Minggu, 22 September 2013

5 Cara Agar Diterima Keluarga Calon Suami

Menjadi bagian dari suatu keluarga baru adalah tantangan bagi pasangan yang ingin menikah. Apalagi ketika Anda diharuskan kumpul bersama keluarga besar si calon suami, rasa gugup dan panik mungkin saja datang. Agar keluarga si tunangan menerima kehadiran Anda sebagai anggota baru keluarga, 5 tips yang dilansir dari She Knows berikut bisa Anda terapkan.

1. Pendekatan Satu Demi Satu
Ini adalah langkah awal untuk memberikan impresi yang baik terhadap keluarga calon suami. Anda harus melakukan pendekatan ini satu per satu dimulai dari keluarga inti. Pertama ibunya, kemudian ayah, adik dan kakak, selanjutnya keluarga besar suami. Anda bisa mulai membantu si calon ibu mertua memasak, atau merapikan meja setelah makan bersama. Pendekatan seperti ini akan menunjukkan bahwa Anda ingin membuat kesan yang baik pada keluarganya.

2. Tawarkan Pertolongan
Sekecil apapun bantuan yang Anda berikan ketika di rumah keluarga pasangan, akan membuat Anda makin dihargai. Walaupun ibunya mengatakan tidak butuh bantuan, namun ia akan menghargai karena Anda telah berniat membantunya. Bantuan seperti membersihkan meja, memperbaiki mainan keponakan kecilnya, atau membawakan camilan untuk disantap bersama, akan membuat kesan bahwa Anda adalah pribadi yang peduli dengan keluarga pasangan.

Tanda-tanda Si Dia Tak Mau Menikahi Anda

Ada banyak pasangan yang sudah menjalin hubungan asmara selama bertahun-tahun. Tapi ketika membicarakan soal pernikahan dan komitmen, tak sedikit pria yang menghindarinya. Apakah hal ini juga terjadi pada Anda? Jika ya, hati-hatilah. Kemungkinan besar si dia memang belum siap untuk berhubungan dengan Anda ke jenjang yang lebih serius. Dikutip dari Mag for Women, berikut ini tanda-tanda bahwa kekasih tak mau menikahi Anda.

1. Menghindar
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bila Anda bertanya soal pernikahan pada pasangan, namun si dia malah menghindar, ini patut Anda waspadai. Bisa jadi selama ini kekasih memang hanya ingin main-main saja dengan Anda, tanpa mau menjadikan Anda istrinya.

Namun daripada terus-menerus berpikiran negatif, tanyakan saja langsung padanya apa alasan si dia selalu menghindar bila Anda berbicara soal komitmen dan pernikahan. Apabila alasannya masuk akal, Anda bisa mempertimbangkan kelanjutan hubungan asmara dengannya. Tapi jika tidak, sebaiknya tinggalkan saja.

2. Menentang pembicaraan tentang anak
Tak sedikit pria yang senang dengan anak-anak. Tapi jika si dia malah marah dan menentang pembicaraan Anda soal ingin memiliki anak, sudah dipastikan bahwa si dia tak mau buru-buru menikahi Anda, apalagi punya anak.

Teknologi 3D Ini Bisa Buat Pasangan Tak Salah Pilih Cincin Pernikahan

Ketika memesan cincin pernikahan, pasangan kerap mendapat kekecewaan setelah melihat hasilnya. Survei yang pernah dilakukan Purely Diamonds mengungkapkan, 82% pasangan merasa tidak mendapatkan cincin sesuai impian mereka. 65% pengantin baru di Inggris ingin pasangan mereka memilih cincin pernikahan yang lebih bagus.

Apakah Anda mendapatkan kesulitan yang sama? Kini ada teknologi 3D terbaru yang bisa membuat pasangan mendapatkan cincin sesuai impian mereka. Teknologi ini membuat cincin tersebut seperti nyata.

Manu Bhardwaj, seorang insinyur teknik, yang mencoba teknologi 3D tersebut. Dia memiliki sebuah toko perhiasan bernama Hot Pink. Di toko ini, pasangan bisa mendesain cincin pernikahan mereka mulai dari sketsa menggunakan teknologi 3D terbaru.

Ketika memesan cincin di Hot Pink, pasangan bisa terlibat langsung dengan ahli perhiasan untuk memilih mulai potongan cincin, warna, bebatuan dan bentuknya. Menggunakan sebuah software, cincin itu kemudian dibuat menjadi nyata dengan teknologi 3D. Teknologi ini memungkinkan pasangan melihat dan menyentuh bagaimana bentuk cincin rancangan mereka ketikda sudah jadi.

Isagenix