Kamis, 11 April 2013

Tips Mengontrol Pengeluaran untuk Pesta pernikahan

Setiap wanita pasti menginginkan pesta pernikahan yang berjalan sempurna. Tak jarang pula sampai melupakan bujet yang dimiliki untuk membuat hari spesial Anda begitu meriah. Sebelum Anda membuang lebih banyak uang untuk dekorasi atau tamu undangan yang sangat banyak, sebaiknya pelajari tips mengelola bujet untuk pesta pernikahan dari All Women Stalk berikut ini.

1. Daftar Tamu Undangan
Sebelum mengurusi persoalan gedung, dekorasi dan lainnya, daftar tamu undangan menjadi hal utama yang harus Anda perhatikan. Hanya mengundang beberapa kerabat dan teman terdekat akan membuat pesta pernikahan lebih terkesan intim. Tidak hanya itu, memperkecil jumlah tamu juga membantu Anda memangkas pengeluaran untuk makanan, souvenir, serta bajet tambahan seperti transportasi atau akomodasi kamar hotel yang Anda sediakan bagi kerabat.

2. Pilih Jenis Makanan & Minuman
Selain untuk sewa gedung, pengeluaran terbesar juga datang dari makanan dan minuman. Ketika Anda dihadapkan dengan pilihan makanan yang begitu banyak, tak jarang Anda melupakan bajet yang telah dibuat. Untuk itu, pilihlah beberapa jenis makanan dari tiap pos. Misalnya saja untuk makanan penutup, Anda bisa pilih es krim dan satu jenis cake. Atau ambil paket makanan yang berisi berbagai jenis makanan dan minuman yang bisa disesuaikan bajet Anda.

4 Cara Yakini Diri Anda Sudah Siap Menikah

Anda dan pasangan telah menjalin hubungan cukup lama. Desakan dari kerabat dekat, bahkan pasangan pun sudah mulai mempertanyakan keseriusan Anda untuk menikah. Namun apakah Anda siap untuk menikah? Jika masih ragu, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum akhirnya berkomitmen. Berikut rangkumannya dari eHow.

1. Pikirkan Kembali Harapan Anda tentang Pernikahan
Jika Anda terlalu memikirkan pesta pernikahanya ketimbang tahun-tahun yang akan dilalui bersama pasangan setelah menikah, mungkin Anda tidak siap berkomitmen. Namun jika Anda telah berpikir mengenai perencanaan hidup di kemudian hari, berarti Anda sudah siap untuk menikah.

2. Cek Keuangan
Cek kembali kondisi keuangan Anda dan pasangan. Pernikahan tak selalu berarti hal yang romantis, dibutuhkan usaha bersama untuk mendapatkan keuangan yang stabil. Walaupun secara emosional Anda siap untuk menikah, tetapi jika tidak memiliki cukup uang dan tabungan, artinya Anda belum siap menikah.

6 Langkah Miliki Pernikahan Harmonis

Wanita dikenal sering mendominasi para suami, tetapi dengan omelan terus-menerus kepada suami akan membuat dampak negatif pada kelanjutan hubungan perkawinan. Renungkan kembali semua peristiwa, argumen dan diskusi yang memicu pertengkaran. Jika Anda ingin hidup harmonis tanpa pertengkaran dengan suami, berikut enam cara untuk meminimalkan pertengkaran seperti yang dikutip dari Mag For Women.

1. Belajar Mendengarkan
Jika ingin mengurangi perkelahian dengan suami Anda, cobalah belajar mendengarkan apa yang sebenarnya suami ingin sampaikan. Anda harus memberikan kesempatan padanya untuk berbicara agar tahu apa saja yang suami inginkan, dan dengarkanlah apa yang suami Anda coba bicarakan. Buatlah komunikasi dua arah yang efektif.

2. Mengurus Kebutuhan & Keinginannya
Sebagai seorang istri, Anda tidak boleh selalu berharap bahwa suami harus memenuhi semua kebutuhan Anda. Tetapi juga harus peduli terhadap keinginan suami dan mengurus kebutuhan yang diperlukannya. Untuk mengurangi tingkat pertengkaran, tunjukkan kepedulian Anda padanya.

3. Miliki Kepercayaan yang Kuat
Jika Anda sering meragukan pasangan, maka ia bisa menjadi frustrasi dan memicu pertengkaran. Sebagai seorang istri, sebaiknya kita memiliki kepercayaan yang kuat terhadap suami dengan cara tidak melawan dan ragu terhadapnya. Dengan begitu, ia pun akan percaya dan mendukung Anda.

Isagenix