Jakarta - Semua wanita ingin tampil maksimal saat menikah. Tidak sedikit dari mereka yang melakukan berbagai program sebelum hari pernikahan. Namun terkadang, hal kecil seperti jerawat cukup mengganggu penampilan.
Jerawat bisa disebabkan karena stres, ketidakseimbangan hormon, atau pola makan yang tidak sehat. Untuk itu, simaklah cara supaya terhindar dari masalah jerawat menjelang hari bahagia Anda, seperti yang dikutip dari Getwed.
1. Hindari Makanan Pemicu Timbulnya Jerawat Sebelum Hari Pernikahan
Bagi beberapa orang, produk sehari-hari yang biasa dikonsumsi, seperti susu, mentega, keju, atau kafein, bisa menimbulkan jerawat. Kandungan kafein menyebabkan jerawat karena adanya ketidakseimbangan kimiawi dalam kulit. Jika Anda selalu minum kopi setiap hari, coba gantikan kebiasaan tersebut dengan teh hijau atau peppermint. Kalau Anda tidak suka mengonsumsi teh, mungkin bikin kopi tanpa kafein merupakan cara terbaik untuk menghindari jerawat saat menikah.
2. Tambahkan Sayuran dan Buah ke Menu Makanan Anda
Pola makan yang sehat dapat memerangi jerawat. Oleh sebab itu, calon pengantin disarankan agar memilih makanan yang baik untuk kulit dan tubuh. Anda bisa konsumsi sayuran hijau, seperti kangung dan bayam, buah-buahan, dan biji-bijian. Pilihlah makanan yang alami sebelum hari pernikahan supaya kesehatan kulit tidak bermasalah.
3. Tenang dan Jangan Stres
Kebanyakan wanita stres menjelang hari pernikahan. Stres malah menjadi faktor utama tumbuhnya jerawat. Agar beban pikiran bisa teratasi, lakukan beberapa latihan, seperti yoga, latihan pernapasan, dan olahraga teratur. Selain sehat, olahraga juga bisa memperbaiki kulit Anda. Tambahkan pula asupan vitamin C untuk menghilangkan stres dan membuat tubuh lebih sehat.
4. Pilih Produk Perawatan Kulit yang Tepat
Setiap orang mmepunyai jenis kulit yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pilih produk perawatan kulit yang tepat untuk Anda. Jika jerawat muncul sebelum Anda bisa mencegahnya, cari produk penghilang jerawat yang cocok bagi kulit. Produk yang ‘salah’ akan mengakibatkan masalah pada kulit.
5. Jangan Pecahkan Jerawat dengan Paksa
Jika Anda menekan jerawat supaya cepat hilang dapat menyebabkan infeksi sehingga membuat jerawat tumbuh lebih banyak. Selain itu, jerawat yang ditekan secara paksa bisa menimbulkan bekas dan flek.
6. Bersihkan Wajah Dua Kali Sehari
Rutin membersihkan wajah dua kali sehari untuk mencegah datangnya jerawat. Jika Anda berpergian dengan mengenakan make up, pastikan hapus riasan wajah semua sebelum tidur. Bersihkan menggunakan kapas dan pembersih wajah supaya benar-benar bersih secara keseluruhan. Make up yang tidak dibersihkan juga dapat menimbulkan bintik merah mengganggu.
7. Ganti Handuk Setiap Hari
Bila Anda sedang jerawatan, jangan mengeringkan kulit dengan cara menggosokkan handuk, tapi lebih baik ditepuk-tepuk agar jerawat tidak menyebar. Anda pun harus mengganti handuk setiap hari supaya bakteri dan kuman yang menempel pada handuk tidak menyebar ke bagian kulit lainnya.
8. Ganti Seprai Semingggu Sekali
Mengganti seprai seminggu sekali merupakan solusi yang baik untuk menghindari jerawat. Tambahkan juga handuk bersih di atas bantal untuk mengurangi kemungkinan bakteri atau kuman yang bisa menimbulan masalah kulit pada wajah Anda.
9. Gunakan Krim Malam
Jangan takut kulit semakin berminyak karena menggunakan krim malam. Bila Anda memakai produk yang tepat, krim dapat merawat kulit dengan baik. Di samping itu, krim wajah melindungi kulit dari jerawat dan cahaya yang menyinari permukaan kulit.
(hst/hst)
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/03/182952/1956942/854/tips-terhindar-dari-jerawat-jelang-menikah
Jumat, 06 Juli 2012
10 Kesalahan yang Membuat Biaya Pesta Pernikahan Membengkak
Jakarta - Pesta pernikahan adalah momen sekali seumur hidup dan kebanyakan wanita ingin membuat pesta yang mewah dan sulit dilupakan. Namun ekspektasi yang tinggi tersebut kadang tidak sesuai dengan biaya pernikahan yang sudah disiapkan. Untuk membuat pesta pernikahan yang sesuai harapan dan kantong Anda, hindari 10 kesalahan dalam merencanakan pesta pernikahan yang akan menghabiskan uang Anda, yang dilansir dari All Women Stalk.
1. Tidak Memprioritaskan Budget
Ketika merencanakan pesta pernikahan, Anda dan pasangan pasti akan asyik membuat rencana untuk pesta pernikahan yang tidak akan terlupakan, namun terkadang melupakan budget yang telah dibuat sebelumnya. Untuk itu, jadikan budget prioritas utama Anda untuk lebih menghemat pengeluaran. Carilah alternatif pesta pernikahan yang sesuai dengan budget yang Anda miliki.
2. Tuntutan Lingkungan
Sebuah pesta pernikahan tidak selalu murni dari perencanaan si calon pengantin. Tidak bisa dipungkiri akan ada banyak masukan-masukan yang justru membuat pengeluaran membengkak. Seperti menyewa kamar hotel tambahan, gaun pernikahan mahal, dan lain sebagainya. Lihat kembali daftar Anda, apakah itu barang yang benar-benar Anda butuhkan, atau sekedar tuntutan dari pihak lain?
3. Tidak Memperhatikan Syarat yang Berlaku
Dengan banyaknya hal yang harus diurus menjelang pernikahan, seringkali calon pengantin langsung meng-iya-kan tanpa membaca kembali persyaratan yang berlaku dari vendor pernikahan atau penyewaan gedung. Padahal berbagai persyaratan tambahan itu justru bisa membuat uang Anda keluar lebih banyak. Sebelum tanda tangan, jangan lupa membaca seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku saat menyewa gedung, jasa wedding organizer atau katering untuk menghindari biaya tambahan yang tidak terduga.
4. Tidak Memiliki Rencana
Seperti yang telah diungkit sebelumnya, pesta pernikahan tidak bisa lepas dari campur tangan banyak pihak. Memiliki rencana yang matang mengenai siapa memegang urusan apa, akan membuat Anda lebih hemat waktu dan juga uang tentunya.
5. Kurang Mencari Informasi
Ketika merencanakan sebuah pesta, sangat disarankan untuk membandingkan terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan. Banyak pasangan yang hanya mendengar rekomendasi dari orang terdekat dan langsung menyetujui tanpa mencari alternatif lain. Lakukan survei ke beberapa tempat untuk melakukan perbandingan harga dan kualitas, dengan begitu akan sangat membantu Anda dalam menekan biaya pernikahan.
6. Terlalu Banyak Menyiapkan Makanan
Kekurangan makanan untuk tamu saat pesta berlangsung tentunya bisa sangat buruk, tapi bukan berarti Anda harus menyediakannya secara berlebihan. Misalnya Anda memilih sampai enam jenis makanan hanya untuk dessert, itu tidak g perlu. Kurangi pengeluaran Anda dengan cukup memilih tiga jenis makanan penutup.
7. Menangani semua Hal Sendiri
Ketika Anda merasa bisa menangani semua hal sendiri tanpa bantuan wedding organizer misalnya, itu akan memotong pengeluaran Anda. Namun, lebih berisiko untuk melupakan detail-detail penting karena banyak yang harus diurus dalam sebuah pesta. Untuk itu, mintalah bantuan kepada keluarga kedua belah pihak untuk memudahkan Anda mengatur pesta pernikahan.
8. Kurang Kreatif
Di antara banyaknya kesalahan dalam pesta pernikahan, kurangnya kreativitas calon pengantin paling banyak terlihat. Misalnya saja banyak pesta yang menggunakan bunga mawar merah sebagai dekorasi, sehingga Anda mewajibkan untuk menggunakannya juga dalam pesta Anda. Asal tahu saja, dekorasi menggunakan bunga segar dengan jumlah yang banyak bisa memakan biaya yang sangat mahal. Tapi dengan sedikit kreatifitas, misalnya mendekor pesta dengan benda daur ulang atau konsep pernikahan minimalis, Anda bisa mendapatkan sesuatu yang unik dan berbeda dengan harga yang lebih hemat.
9. Terlalu Banyak Tamu
ketika merencanakan sebuah pesta, tetaplah berpegang kepada daftar tamu yang telah dibuat sebelumnya. Misalnya Anda ingin mengundang 500 tamu, jangan menambah-nambah daftar dengan mengundang semua orang yang pernah Anda kenal sehingga jumlahnya jadi ribuan. Tetaplah pada rencana mengundang 500 orang.
10. Terlalu Banyak Biaya Tak Terduga
Detail pada pesta pernikahan memang penting, namun terkadang beberapa detail tersebut tidak terlalu diperlukan saat pesta berlangsung dan hanya menambah biaya ekstra Anda. Periksa kembali daftar pesta dan hapus beberapa detail yang dirasa kurang berpengaruh pada pesta. Misalnya pemakaian lilin aromaterapi untuk dekorasi, taplak meja prasmanan dari satin terbaik atau vas bunga di setiap meja makan tamu.
(hst/hst)
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/04/181956/1957788/854/10-kesalahan-yang-membuat-biaya-pesta-pernikahan-membengkak
1. Tidak Memprioritaskan Budget
Ketika merencanakan pesta pernikahan, Anda dan pasangan pasti akan asyik membuat rencana untuk pesta pernikahan yang tidak akan terlupakan, namun terkadang melupakan budget yang telah dibuat sebelumnya. Untuk itu, jadikan budget prioritas utama Anda untuk lebih menghemat pengeluaran. Carilah alternatif pesta pernikahan yang sesuai dengan budget yang Anda miliki.
2. Tuntutan Lingkungan
Sebuah pesta pernikahan tidak selalu murni dari perencanaan si calon pengantin. Tidak bisa dipungkiri akan ada banyak masukan-masukan yang justru membuat pengeluaran membengkak. Seperti menyewa kamar hotel tambahan, gaun pernikahan mahal, dan lain sebagainya. Lihat kembali daftar Anda, apakah itu barang yang benar-benar Anda butuhkan, atau sekedar tuntutan dari pihak lain?
3. Tidak Memperhatikan Syarat yang Berlaku
Dengan banyaknya hal yang harus diurus menjelang pernikahan, seringkali calon pengantin langsung meng-iya-kan tanpa membaca kembali persyaratan yang berlaku dari vendor pernikahan atau penyewaan gedung. Padahal berbagai persyaratan tambahan itu justru bisa membuat uang Anda keluar lebih banyak. Sebelum tanda tangan, jangan lupa membaca seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku saat menyewa gedung, jasa wedding organizer atau katering untuk menghindari biaya tambahan yang tidak terduga.
4. Tidak Memiliki Rencana
Seperti yang telah diungkit sebelumnya, pesta pernikahan tidak bisa lepas dari campur tangan banyak pihak. Memiliki rencana yang matang mengenai siapa memegang urusan apa, akan membuat Anda lebih hemat waktu dan juga uang tentunya.
5. Kurang Mencari Informasi
Ketika merencanakan sebuah pesta, sangat disarankan untuk membandingkan terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan. Banyak pasangan yang hanya mendengar rekomendasi dari orang terdekat dan langsung menyetujui tanpa mencari alternatif lain. Lakukan survei ke beberapa tempat untuk melakukan perbandingan harga dan kualitas, dengan begitu akan sangat membantu Anda dalam menekan biaya pernikahan.
6. Terlalu Banyak Menyiapkan Makanan
Kekurangan makanan untuk tamu saat pesta berlangsung tentunya bisa sangat buruk, tapi bukan berarti Anda harus menyediakannya secara berlebihan. Misalnya Anda memilih sampai enam jenis makanan hanya untuk dessert, itu tidak g perlu. Kurangi pengeluaran Anda dengan cukup memilih tiga jenis makanan penutup.
7. Menangani semua Hal Sendiri
Ketika Anda merasa bisa menangani semua hal sendiri tanpa bantuan wedding organizer misalnya, itu akan memotong pengeluaran Anda. Namun, lebih berisiko untuk melupakan detail-detail penting karena banyak yang harus diurus dalam sebuah pesta. Untuk itu, mintalah bantuan kepada keluarga kedua belah pihak untuk memudahkan Anda mengatur pesta pernikahan.
8. Kurang Kreatif
Di antara banyaknya kesalahan dalam pesta pernikahan, kurangnya kreativitas calon pengantin paling banyak terlihat. Misalnya saja banyak pesta yang menggunakan bunga mawar merah sebagai dekorasi, sehingga Anda mewajibkan untuk menggunakannya juga dalam pesta Anda. Asal tahu saja, dekorasi menggunakan bunga segar dengan jumlah yang banyak bisa memakan biaya yang sangat mahal. Tapi dengan sedikit kreatifitas, misalnya mendekor pesta dengan benda daur ulang atau konsep pernikahan minimalis, Anda bisa mendapatkan sesuatu yang unik dan berbeda dengan harga yang lebih hemat.
9. Terlalu Banyak Tamu
ketika merencanakan sebuah pesta, tetaplah berpegang kepada daftar tamu yang telah dibuat sebelumnya. Misalnya Anda ingin mengundang 500 tamu, jangan menambah-nambah daftar dengan mengundang semua orang yang pernah Anda kenal sehingga jumlahnya jadi ribuan. Tetaplah pada rencana mengundang 500 orang.
10. Terlalu Banyak Biaya Tak Terduga
Detail pada pesta pernikahan memang penting, namun terkadang beberapa detail tersebut tidak terlalu diperlukan saat pesta berlangsung dan hanya menambah biaya ekstra Anda. Periksa kembali daftar pesta dan hapus beberapa detail yang dirasa kurang berpengaruh pada pesta. Misalnya pemakaian lilin aromaterapi untuk dekorasi, taplak meja prasmanan dari satin terbaik atau vas bunga di setiap meja makan tamu.
(hst/hst)
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/04/181956/1957788/854/10-kesalahan-yang-membuat-biaya-pesta-pernikahan-membengkak
Tips Memilih Fotografer Untuk Pesta Pernikahan
Jakarta - Setelah semua persiapan pernikahan mulai dari dekorasi, makanan dan lainnya telah sempurna, kini yang perlu Anda perhatikan adalah mencari fotografer yang tepat untuk mengabadikan momen sekali seumur hidup ini. Ingat, foto-foto ini akan menghiasi rumah Anda seumur hidup, untuk itu pilihlah fotografer yang sesuai dengan kepribadian Anda dan pasangan untuk mengabadikan momen terindah. Berikut 10 tips yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih fotografer pernikahan yang dikutip dari Gal Time.
1. Gaya Foto
Ada 3 jenis fotografer yang perlu Anda ketahui,jurnalis foto, fotografer pernikahan tradisional, dan fotografer yang memiliki trik keduanya. Untuk itu, tanyakan pada diri Anda, apa jenis foto yang lebih Anda inginkan. Apakah itu mengabadikan momen-momen secara candid dan dan spontan, atau Anda lebih menyukai foto potrait yang rapih dengan gaya yang diarahkan.
2. Fotografer yang Berpengalaman
Sebelum merekrutnya sebagai fotogafer pernikahan Anda, Anda bisa memintanya untuk menunjukkan hasil-hasil foto sebelumnya sebagai referensi Anda.
3. Penghargaan atau Asosiasi yang Diikuti
Untuk mendapat hasil foto pernikahan terbaik, ada baiknya Anda memilih fotografer yang berpengalaman dan pernah mengikuti perlombaan fotografi untuk mengetahui kemampuannya, atau fotografer yang tergabung dalam asosiasi fotografi agar lebih meyakinkan.
4. Koordinasi Antara Fotografer dan Videografer
Anda juga perlu memperhatikan bagaimana kordinasi yang terjadi antara fotografer dengan videografer Anda, apakah fotografer sudah memiliki timnya sendiri atau tidak, dan bagaimana cara dia bekerjasama dengan videografer tersebut.
5. Tempat Pernikahan yang Pernah Ditangani
Jika fotografer yang akan Anda sewa biasa menangani foto pernikahan, tanyakan apakah dia pernah menjadi fotografer ditempat pernikahan Anda sebelumnya. Jika pernah, lihat hasil fotonya untuk mengetahui jenis foto yang dilakukan fotografer tersebut.
6. Tidak Memiliki Kendala Waktu
Tanyakan juga mengenai kendala waktu, apakah fotografer tersebut pernah menangani foto pernikahan selain akhir minggu. Anda harus memastikan bahwa fotografer Anda tidak memiliki kendala dalam waktu, dan bisa ditugaskan kapan saja.
7. Kepribadian Fotografer
Kebanyakan fotografer pernikahan akan mulai melakukan pekerjaannya sebelum pesta dimulai, bahkan diruang ganti Anda. Untuk itu disarankan, berbincang-bincanglah dengan fotografer pilihan Anda sebelum pernikahan dimulai dan pilihlah fotografer yang ramah dan membuat Anda nyaman.
8. Tipe Kamera yang Digunakan
Tanyakan pada fotografer Anda jenis kamera, lensa dan perangkat lainnya yang dia gunakan. Mungkin Anda tidak terlalu mengerti, tapi dari perangkat yang dipakainya, Anda bisa mengetahui apakah fotografer tersebut cukup profesional.
9. Kemampuan Fotografer
Anda perlu memperhatikan apakah fotografer tersebut mampu menangani semua momen yang terjadi selama pernikahan berlangsung. Untuk itu, lebih baik Anda memakai lebih dari 1 fotografer untuk menangkap momen yang Anda inginkan.
10. Harga yang Ditawarkan
selain kriteria-kriteria sebelumnya, Anda perlu memperhatikan budget yang perlu Anda keluarkan untuk fotografer yang Anda sewa. Lebih baik lagi jika fotografer tersebut menawarkan paket untuk lebih mengurangi budget Anda.
(hst/hst)
1. Gaya Foto
Ada 3 jenis fotografer yang perlu Anda ketahui,jurnalis foto, fotografer pernikahan tradisional, dan fotografer yang memiliki trik keduanya. Untuk itu, tanyakan pada diri Anda, apa jenis foto yang lebih Anda inginkan. Apakah itu mengabadikan momen-momen secara candid dan dan spontan, atau Anda lebih menyukai foto potrait yang rapih dengan gaya yang diarahkan.
2. Fotografer yang Berpengalaman
Sebelum merekrutnya sebagai fotogafer pernikahan Anda, Anda bisa memintanya untuk menunjukkan hasil-hasil foto sebelumnya sebagai referensi Anda.
3. Penghargaan atau Asosiasi yang Diikuti
Untuk mendapat hasil foto pernikahan terbaik, ada baiknya Anda memilih fotografer yang berpengalaman dan pernah mengikuti perlombaan fotografi untuk mengetahui kemampuannya, atau fotografer yang tergabung dalam asosiasi fotografi agar lebih meyakinkan.
4. Koordinasi Antara Fotografer dan Videografer
Anda juga perlu memperhatikan bagaimana kordinasi yang terjadi antara fotografer dengan videografer Anda, apakah fotografer sudah memiliki timnya sendiri atau tidak, dan bagaimana cara dia bekerjasama dengan videografer tersebut.
5. Tempat Pernikahan yang Pernah Ditangani
Jika fotografer yang akan Anda sewa biasa menangani foto pernikahan, tanyakan apakah dia pernah menjadi fotografer ditempat pernikahan Anda sebelumnya. Jika pernah, lihat hasil fotonya untuk mengetahui jenis foto yang dilakukan fotografer tersebut.
6. Tidak Memiliki Kendala Waktu
Tanyakan juga mengenai kendala waktu, apakah fotografer tersebut pernah menangani foto pernikahan selain akhir minggu. Anda harus memastikan bahwa fotografer Anda tidak memiliki kendala dalam waktu, dan bisa ditugaskan kapan saja.
7. Kepribadian Fotografer
Kebanyakan fotografer pernikahan akan mulai melakukan pekerjaannya sebelum pesta dimulai, bahkan diruang ganti Anda. Untuk itu disarankan, berbincang-bincanglah dengan fotografer pilihan Anda sebelum pernikahan dimulai dan pilihlah fotografer yang ramah dan membuat Anda nyaman.
8. Tipe Kamera yang Digunakan
Tanyakan pada fotografer Anda jenis kamera, lensa dan perangkat lainnya yang dia gunakan. Mungkin Anda tidak terlalu mengerti, tapi dari perangkat yang dipakainya, Anda bisa mengetahui apakah fotografer tersebut cukup profesional.
9. Kemampuan Fotografer
Anda perlu memperhatikan apakah fotografer tersebut mampu menangani semua momen yang terjadi selama pernikahan berlangsung. Untuk itu, lebih baik Anda memakai lebih dari 1 fotografer untuk menangkap momen yang Anda inginkan.
10. Harga yang Ditawarkan
selain kriteria-kriteria sebelumnya, Anda perlu memperhatikan budget yang perlu Anda keluarkan untuk fotografer yang Anda sewa. Lebih baik lagi jika fotografer tersebut menawarkan paket untuk lebih mengurangi budget Anda.
(hst/hst)
Sumber :
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/05/182735/1958735/854/tips-memilih-fotografer-untuk-pesta-pernikahan
http://wolipop.detik.com/read/2012/07/05/182735/1958735/854/tips-memilih-fotografer-untuk-pesta-pernikahan
Langganan:
Postingan (Atom)