yang harus terlarang untuk dibicarakan.
  4. Kejujuran. Banyak pasangan mengaku, kejujuranlah yang membuat perkawinan mereka bertahan lama. Memang, mengakui dengan jujur kesalahan dan kekhilafan, tak jarang pahit didengarkan, tapi kejujuran akan menyelamatkan hubungan. Jangan menipu diri sendiri dengan mengatakan hal yang tidak sesuai dengan kenyataan. Jujurlah jika pasangan memiliki gaya hidup tidak sehat seperti memiliki kelebihan berat badan atau terlalu sering minum alkohol. Katakan saja, "Aku mencintaimu seperti apapaun keadaanmu, tetapi lebih baik kalau aku didampingi orang yang sehat."
  5. Saling Menghargai. Hubungan perkawinan yang sukses memandang pasangannya sederajat (equal). Jalani perkawinan dengan saling menghargai satu sama lain.
  6. Saling Percaya. Jangan menghabiskan pikiran untuk terus-terusan tegang dan curiga pada pasangan. Jika suami terlambat pulang dengan alasan lalu-lintas macet, buat apa selalu menjadikannya bahan kecurigaan? Janganlah kecurigaan kecil menjadi ancaman dalam perkawinan.
  7. Pasangan Adalah Teman. Jadikan pasangan Anda sebagai teman saat suka dan duka, sebab cinta yang awet membutuhkan persahabatan, bukan sekadar emosi.
  8. Jadilah Pemain Tim. Perkawinan bukan tentang siapa yang benar dan siapa yang salah, melainkan tentang pemecahan masalah secara bersama-sama. Jika Anda mencoba untuk memenangkan argumen, Anda akan kehilangan sesuatu yang lebih penting, yakni rasa cinta.
  9. Kompromi. Apa yang Anda inginkan darinya dan apa yang dia inginkan dari Anda, perlu dikompromikan untuk mencapai keseimbangan. Seringkali ada hal kecil yang harus dikorbankan untuk memperoleh kebahagiaan.
  10. Hangatkan Cinta. Ciptakan momen-momen bahagia dalam hubungan Anda sebagai pegangan di masa-masa sulit. Perlakukan pasangan seperti teman terbaik Anda. Jika Anda menginginkan lebih banyak cinta, cobalah mencurahkannya lebih banyak.
  11. Tidur. Tidur berdampingan setiap malam lebih baik daripada kamar terpisah daripada jika kalian sama-sama tidak mengalami gangguan tidur. Jaga agar sebelum tidur semua masalah telah diselesaikan dan tidur tanpa pertengkaran.
  12. Seks. Hubungan seks dalam pernikahan menguatkan ikatan. Tapi wajar bila hubungan ini meredup selama beberapa waktu. Bila gairah mulai hilang, segera cari tahu masalahnya, apakah dari diri sendiri, pasangan atau kalian berdua. Konsultasi dengan psikiater, gunakan obat penambah gairah dengan tepat, dan variasi bisa meningkatkan hasrat seksual. Kalau Anda dan pasangan terlalu sibuk dan lelah, istirahat yang cukup bisa mengembalikan vitalitas.
  13. Ciuman. Lakukan diawal hari, lebih sering dan kapan saja kalian bisa. Ciuman sebelum ke kantor, atau ciuman sebagai ucapan terima kasih bisa merekatkan kasih sayang.
  14. Tetap Terhubung. Tidak ada yang bisa memastikan bahwa Anda dan pasangan akan tetap setia, sebaik koneksi yang baik dan hangat serta seks yang hebat.
  15. Berdandan. Setelah menikah, berdandan dan mempercantik diri seringkali terlupakan. Jaga gairah pasangan dengan tetap menjaga penampilan di hadapannya.
  16. Saling Memaafkan. Hubungan perkawinan tak akan langgeng bila salah satu pihak menyimpan dendam. Berilah maaf, jangan menyimpan dendam.
  17. Humor. Percintaan yang diselingi humor akan menyejukkan suasana. Jangan ragu untuk tertawa bersama pasangan, termasuk menertawakan hal-hal yang remeh sekalipun.
  18. Anak-Anak. Menikah dan memiliki anak tidak berarti pernikahan akan bahagia. Namun, di banyak pernikahan, anak mampu melengkapi kebahagiaan pasangan. Mereka membuat pasangan menjadi lebih dekat meskipun terkadang merupakan sumber rasa frustasi orangtua. Di banyak pernikahan yang kuat, dukungan utama bukan saja berasal dari pasangan tetapi dari anak-anak dan keluarga.
  19. Bunga. Beri kejutan sesekali dengan memberi pasangan sebuket atau setangkai bunga, bukan saja di hari istimewa seperti ulang tahun pernikahan atau valentine. Kejutan berupa hadiah kecil menunjukkan perhatian yang membuatnya terharu.
  20. Doa. Mohonlah berkah dan kemurahan hati-Nya agar cinta dan perkawinan Anda selalu berjalan mulus dan langgeng.
Sumber :
http://www.iniunik.web.id/2011/06/20-tips-pernikahan-awet-sampai-senja.html

Isagenix